Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

The Democratic Role of the National Library in Improving the Culture of Information Literacy During the Covid-19 Pandemic Hari Otang Sasmita; Diah Amelia; Asima Sitanggang; Shinta Anggreany

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.319 KB)

Abstract

This study was conducted to describe the role of the National Library (Perpustakaan Nasional) in improving literacy culture during the Covid-19 pandemic through the analysis of the SWOT+PEST communication strategy. With the desk research analysis method, data and information from observational information sources from online media and books combined with a description of the SWOT+PEST analysis, it was found that libraries can be said to play an important role in increasing public information literacy. The achievement of a strong literacy democracy can lead to a stronger development of Indonesia.
Peningkatan Keterampilan Desain Grafis Menggunakan Aplikasi Canva Bagi Guru PAUD di Kabupaten Bogor Abung Supama Wijaya; Wahyu Budi Priatna; Hudi Santoso; Hari Otang Sasmita; Bayu Suriaatmaja Suwanda; Ika Sartika; David Rizar Nugroho
Surya Abdimas Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i3.1943

Abstract

Peningkatan keterampilan dalam bidang desain grafis menggunakan aplikasi Canva bagi guru-guru Pendidkan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bogor ini bertujuan memberikan pengetahuan serta keterampilan dasar desain untuk digunakan dalam bidang pendidikan. Pelatihan ini merupakan salah satu sesi yang diberikan dalam rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dengan tema peningkatan kompetensi tenaga kependidikan PAUD berbasis teknologi dan komunikasi oleh program studi komunikasi Sekolah Vokasi IPB bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Metode pelatihan yang dilakukan dengan menggunakan ceramah, demonstrasi, dan latihan dengan mekanisme penyampaian secara tatap muka. Hasil dari pelatihan ini peserta sangat antusias selama mengikuti pelatihan, peserta mengerti dan memahami dasar-dasar desain aplikasi Canva untuk digunakan dalam bidang pendidikan, serta peserta mampu memproduksi desain media pembelajaran yang kreatif dan menarik yang di publikasikan pada whatsapp group dan media sosial. Dapat disimpulkan bahwa program PkM ini telah mampu memberikan manfaat yang sangat besar dan tepat sasaran bagi guru PAUD di Kabupaten Bogor. Bentuk pelatihan seperti ini merupakan bentuk yang sangat efektif untuk memberikan penyegaran dan tambahan wawasan serta pengetahuan baru khususnya dalam bidang desain grafis yang digunakan dalam mendukung media pembelajaran untuk guru PAUD.
PEMANFAATAN INSTAGRAM DAN LINKEDIN UNTUK BRAND AWARENESS: STUDI KASUS PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA INTERNATIONAL Aisyah Rizky; Hari Otang Sasmita
Journal Media Public Relations Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/614wt478

Abstract

Media sosial merupakan sarana untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada audiens melalui konten visual maupun tekstual yang berfungsi memperkuat identitas perusahaan. Makalah ini mengkaji bagaimana PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) memanfaatkan Instagram dan LinkedIn untuk meningkatkan brand awareness di industri telekomunikasi global. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Instagram berperan dalam membangun familiaritas merek melalui konten visual yang menarik, sedangkan LinkedIn memperkuat kredibilitas merek dengan penyampaian pesan yang profesional dan berorientasi bisnis. Integrasi kedua platform tersebut melalui prinsip Integrated Marketing Communication (IMC) memungkinkan terciptanya pesan yang konsisten dan efektif, sehingga mampu memperkuat brand awareness serta meningkatkan kepercayaan pelanggan.
Digital Communication Strategies of Homeless Accounts in Building Engagement on Instagram Platform Revalina Amalia Mahdi; Hari Otang Sasmita
Communica : Journal of Communication Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/communica.v4i2.1225

