Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN TANAMAN VERTICAL GUNA MENINGKATKAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DESA AMBULU DAN DESA SUMURMATI, KABUPATEN PROBOLINGGO Hana Maulid Dina; Nabila Amelia Putri; Natasya Ayu Ad’Ha Ningtias; Nisa Hafi Idhoh Fitriana; Kalvin Edo Wahyudi
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KKN-T MBKM merupakan salah satu pengabdian kepada masyarakat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan pelatihan menanam dengan teknik vertical garden di Desa Ambulu dan Desa Sumurmati merupakan salah satu kegiatan pengabdian terhadap masyarakat yang dilaksanakan oleh KKNT-MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur 2023 Kelompok 61 dan 62. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Mei 2023. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu-ibu kader. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah sebagai gerakan pembangunan pertanian kepada masyarakat tentang petingnya pengolahan dan pendayagunaan lahan serta pemanfaatan teknologi tepat guna. Metode yang digunakan terbagi menjadi tiga tahap yaitu: observasi, diskusi dan persiapan, demonstrasi. Pelatihan dilaksanakan secara langsung melalui demonstrasi kepada ibu-ibu kader. Hasil kegiatan pelatihan kepada ibu-ibu kader ini yaitu pengetahuan bagi ibu-ibu kader tentang pemanfaatan petingnya pengolahan dan pendayagunaan lahan serta pemanfaatan teknologi tepat guna.
UPAYA PENINGKATAN MINAT WIRAUSAHA MELALUI PENDIDIKAN DASAR KEWIRAUSAHAAN DI SDN SUMURMATI I Johan Oktavian; Novia Risa Agustina; Anggara Putra Bimantara; Natasya Ayu Ad’ha Ningtias; Nabila Amalia Putri; Kalvin Edo Wahyudi
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan. Melalui pendidikan, dapat dibentuk karakter yang berkualitas dalam individu manusia. Salah satu bidang dalam pendidikan adalah ekonomi yang mempelajari cara untuk memenuhi kebutuhan. Salah satu kegiatan ekonomi yang berpeluang mendapatkan keuntungan tinggi adalah kewirausahaan. Namun, dikarnakan minimnya pengetahuan tentang kewirausahaan membuat minimnya minat terhadap pekerjaan tersebut. Hal tersebut juga terjadi di Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu, diperlukan program untuk memupuk minat wirausaha sejak dini terhadap generasi muda di Desa Sumurmati. Melalui program kerja yang dilaksanakan Mahasiswa KKN-T berupa Sekolah Bina Cerah dilakukan pemupukan jiwa wirausaha sejak dini. Melalui observasi dan koordinasi yang dilakukan di SDN Sumurmati I, diputuskan bahwa pelaksanaan program kerja ditujukan untuk siswa kelas 4. Persiapan materi serta metode pembelajaran dilakukan agar kegiatan dapat berjalan dengan efektif. Pelaksanaan program kerja dengan metode penyampaian materi dan berbagai permainan berhasil untuk menarik minat siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, siswa akan mudah memahami pembelajaran tentang kewirausahaan dan menumbuhkan minatnya menjadi wirausahawan.
SOSIALISASI EDUKASI GIZI SEIMBANG DALAM DEMO MENU IBU HAMIL GUNA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA BANJARSARI Mozza Sekar Miranti Hariawan; Aisha Dwi Agustina; Lala Sevina Putri; Lylu Tirta Damayanti; Tarisa Dwitasari; Kalvin Edo Wahyudi
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi merupakan hal penting bagi ibu hamil dan calon bayi. Untuk dapat memberikan gizi yang seimbang bagi bayi yang dikandung, Langkah pertama yang harus dimiliki oleh ibu hamil yaitu pemahaman. Salah satu pemberian pemahaman tentang gizi yaitu dengan dilakukannya demo menu ibu hamil pada Desa Banjarsari sebagai langkah pencegahan peningkatan kasus stunting. Yang menjadi lokus pada pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu para ibu hamil yang ada di Desa Banjarsari. Sosialisasi dilakukan dengan mendemonstrasikan secara langsung mengenai menu rekomendasi bagi ibu hamil. Data didapatkan melalui Post-Test dan Pre-Test yang diberikan oleh pemateri kepada para ibu hamil Desa Banjarsari. Berdasarkan data yang telah didapatkan, penulis menarik kesimpulan bahwa bahwa pemahaman para ibu hamil terhadap asupan yang harus dikonsumsi selama hamil yang sebelum demo menu diadakan sebesar 48% dan setelah diadakan sosialisasi terdapat peningkatan sebesar 85%, kemudian pada materi asupan yang harus dihindari selama hamil sebelum demo menu diadakan sebesar 39% dan setelah diadakan sosialisasi terdapat peningkatan sebesar 90%. Sedangkan, untuk materi cara menjaga kehamilan yang benar sebelum dilaksanakan demo menu sebesar 45% dan setelah demo menu dilaksanakan meningkat sebesar 95%.
