Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Democratic Role of the National Library in Improving the Culture of Information Literacy During the Covid-19 Pandemic Hari Otang Sasmita; Diah Amelia; Asima Sitanggang; Shinta Anggreany

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.319 KB)

Abstract

This study was conducted to describe the role of the National Library (Perpustakaan Nasional) in improving literacy culture during the Covid-19 pandemic through the analysis of the SWOT+PEST communication strategy. With the desk research analysis method, data and information from observational information sources from online media and books combined with a description of the SWOT+PEST analysis, it was found that libraries can be said to play an important role in increasing public information literacy. The achievement of a strong literacy democracy can lead to a stronger development of Indonesia.
Peningkatan Keterampilan Desain Grafis Menggunakan Aplikasi Canva Bagi Guru PAUD di Kabupaten Bogor Abung Supama Wijaya; Wahyu Budi Priatna; Hudi Santoso; Hari Otang Sasmita; Bayu Suriaatmaja Suwanda; Ika Sartika; David Rizar Nugroho
Surya Abdimas Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i3.1943

Abstract

Peningkatan keterampilan dalam bidang desain grafis menggunakan aplikasi Canva bagi guru-guru Pendidkan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bogor ini bertujuan memberikan pengetahuan serta keterampilan dasar desain untuk digunakan dalam bidang pendidikan. Pelatihan ini merupakan salah satu sesi yang diberikan dalam rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dengan tema peningkatan kompetensi tenaga kependidikan PAUD berbasis teknologi dan komunikasi oleh program studi komunikasi Sekolah Vokasi IPB bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Metode pelatihan yang dilakukan dengan menggunakan ceramah, demonstrasi, dan latihan dengan mekanisme penyampaian secara tatap muka. Hasil dari pelatihan ini peserta sangat antusias selama mengikuti pelatihan, peserta mengerti dan memahami dasar-dasar desain aplikasi Canva untuk digunakan dalam bidang pendidikan, serta peserta mampu memproduksi desain media pembelajaran yang kreatif dan menarik yang di publikasikan pada whatsapp group dan media sosial. Dapat disimpulkan bahwa program PkM ini telah mampu memberikan manfaat yang sangat besar dan tepat sasaran bagi guru PAUD di Kabupaten Bogor. Bentuk pelatihan seperti ini merupakan bentuk yang sangat efektif untuk memberikan penyegaran dan tambahan wawasan serta pengetahuan baru khususnya dalam bidang desain grafis yang digunakan dalam mendukung media pembelajaran untuk guru PAUD.
Digital Communication Strategies of Homeless Accounts in Building Engagement on Instagram Platform Revalina Amalia Mahdi; Hari Otang Sasmita
Communica : Journal of Communication Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/communica.v4i2.1225

Abstract

This study investigates the digital communication strategies employed by “homeless accounts” non-formal, anonymously managed Instagram entities to build substantial engagement. Addressing the lack of scholarly attention to non-institutional media actors in Indonesia, this research examines how these accounts construct content typologies and apply strategic communication methods through a qualitative design combining non-participant digital observation and content analysis of 556 purposively selected accounts. The findings indicate that homeless accounts rely on viral-prone themes, emotional storytelling, and highly adaptive use of platform features such as reels, stories, and interactive stickers to maximize reach and resonance. These strategies collectively shape a communication pattern characterized by authenticity, algorithmic awareness, and dialogue-driven audience interaction, enabling these accounts to cultivate what may be termed a digital empathy community. The results further show that engagement is strengthened through a three-stage cycle consisting of trend-based pre-production, authenticity-centered production, and feedback-oriented post-production. This study concludes that homeless accounts demonstrate how digital influence can be generated outside traditional media structures through emotional resonance, participatory interaction, and platform-specific optimization. At the same time, concerns related to accountability and misinformation highlight the need for improved digital literacy and platform-level safeguards to support responsible communication.