Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PREFERENSI PETANI TERHADAP VARIETAS BENIH PADI (Studi Kasus Desa Talkandang Kecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo) Siti Hatija; Sulistyaningsih Sulistyaningsih
AGRIBIOS Vol 14 No 2 (2016): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut yang penting bagi petani dalam menentukan preferensi petani terhadap varietas benih padi, preferensi petani terhadap varietas benih padi IR64 dan Ciherang, perbedaan preferensi petani terhadap varietas IR64 dan Ciherang serta faktor – faktor yang mempengaruhi preferensi petani terhadap varietas IR64 dan Ciherang. Penelitian ini dilakukan di Desa Talkandang Kecamatan Situbondo. Metode analisis yang digunakan adalah perceived quality, uji t berpasangan dan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa varietas benih padi yang paling disukai petani Desa Talkandang adalah varietas IR64 dengan nilai Tingkat Preferensi Total yaitu 1,03. Sedangkan dari hasil analisis uji t berpasangan menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara tingkat preferensi total varietas IR64 dengan varietas Ciherang. Untuk hasil analisis regresi linear berganda varietas IR64 dan Ciherang, karakteristik petani secara bersama – sama maupun parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap preferensi varietas IR64 dan Ciherang.
POLA KEMITRAAN UNTUK MENINGKATKAN USAHA DALAM PENGELOLAAN RUMPUT DI DESA GELUNG KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO Sulistyaningsih Sulistyaningsih
AGRIBIOS Vol 10 No 2 (2012): NOPEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Gelung terkenal sebagai daerah pantai dan wisata juga sekaligus sebagai daerah sentra produksi rumput laut sudah memiliki wadah atau sudah terbentuk kelompok tani rumput laut , namun adanya keterbatasan petani rumput laut dalam hal kelembagan yang masih belum berfungsi optimal ,produksi,pasca panen,permodalan dan pemasaran menjadi kendala yang harus dihadapi oleh petani rumput laut oleh karena itu diperlukan adanya pola kemitraan sebagai alternatif solusi dalam kegiatan usahanya.
KEBIJAKAN SISTEM RESI GUDANG DALAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN AGRIBISNIS: TINJAUAN SECARA KONSEP, MAKSUD, TUJUAN, FUNGSI DAN MANFAATNYA Sulistyaningsih Sulistyaningsih
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 5 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v5i2.1358

Abstract

Pertanian merupakan sektor sangat strategis dalam pengembangan agribismis di Indonesia, terdapat beberapa kendala umum permasalahan agribisnis di Indonesia terutama yang dialami petani kecil, yaitu terkait dengan pembiayaan, pemasaran, ketersediaan infrastruktur, serta intensif bagi peningkatan produksi. Fakta membuktikan, saat panen raya petani selalu dihadapkan pada turunnya harga sampai pada tingkat yang tidak menguntungkan di pasar. Tujuan dari kajian ini adalah melakukan Tinjauan secara Konsep, Maksud, Tujuan, Fungsi dan Manfaat Sistem Resi Gudang agar kebijakan ini lebih termanfaatkan oleh petani. Metode yang digunakan kajian deskriptif tentang Sistem Resi Gudang, data sekunder dengan kajian pustaka dan artikel jurnal. Hasil kajian ini kedepan digunakan untuk memperoleh rumusan keberhasilan (key success factor), dalam rangka peningkatan pemanfaatan SRG agar dapat diimplementasikan dalam skala yang lebih luas, serta menjadi referensi dalam menerapkan kebijakan SRG.
PENGEMBANGAN RUMPUT LAUT BERBASIS KULTUR JARINGAN DI BESUKI Sulistyaningsih Sulistyaningsih; Yasmini Suryaningsih
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 5 No 1 (2021): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v5i1.965

