Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Sistem Informasi Geografis Untuk Mengidentifikasi Tingkat Bahaya Longsor Di Kec. Sabbang, Kab. Luwu Utara, Prov. Sulawesi Selatan Alam Budiman Thamsi; Habibie Anwar; Suryanto Bakri; Harwan Harwan; Muh. Idris Juradi
Jurnal Geomine Vol 7, No 1 (2019): Edisi April 2019
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1173.466 KB) | DOI: 10.33536/jg.v7i1.340

Abstract

Bencana alam merupakan kejadian yang perlu dilakukan penelitian lebih mendalam sehingga dapat meminimalisir kerugian yang diakibatkan oleh bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luas daerah rawan bencana longsor, tingkat daerah bencana longsor dan foktor yang dapat menyebabkan terjadinya longsor. Metode penelitian dilakukan menggunakan aplikasi sistem informasi geografis (SIG) yang terdiri dari data curah hujan, penggunaan area lahan, kemiringan lereng, jenis tanah, lithologi batuan, bentuk lahan dan struktur geologi. Data tersebut kemudian dilakukan pengharkatan (scoring) untuk memperoleh area tingkat bahaya longsor. Hasil penelitian diperoleh empat zona tingkat bahaya longsor yaitu zona bahaya longsor rendah dengan luas 3.656 Ha, zona bahaya longsor sedang dengan luas 22.628 Ha, zona bahaya longsor tinggi dengan lus 42.063 Ha dan zona bahaya longsor sangat tinggi 331 Ha. Hasil yang diperoleh mengidentifiksikan bahwa potensi untama bahaya longsor disebebkan oleh curah hujan yang tinggi yaitu 3826 mm/tahun. Area kemiringan lereng 40% sampai 100% yang luas juga merupakan factor yang menyebabkan potensi terjadinya longsor.
Effect of Sulfuric Acid Concentration on the Leaching Behavior of Manganese Ore from Palludda Barru Regency Nurhawaisyah, Sitti Ratmi; Yusuf, Firman Nullah; Murniati, Murniati; Fajriaty, Nur Khaera; Suryanto Bakri
Cognitia : International Engineering Journal Vol. 1 No. 3 (2025): Cognitia : International Engineering Journal
Publisher : Candela Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63288/ciej.v1i3.14

Abstract

Manganese is one of the minerals that constitute various rock formations found throughout Indonesia, particularly in the Sulawesi region. Therefore, research on the processing of manganese ore is essential to ensure its availability can be utilized efficiently and effectively. The objective of this study is to determine the effect of varying H₂SO₄ concentrations and identify the optimum concentration for achieving the highest recovery in manganese ore processing. One method to enhance manganese ore grade is by applying a leaching process using H₂SO₄ solution with concentration variations of 4%, 6%, 8%, and 10%, with a solid mass of 5 grams for each concentration. The leaching process was carried out for 6 hours at each concentration with a stirring speed of 200 rpm. The resulting filtrate was analyzed using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). The leaching results yielded dissolved Mn with 47.600% at 4% concentration, 52.585% at 6%, 50.141% at 8%, and 50.557% at 10%. Based on the results, the highest Mn extraction was achieved at a 6% concentration with a recovery of 52.585% after 6 hours of leaching.