Hardiyono Hardiyono
Universitas Balikpapan

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

IMPLEMENTASI KESELAMATAN KERJA PADA PEMBUATAN AREA DRILLING RIG DENGAN PENDEKATAN TASK RISK ASSESMENT (STUDI KASUS PADA XYZ INDONESIA DI KALIMANTAN TIMUR) Komeyni Rusba; Hardiyono Hardiyono; James Evert AL; Impol Siboro; Patunru Pongky; Indrawan Tobarasi
Jurnal Public Policy Vol 5, No 2 (2019): Mei-Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.916 KB) | DOI: 10.35308/jpp.v5i2.1130

Abstract

Implementation of work safety in making an area of things that need to be observed the process from upstream to downstream, because occupational safety lives or is on every task of the work that has been arranged in such a way by the company and is divided completely in each section/division as the function of management in work management . This study discusses the implementation of work safety in the drilling rig area at XYZ Indonesia with the task risk assessment approach in East Kalimantan. The purpose of this study is to describe the achievements of the implementation of work safety in the construction of the drilling rig area in XYZ Indonesia with the task risk assessment approach. From the results of the study, the implementation of work safety in the construction of the drilling rig area in XYZ Indonesia with the task risk assessment approach is to carry out controls that have been regulated based on the procedures and technical guidelines for occupational safety and health of XYZ Indonesia on the work of making drilling locations for 43 activities to reduce risk in each activity.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN RISIKO PADA AKTIVITAS PENGUPASAN PERMUKAAN TANAH DAN PENGANGKUTAN TOP SOIL DAN OVERBURDEN DI PT ALAM JAYA PRATAMA KUTAI KARTANEGARA Hardiyono Hardiyono; Patunru Pongky; Komeyni Rusba; Impol Siboro; Adrian Pranajaya
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember 2022 (in Press)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v11i2.2289

Abstract

Occupational Health and Safety (OHS) is in the interest of workers, employers and governments around the world. Coal mining is a long-term activity, involving high technology and capital intensive. Identification of occupational hazards and risks is an early stage that must be considered by the company. The purpose of this study is to identify hazards and risks as well as carry out risk assessment and risk control in stripping activities and transportation of top soil and overburden (OB) at PT. Alam Jaya Pratama Kutai Kartanegara. Data collection and regarding hazard identification and risk assessment are analyzed with IBPR then evaluated and determined for risk control efforts so that they can work safely. This research is a qualitative research, namely descriptive research. In the study there were 7 sources. The final result of the identification of hazards and risks are 27 identified hazard activities, and for the percentage before additional controls are carried out. Stripping activity and transportation of top soil, high 23%, medium 23% and low 54%. And the activity of stripping the soil surface and transporting overburden, high 21%, medium 21% and low 58%. After additional control was carried out, the percentage of risk experienced a good change with percentages, high 0%, medium 0% and low 100% in stripping activities and transporting top soil and overburden (OB). It is known that risk assessment and control are included in the effective category.
INSPEKSI STORAGE TANK DI PT. ABC PADA PROYEK PT. XYZ MENGGUNAKAN METODE RISK BASED INSPECTION Hardiyono Hardiyono; Patunru Pongky; Sri Purwanti; Komeyni Rusba; Impol Siboro; Hana Eka Putri
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 9: April 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/mbi.v17i9.376

Abstract

Storage tank (tangki timbun) merupakan salah satu objek yang dianggap penting dalam industri perminyakan dan gas bumi karena menyimpan produk utama dalam jumlah yang banyak dan berdampak besar. Tangki timbun yang digunakan tanpa henti setiap harinya dapat mengakibatkan rentan akan terjadinya kerusakan yang dapat menimbulkan gangguan pada proses kerja. Untuk itu penting dilakukan inspeksi berkala sebagai preventif dalam mencegah kerugian besar bagi perusahaan. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui tingkat risiko pada aspek desain tangki penimbum nomor 610-TK-101 yang berisikan bahan bakar minyak berbahaya dengan produk crude oil dan jadwal inspeksi secara interval di PT. XYZ. Penelitian ini menggunakan metode Risk based Inspection (RBI). Data penelitian yang digunakan terdiri dari 2 (dua) jenis data, yaitu data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data primer yaitu dengan cara wawancara dan dokumentasi. Sementara data sekunder dilakukan dengan cara kajian literatur. Pengelohan dan analisis data terdiri atas pemeringkatan risiko kemungkinan dan konsekuensi kegagalan, mengukur dan menghitung ketebalan minimum tangki dan corrosion rate tangki dan menentukan risk matrix Risk Based Inspection dan sisa umur tangki. Hasil penelitian menunjukan tingkat risiko pada tangki nomor 610-TK-101 adalah medium risk atau risiko sedang. Laju korosi paling tinggi pada course 4 dengan hasil perhitungan 0,690 mm/tahun dengan nilai minimum ketebalan tangki 6,15 mm. Hal ini menunjukan dalam waktu 2 tahun kedepan tangki 610-TK-101 harus dilakukan inspeksi oleh pihak yang berwenang untuk mencegah terjadinya kerusakan.
Sosialisasi Pencegahan Dan Penanggulangan Kebakaran Untuk Literasi Di SMK Setia Budi Balikpapan Rizky Ahmad Dahlan; Muhammad Zaki Al Ayyubi; Christrio Joyceson Imanuel; Rizky Samuel Situmorang; Kiftian Hady Prasetya; Hardiyono Hardiyono
EUNOIA Vol 4 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v4i1.637