Abstract

Sektor pertanian dan perikanan memiliki peranan penting di Indonesia karena kedua sector ini mampu menyediakan lapangan kerja, mampu mendukung sektor industri baik industri hulu maupun industri hilir, mampu menyediakan keragaman menu pangan dan ketersediaan pangan, Salah satu sub system agribisnis adalah produksi sektor ini memegang peranan dalam meningkatkan pemenuhan baik secara kuantitas maupun kualitas produk, rumput laut memiliki potensi ekonomi yang sangat besar dan menjadi salah satu komoditas unggulan di bidang perikanan, dalam pengembangan budidaya rumput laut hal yang lebih penting memperhatikan sisi keberlanjutan dalam kuntinuitas ketersediaan rumput laut. Untuk mendukung hal tersebut diperlukan upaya-upaya dalam pengelolaan budidaya rumput laut salah satunya yaitu pengggunaan kultur jaringan, mengingat sebagian besar petani rumput laut di dalam pelaksanaan budidayanya menggunakan bibit yang masih konvensional dalam artian bahan bibit berasal dari tanaman – tanaman sebelumnya yang disisakan dengan cara hasil panen tidak seluruhnya dijual melainkan sebagian digunakan lagi untuk keperluan bibit dan ini berlangsung terus - menerus dan berulang - ulang dilakukan oleh petani termasuk petani rumput laut yang ada di Besuki – Kabupaten Situbondo. Kabupaten Situbondo memiliki potensi dibidang pertanian dan perikanan yang salah satunya adalah potensi budidaya rumput laut. Namun terdapat suatu kendala saat ini jumlah petani yang mengusahakan rumput laut bukannya semakin bertambah malah berkurang, penurunan ini disebabkan lesunya produksi yang selalu trend nya turun , harga yang fluktuatif, hal ini yang mendorong peneliti untuk mengadakan kajian lebih lanjut terkait dengan produksi , pendapatan petani dan efiensi usaha dalam pengembangan kultur jaringan.
ANALISIS PERSEDIAAN KEDELAI SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN TAHU PADA UD. LUMAYAN DESA PAOWAN KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO Sulistyaningsih Sulistyaningsih; Puryantoro Puryantoro; Ahmad Baihaqi
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 2 No 2 (2018): DESEMBER
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v2i2.986

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahuiefisiensi persediaan bahan baku dilihat dari kuantitas pemesanan bahan baku ekonomis, jumlah persediaan pengaman dan jumlah persediaan maksimal dan efisiensi persediaan bahan baku dengan membandingkan total biaya persediaan aktual perusahaan dan total biaya persediaan menggunakan pengawasan persediaan bahan baku yang efektif.Penelitian ini dilakukan mulai bulan Juni 2019 hingga bulan Juli 2019 di Pabrik Tahu UD. Lumayan. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif dan metode kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis kuantitas persediaan bahan baku ekonomis adalah sebesar 7.267,30kg dengan frekuensi pembelian bahan baku sebanyak 9 kali dalam setahun. Jumlah persediaan pengaman adalah sebesar 2.315,73 kg dengan titik pemesanan kembali adalah sebesar 2.315,73 kg. Persediaan maksimal yang sebaiknya dilakukan perusahaan adalah sebesar 8.923,03 kg. Setelah menggunakan metode EOQ lebih menguntungkan dan efisien dibandingkan dengan perhitungan manual yang digunakan oleh pabrik. Total biaya persediaan bahan baku aktual yang dikeluarkan perusahaan adalah sebesar Rp 10.522.259,34 dan total biaya persediaan menggunakan analisis persediaan bahan baku yang ekonomis adalah sebesar Rp 6.712.957,02. Sehingga perusahaan dapat menghemat anggaran sebesar Rp 3.831.845,97 atau 0,36%.
PENGEMBANGAN DESA EKOWISATA TERPADU SEBAGAI OPTIMALISASI POTENSI KAWASAN PANTAI PATEK BERBASIS UMKM DI DESA GELUNG SITUBONDO Sulistyaningsih Sulistyaningsih; Sumarno Sumarno
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 2 No 2 (2018): DESEMBER
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.394 KB) | DOI: 10.36841/integritas.v2i2.255

Abstract

Gelung village located in the district Panarukan, Situbondo, East Java province which has a huge potential in tourism and agriculture. Public awareness of the potential of tourism and farming village of Gelung need is developed as pathek beach tourism and seaweed farming as well as SMEs are mostly found in the village of Gelung. Looking at the problems and potential of the seed Gelung Village, held programs KKN-PPM help alleviate the problem, utilizing the potential of the village, and empower an optimal and sustainable. Problem solving and how empowerment can be achieved with the cooperation of all parties, both from the public, government agencies and non-government, community organizations. Results achievement KKN PPM program implementation including the increase in participation and performance in the production of seaweed farming communities and SMEs. improvement of people's skills through training for a variety of seaweed processing, knowledge of food diversification, improved agriculture in early childhood and increased tourism knowledge. In the long run this program KKN PPM is an increase in the Community empowerment through increased per capita income through touch economics / business, given the increase in the human development index increased knowledge and skill touch people in the village of Bun on participation, both male and female population.
TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI BAWANG MERAH DI DESA LAMONGAN KECAMATAN ARJASA KABUPATEN SITUBONDO Sulistyaningsih Sulistyaningsih; Fitratun Nikmatul Khoiriyah
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.2412