SOSIALISASI POLA HIDUP SEHAT DAN BERSIH (PHBS) DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI SDN BANJARSARI 3 KABUPATEN PROBOLINGGO Indira Nurdivanuha; Thirza Abrina Damayanti; Rizki Kartika Maharani; Winda Elmira Amanda; Reza Muhammad Nashruddin; Kalvin Edo Wahyudi
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan global. Stunting menurut World Health Organization (WHO) adalah kondisi yang terjadi pada masa perkembangan dan pertumbuhan awal kehidupan balita yang disebabkan oleh kurangnya gizi secara berkelanjutan. Stunting dapat menyebabkan masalah kesehatan anak yang dapat menghambat produktivitas kecerdasan pada anak. Akibatnya, upaya untuk mencegah stunting perlu untuk dilakukan. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mencegah stunting. Dengan melakukan sosialisasi PHBS di sekolah-sekolah, pemahaman tentang PHBS dapat ditanamkan sejak dini. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pemberian materi PHBS, pre-test, dan post-test. Materi yang dapat diberikan termasuk materi pre-test dan post-test yaitu cara mencuci tangan dengan aliran air bersih dan sabun, himbauan menyikat gigi dua kali sehari, menghindari jajan sembarangan, pentingnya berolahraga, sadar akan kakus (jamban) bersih dan sehat, serta pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Pre-test dan post-test dilakukan sebelum materi diberikan dan setelahnya. Tujuan dari kedua tes ini adalah untuk mengukur tingkat pemahaman siswa tentang PHBS yang dapat ditunjukkan dari hasil sosialisasi bahwa pemahaman siswa SDN Banjarsari 3 tentang PHBS meningkat dari 63% menjadi 86%.
PROGRAM JEMPUT BOLA TERPADU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SIDOARJO Shafiyah Audy Nazihah; Kalvin Edo Wahyudi
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program JeBeTe merupakan salah satu inovasi layanan jemput bola pada Disdukcapil Sidoarjo dalam rangka meningkatkan jumlah cakupan kepemilikan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil, sebagai sarana dalam memberikan pelayanan yang adil dan merata, serta sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Adapun sasaran pelaksanaan program JeBeTe sendiri yaitu pada desa-desa di wilayah Sidoarjo yang jauh dari jangkauan lokasi Disdukcapil Sidoarjo maupun desa-desa dengan persentase kepemilikan dokumen yang berada di bawah standar. Pelaksanaan JeBeTe selain ditujukan sebagai fasilitasi pelayanan kepada masyarakat juga sebagai wadah bagi disdukcapil Sidoarjo untuk melakukan sosialisasi mengenai urgensi kepemilikan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil bagi masyarakat. Dengan demikian dari adanya kegiatan JeBeTe selain sebagai bentuk pemenuhan akan kebutuhan masyarakat juga diharapkan mampu memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat. Sebagai salah satu layanan yang disediakan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan, maka sudah sepatutnya pelaksanaan JeBeTe memenuhi dimensi kualitas pelayanan publik. Adapun indikator kualitas pelayanan publik yang digunakan dalam analisis pelaksanaan JeBeTe ialah dimensi kualitas pelayanan publik menurut Zeithaml yang meliputi : 1) Tangibles, 2) Reliability, 3) Responsiveness, 4) Assurance, dan 5) Emphaty. Hasil dan pembahasan mengenai analisis tersebut menunjukkan bahwa pelayanan publik oleh Disdukcapil Sidoarjo khususnya pada pelayanan JeBeTe telah mencerminkan kualitas pelayanan yang baik pada setiap dimensi kualitas pelayanan publik.
Collaborative Governance dalam Pengelolaan Sampah di Kabupaten Jombang Tyas Ayu Puspita; Kalvin Edo Wahyudi
Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP)
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jmiap.v5i3.625

