Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR BERDASARKAN HIRARKI MASLOW DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA Triliia Trilia
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 9, No 3 (2018): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v9i3.147

Abstract

Latar Belakang: Setiap individu memiliki kebutuhan dasar yang tersusun secara hirarki. Pemenuhan kebutuhan dasar bagi siswa dalam pendidikan merupakan pendorong atau motivasi siswa dalam  belajar.   Secara   ideal,   dalam   rangka  pencapaian perkembangan diri siswa, sekolah seyogyanya menyediakan dan memenuhi berbagai kebutuhan siswanya. Tujuan: menganalisis hubungan Pemenuhan kebutuhan dasar berdasarkan hirarki maslow dengan motivasi belajar siswa SMA. Metode: penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel  siswa SMA  berjumlah 71 siswa yang dilaksanakan 12 Pebruari – 31 Juli 2018. Instrumen yang digunakan berupa angket motivasi belajar dan quisioner 5 tingkatan kebutuhan Maslow. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariate menggunakan uji statistik “chi square. Hasil: Menunjukkan Pemenuhan kebutuhan fisiologi kategori tidak baik sebanyak  63,4%, Kebutuhan Rasa aman dan nyaman kategori baik 62,0%, Kebutuhan kasih sayang dan memiliki  kategori baik 74,6%, Pemenuhan kebutuhan harga diri kategori tidak baik 62,0%, Pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri  kategori tidak baik 54,9% dan Motivasi belajar siswa kategori tinggi 63,4%. Ada hubungan antara pemenuhan kebutuhan rasa aman dan nyaman dengan motivasi belajar siswa SMA ( p value 0,001) dan tidak ada hubungan antara pemenuhan kebutuhan fisiologis ( p value 0,128), kebutuhan kasih sayang dan memiliki ( p value 0,080), pemenuhan kebutuhan harga diri ( p value 1,000), pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri ( p value 0,378) dengan motivasi belajar siswa SMA  Kesimpulan: Pemenuhan kebutuhan rasa aman dan nyaman berhubungan dengan motivasi belajar siswa, sementara kebutuhan lainnya tidak berhubungan. Kata Kunci : Kebutuhan Dasar,  Maslow, Motivasi Belajar
Study of Phenomenology: the Aggressive Behavior of Soccer Club Supporter Inne Yellisni Firdaus; Trilia Trilia
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 2 No 1 (2020): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.005 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v2i1.69

Abstract

Aggressive is a behavior directed to another individual with the intention of hurting or injuring. Aggressive behavior is aimed to others with the assumption that those who do the aggressive actions are not able to feel the pain in others or understand their motives, intentions, and goals which are actually more likely to be outrageous and cause physical and psychological harm, or material loss. This action is intentionally done by someone or institution. The objective was to find the phenomenology of the aggressive behavior of football club supporters in Palembang in 2018. The research method in this study used qualitative study design. A qualitative study is a process of examining understanding by using different methodological traditions in exploring social and human problems. The results obtained from the 7 study themes were as follows: External Influence on Changes of Being Supporter, Environmental Acceptance Response after Being a Football Supporter, Self-Satisfaction as a Supporter Member, Violent Actions Experienced by Football Supporters, and Self-Attitudes Facing Rejection Response. Conclusion: There are various phenomenology of football club supporters in Palembang. Supporters are suggested not to do aggressive actions because they can harm themselves and the surrounding environment. Keywords: phenomenology of supporters aggressive behavior