Abstract

Bawang merah merupakan bahan pokok dimana permintaannya selalu meningkat. Permintaan yang bertambah membuat produksi juga semakin bertambah. Hal ini tertunya membuat kehidupan petani bawang merah semakin sejahtera. Kesejahteraan petani tidak hanya bisa dilihat dari pemenuhan kebutuhan saja, namun bisa dilihat berdasarkan indikator tahapan keluarga sejahtera. Dari uraian tersebut sangat menarik untuk dijadikan pokok permasalahan yaitu tingkat kesejahteraan petani bawang merah di Desa lamongan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo jika dilihat berdasarkan indikator Tahapan Keluarga Sejahtera menurut BKKBN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat kesejahteraan petani bawang merah di Desa Lamongan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo jika dilihat berdasarkan indikator Tahapan Keluarga Sejahtera menurut BKKBN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2022. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) yaitu di Desa Lamongan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dan kuantitatif. Analisis data menggunakan analisis Tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan petani bawang merah di Desa Lamongan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo berada pada tahapan Keluarga Sejahtera II (KS II).
Pengendalian Hama Penyakit Pada Tanaman Padi Dengan Penggunaan Pestisida Alami Di Desa Mlandingan Wetan Kecamatan Mlandingan Kabupaten Situbondo Sulistyaningsih Sulistyaningsih; Abdullah Muhlis
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.262 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2579

Abstract

Padi (Oryza sativa L) merupakan salah satu tanaman penting di Indonesia karena hasildari tanaman padi dijadikan sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia. Hingga kinipenggunaan pestisida di kalangan petani masih kerap dilakukan dalam mengusir dan mencegahhama. Kebanyakan pestisida yang digunakan an organic mengandung bahan kimia dan jikadalam kadar berlebih dalam penggunaannya maka tidak saja berbahaya untuk tanaman lebihlebihdapat membahayakan kesehatan manusia. Oleh karena itulah, guna menghindari haltersebut bisa menggunakan pestisida alami. Bahan-bahan yang digunakanpun bisa ditemui disekitar rumah kita, begitu juga dalam proses pembuatannya sangat mudah dan dapatdiimplimentasikan. Pelaksanaan Pengabdian Di Desa Mlandingan Wetan KecamatanMlandingan Kabupaten Situbondo. Hasil pelaksanaan pengabdian berupa kegiatan sosialisasi dandemonstrasi penggunaan pesitisida alami dalam usahataninya dan mendapatkan respon yangpositif, hal ini ditandai banyaknya dari peserta kegiatan yang bertanya dan berdikusi. Namunpenggunaan pestisida alami ini masih diperlukan kesadaran dari masyarakat akan penting danmanfaatnya agar benar-benar efektif. Adanya peran serta dan motivasi dari Stakeholder sangatdiperlukan agar pestisida alami lebih bermasyarakat.
ANALISIS DAYA SAING KOPI INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL Abdullah Muhlis; Sulistyaningsih Sulistyaningsih
AGRIBIOS Vol 21 No 1 (2023): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i1.2807

Abstract

Coffee is a strategic plantation commodity for the Indonesian economy. The strategic value of coffee lies in the large contribution that coffee makes to state revenues, especially in the form of foreign exchange. This research is a type of quantitative research using secondary data. The purpose of this study was to determine the comparative advantages of coffee commodities, coffee export performance and international coffee trade conditions. The results of the study show that: 1) Indonesia has a comparative advantage over coffee. This is shown by the average RCA value in the 2017–2021 period which is above 1 (one) of 1.86. 2) Indonesia can seize the export market for coffee commodities or Indonesia's position will get stronger in the export market in 2017 and 2019. 3) In the 2017-2021 period, Indonesia has strong competitiveness or Indonesia tends to be an exporting country of coffee commodities because the average -the average positive ISP score is 0.879 and Indonesia is in the export stage.
ANALISIS USAHATANI KOPI ARABIKA RAKYAT DI DESA KAYUMAS KECAMATAN ARJASA KABUPATEN SITUBONDO Dwi Gita Dian Prahara; Sulistyaningsih Sulistyaningsih
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3832

Abstract

Kayumas Village, Arjasa District, Situbondo Regency is one of the centers for smallholder Arabica coffee plantations where almost all farmers grow Arabica coffee. However, due to several factors, the income earned by smallholder Arabica coffee farmers is not optimal. The aim of this research is to find out how much farmers' income is and what factors influence the income of Arabica coffee farmers. The data used comes from the identity of the respondent (sample) and a list of questions (questionnaire) given to the Mulya Jaya and Sejahtera farmer groups. The sample used in this research was 60 respondents. The method used to analyze this research is quantitative descriptive. This research uses analysis of income data and multiple linear regression. The results of the research show that the income of smallholder Arabica coffee farmers in Kayumas Village is profitable. Factors that influence the income of smallholder Arabica coffee farmers are labor costs and fertilizer costs.