Abstract

The waste problem in Jombang Regency shows an interesting phenomenon as it is known that several programs have been launched at the initiative of the government or government regulations. However, this time the Jombang Civil Society Forum (FMMJ) which was formed by the non-governmental organization (NGO) Sanggar Hijau Indonesia (SHI) launched a program to improve waste management in Jombang Regency. The purpose of this study is to provide an overview of the Jombang Regency's collaborative governance waste management approach. This study employs a qualitative descriptive methodology using procedures for collecting data through interviews, observations, and documentation. The findings of the study indicate that the collaborative governance method used by the government, non-governmental organizations, and society at large may be deemed effective. According to Goldsmith and Kettl's indicators of success, each stakeholder has participated in all three stages of the process in some combination of the following: Network Structure; Commitment to Common Goals; Trust Among Participants; Governance; Access to Authority; and Accountability/ Distributive Responsibility.
IMPLEMENTASI APLIKASI AREK SUROBOYO SIAP KERJO (ASSIK) PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN TENAGA KERJA KOTA SURABAYA Jihan Salsabillah Anaqoh; Kalvin Edo Wahyudi
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol 10 No 3 (2023): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v10i3.740

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Arek Suroboyo Siap Kerjo (ASSiK) application at the Department of Industry and Labor in the City of Surabaya. The method used is qualitative with descriptive purposes. Data collection techniques used include observation, interviews, and documentation. The theory used is the theory of Van Meter and Van Horn about six indicators of successful policy implementation. The results of the study show that: (1) standards and objectives are not good; (2) resources are not good; (3) communication is not good; (4) the characteristics of implementing agents are good; (5) social, economic, and political conditions are good; and (6) the disposition is good. Based on the results of the study, it can be concluded that the implementation of the Arek Suroboyo Siap Kerjo (ASSiK) application at the Surabaya City Industry and Labor Service is quite good.
EFEKTIVITAS PROGRAM GENERASI BERENCANA DALAM PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DI KABUPATEN MALANG Ella Alma Damayanti; Kalvin Edo Wahyudi
Journal Publicuho Vol. 6 No. 3 (2023): August - October - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v6i3.230

Abstract

The Planning Generation Program is carried out through two approaches, namely to teenagers through the Counseling Information Center and approaches to elderly people who have teenage children through Youth Family Development. With this goal, we increase the knowledge and skills of teenagers so that they have healthy behaviour, avoid the risks of the KRR Triad, delay marriage, have a family life plan, and create a happy, prosperous little family and become an example, model, idol and ultimate source of information for their peers. This research aims to describe the effectiveness of the Planning Generation Program in preventing early marriage in Malang Regency. The research method used is qualitative descriptive research. This research focuses on the effectiveness of the Planning Generation Program in preventing early marriage in Malang Regency by using the theoretical basis of Riant Nulgroho regarding the five correct principles for the effectiveness of policy implementation. The data collection technique in this research is through observation, in-depth interviews, and documentation review. The results of the research show that the Planning Generation Program is quite effective in preventing early marriage in Malang Regency, following Riant Nulgroho's theory, namely Right Policy, Right Implementation, Right Target, Right Environment, and Right Process. However, there are still several obstacles in its implementation.  
EVALUASI BANTUAN PANGAN NON TUNAI DI KECAMATAN CERME KABUPATEN GRESIK Muhammad Luqman Abdul Aziz; Kalvin Edo Wahyudi
Journal Publicuho Vol. 6 No. 4 (2023): November - January - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v6i4.251