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu bencana yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, termasuk di lingkungan sekolah. Selain dapat mengakibatkan kerugian material yang besar, kebakaran juga berpotensi menimbulkan korban jiwa, terutama jika terjadi di tempat yang padat dan tidak memiliki sistem keselamatan yang memadai. Sekolah sebagai tempat berkumpulnya banyak orang khususnya anak-anak dan remaja memerlukan perhatian khusus dalam hal pencegahan dan penanganan kebakaran. SMK Setia Budi yang berlokasi di KM 2 Gunung Samarinda Balikpapan Utara merupakan sekolah kejuruan yang memiliki berbagai jurusan salah satunya yaitu Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL). Potensi Kebakaran dapat terjadi di area sekolah terutama area bengkel listrik yang dapat mengakibatkan kerugian materi maupun non materi. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi menggunakan PowerPoint dan tanya jawab antara pemapar materi dan peserta.
Gambaran Implementasi Fire Dan Gas Detection System Sebagai Sistem Pendeteksi Dini Kebakaran Di PT XYZ Balikpapan Alif Fachrozi; Iwan Zulfikar; Hardiyono Hardiyono
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1012

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan penerapan Fire and Gas Detection System (FGDS) sebagai sistem deteksi dini kebakaran di PT XYZ Balikpapan. FGDS berperan sebagai bagian dari sistem proteksi aktif yang berfungsi mendeteksi keberadaan gas mudah terbakar maupun nyala api guna mencegah terjadinya kebakaran pada area dengan tingkat risiko tinggi. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, telaah dokumen internal perusahaan, serta wawancara dengan personel Fire Station. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem FGDS di PT XYZ Balikpapan telah terintegrasi dengan Programmable Logic Controller (PLC), Human Machine Interface (HMI), serta sistem proteksi lainnya seperti Emergency Shutdown System (ESD) dan Fire Suppression System (FSS). Sistem ini memberikan sinyal peringatan dini melalui alarm visual dan audio dengan tingkat kehandalan operasional mencapai 100%, bergantung pada pelaksanaan inspeksi dan kalibrasi rutin. Pemeliharaan sistem dilakukan secara berkala mengikuti prosedur Tata Kerja Penggunaan Alat (TKPA) guna menjamin performa deteksi yang optimal. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa FGDS memiliki kontribusi signifikan dalam mendukung manajemen risiko kebakaran serta peningkatan keselamatan kerja di lingkungan kilang minyak dan gas.
Evaluasi Kesesuaian Jalur Evakuasi Pada Area Workshop Dan Warehouse PT XYZ Berdasarkan Standar K3 Dan Regulasi Terkait Alam Nur; Iwan Zulfikar; Hardiyono Hardiyono
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1039

Abstract

Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian jalur evakuasi pada area workshop dan warehouse PT XYZ berdasarkan standar keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku. Evaluasi dilakukan untuk menilai kondisi aktual jalur evakuasi, mengidentifikasi hambatan yang berpotensi mengganggu proses penyelamatan, serta menentukan tingkat pemenuhan terhadap ketentuan Permenkes Nomor 48 Tahun 2016. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, pemeriksaan rambu evakuasi, kondisi koridor, akses pintu darurat, penerangan, dan kelayakan jalur menuju titik kumpul. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian jalur evakuasi telah memenuhi standar K3, namun ditemukan beberapa hambatan seperti material yang menghalangi jalur, rambu yang kurang terlihat, serta kondisi tangga dan pintu darurat yang memerlukan perbaikan. Temuan tersebut mengindikasikan perlunya tindakan peningkatan untuk memastikan kelancaran proses evakuasi saat keadaan darurat. Rekomendasi perbaikan meliputi penataan ulang area kerja, penambahan rambu, perbaikan fasilitas jalur evakuasi, serta peningkatan pengawasan dan sosialisasi kepada pekerja. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan gambaran penting mengenai tingkat kesiapan fasilitas evakuasi dalam mendukung keselamatan pekerja di lingkungan industri
Bahaya Dan Resiko Pekerjaan Pengelasan Dan Pemotongan (Hotwork) Di PT. Dermaga Perkasapratama Endy Yanuar Nugraha Pratama; Iwan Zulfikar; Rakhmadtullah Rakhmadtullah; Hardiyono Hardiyono
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahaya dan menilai tingkat risiko pekerjaan pengelasan dan pemotongan (hotwork) di PT. Dermaga Perkasapratama, sebuah fasilitas logistik pelabuhan yang mendukung operasional pertambangan batu bara. Pekerjaan hotwork merupakan aktivitas berisiko tinggi (high risk) dalam lingkungan penunjang pertambangan, di mana potensi kebakaran dan ledakan diperbesar oleh keberadaan debu batu bara dan material mudah terbakar lainnya di area dermaga dan bengkel fabrikasi. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) melalui observasi lapangan, wawancara, dan tinjauan dokumen. Hasil identifikasi bahaya menunjukkan risiko tertinggi adalah kebakaran/ledakan, sengatan listrik, paparan asap/fume, dan radiasi sinar las. Pengendalian risiko telah diterapkan melalui hierarki kontrol, dengan penekanan pada kontrol administratif, yaitu Sistem Izin Kerja Panas (Hot Work Permit System), dan penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai. Evaluasi menunjukkan bahwa implementasi Izin Kerja Panas efektif dalam meminimalkan risiko katastrofik, namun diperlukan pengawasan disiplin yang lebih ketat, pelatihan berkala bagi pekerja, dan audit kepatuhan prosedur untuk menjaga tingkat risiko tetap dalam batas yang dapat diterima, sejalan dengan prinsip Keselamatan Pertambangan.