Abstract

This research aims to determine the level of success of the Non-Cash Food Assistance Program (BPNT) in Cerme District, Gresik Regency. The research method used in this research is qualitative descriptive research. The research focus of this study is to describe the evaluation of the Non-cash Food Assistance Program (BPNT) in Cerme District, Gresik Regency. Data collection techniques in this research include interviews, observation, documentation and literature study. The data sources used are primary and secondary data sources. The results of research on the Evaluation of the Non-Cash Food Assistance Program (BPNT) in Cerme District, Gresik Regency, namely: that the BPNT program is useful in helping meet their economic needs even though the assistance provided is not commensurate with their food needs until the following month and assistance from last year was given alternately in the form of goods or given in cash. This is because the BPNT program plays a more or less significant role in meeting their daily needs, and also provides them with sufficient relief in meeting the food needs of underprivileged communities. Based on the conclusions, the Non-Cash Food Assistance Program (BPNT) in Cerme District, Gresik Regency, can be said to be quite successful.
PELAKSANAAN KELAS PARENTING BALAI RW OLEH MAHASISWA MSIB FASILITATOR PUSPAGA KELURAHAN PERAK BARAT Riska Ayu Rahmaida; Kalvin Edo Wahyudi
Journal Publicuho Vol. 7 No. 1 (2024): February - April - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v7i1.314

Abstract

Violence cases in Surabaya City in 2022 experienced an increase in the number of cases compared to the previous year. The importance of parenting patterns in the family, efforts to fulfill children's rights, and the fact that some families are not harmonious trigger child abuse. This research aims to find out and describe the implementation of the parenting class program at the puspaga Balai RW Kelurahan Perak Barat Surabaya and the role of MSIB students as puspaga facilitators in the implementation of the parenting class program. This research uses qualitative research methods with descriptive research types. The research was analyzed using the theory of parenting program implementation by Asolihin (2013). The results showed that the implementation of the parenting class program at the puspaga RW hall in Perak Barat Surabaya has been running through 3 stages, that is the preparation/planning stage, the implementation stage, and the evaluation and monitoring stage. The role of the puspaga facilitator includes the role of promoter, communicator and companion in the implementation of parenting classes.
Co-Authors Aida Kurnia Sari Aisha Dwi Agustina Akmal Suryadi Amaliah Ifadah Amelia Jihan Fahnanda Amisha Novita Arif Anggara Putra Bimantara Annisa Rohmania Annisa Salsabila Putri Aurel salsabillah Brian Tri Kusuma Catur Putri Enggit Reksiana Clara Lucia Marghanita Daffa Novendra Aditama Dhea Ayu Puspita Dewi Dheo Irfandanny Dimas Zainal Muttaqin Dita Zahra Ayu Shabilillah Dwi Lia Handayani Ella Alma Damayanti Ersa Falevi Anggraini Ervinda Anggun Novitasari Farraniza Artha Ridha Fatimah Salsabillah Hentihu Firmansyach Maulana Hariyono Grace Lumban Gaol Hana Maulid Dina Idhoh Fitriana, Nisa Hafi Indira Nurdivanuha Irdina Iffata Qottrunnada Janeeta Ala’aldin Jihan Salsabillah Anaqoh Johan Oktavian Kinanti Idang Afrita Lala Sevina Putri Laodry Fat Dwi Prasetyo Lylu Tirta Damayanti Mirza Aulia Salsabilla Moch. Faizal Syahputra Mohammad Ferry Ariyanto Mohammad Reihan Mozza Sekar Miranti Hariawan Muhammad Asyrafi Syandana Muhammad Fikri Ardiansyah Muhammad Luqman Abdul Aziz Muhammad Rafli Ferdiansyah Muhammad Zaki Zain Mutiara Bahar Nabila Amalia Putri Nabila Amelia Putri Nabilla Aziza Fajar Alfiyanto Nadiya Nur Wahyunita Nadya Salsa Amelia Pratiwi Natasya Ayu Ad’Ha Ningtias Ninik Dwi Marwanti Novia Risa Agustina Nur Aini Fauziah Rahmat Efendi Reza Muhammad Nashruddin Risa Kharisma Risca Nur Fadhilah Riska Ayu Rahmaida Rizki Kartika Maharani Ruth Theda Rahmadevi Ryan Arsy Hidayatullah Shafiyah Audy Nazihah Tarisa Dwitasari Tesa Putri Rivayanti Thirza Abrina Damayanti Tukiman, Tukiman Tyas Ayu Puspita Vina Dwi Sartika Winda Elmira Amanda Yoseph Santovino Roso Zainal Abidin Achmad