Abstract

This study investigates the digital communication strategies employed by “homeless accounts” non-formal, anonymously managed Instagram entities to build substantial engagement. Addressing the lack of scholarly attention to non-institutional media actors in Indonesia, this research examines how these accounts construct content typologies and apply strategic communication methods through a qualitative design combining non-participant digital observation and content analysis of 556 purposively selected accounts. The findings indicate that homeless accounts rely on viral-prone themes, emotional storytelling, and highly adaptive use of platform features such as reels, stories, and interactive stickers to maximize reach and resonance. These strategies collectively shape a communication pattern characterized by authenticity, algorithmic awareness, and dialogue-driven audience interaction, enabling these accounts to cultivate what may be termed a digital empathy community. The results further show that engagement is strengthened through a three-stage cycle consisting of trend-based pre-production, authenticity-centered production, and feedback-oriented post-production. This study concludes that homeless accounts demonstrate how digital influence can be generated outside traditional media structures through emotional resonance, participatory interaction, and platform-specific optimization. At the same time, concerns related to accountability and misinformation highlight the need for improved digital literacy and platform-level safeguards to support responsible communication.
Perancangan Naskah Video Company profile PT Benahin Ruang Indonesia Berbasis Model AIDA Adinda Putri Apriliani; Hari Otang Sasmita
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9317

Abstract

Perkembangan media digital mendorong perusahaan untuk menggunakan media komunikasi audiovisual yang lebih efektif dan persuasif, salah satunya melalui video company profile. PT Benahin Ruang Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak di bidang arsitektur, interior desain dan kontraktor belum memiliki video company profile sehingga media komunikasi perusahaan masih terbatas pada bentuk dokumen PDF yang bersifat informatif dan statis. Penelitian ini bertujuan merancang naskah video company profile PT Benahin Ruang Indonesia menggunakan model AIDA (attention, interest, desire dan action) sebagai strategi komunikasi persuasif. Metode yang digunakan adalah metode berbasis proyek dengan teknik pengumpulan data berupa partisipasi aktif, observasi, wawancara dan studi pustaka. Proses perancangan naskah dilakukan melalui beberapa tahapan dengan menerapkan model AIDA (attention, interest, desire dan action). Hasil proyek menunjukkan bahwa penerapan model AIDA mampu membantu penyusunan alur pesan video secara lebih terstruktur, emosional dan persuasif. Tahap attention digunakan untuk menarik perhatian khalayak, interest untuk membangun ketertarikan, desire untuk menumbuhkan keyakinan terhadap perusahaan dan action untuk memperkuat positioning perusahaan. Dengan demikian, model AIDA dapat menjadi strategi komunikasi yang efektif dalam perancangan naskah video company profile untuk mendukung branding dan pembentukan citra perusahaan.
Analisis Peran Editor Dalam Tahap Editing Produksi Video Company Profile PT Benahin Ruang Indonesia Najmi Khalisah; Hari Otang Sasmita
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9366

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran editor dalam tahap pascaproduksi video company profile PT Benahin Ruang Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui partisipasi aktif dalam proses editing. Analisis mengacu pada konsep Grammar of the Edit (Bowen, 2018) yang mencakup sembilan tahapan mulai dari acquisition hingga mastering and delivery. Temuan menunjukkan bahwa editor tidak sekadar berfungsi sebagai operator teknis, melainkan sebagai pengintegrator naratif yang berkolaborasi dengan sutradara, scriptwriter, dan videografer dalam membentuk alur visual dan menyampaikan pesan perusahaan secara efektif. Proses editing diadaptasi untuk dua platform, yakni YouTube dengan format informatif dan durasi lebih panjang, serta Instagram Reels dengan pendekatan dinamis dan daya tarik visual cepat. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas editing secara langsung menentukan efektivitas video company profile dalam mendukung strategi branding perusahaan
Strategi Corporate communication dalam Pengelolaan Instagram @keretacepat_id dalam Mendukung Citra Perusahaan Haifi Nalendra Alfath; Hari Otang Sasmita
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.19243

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi corporate communication dalam pengelolaan Instagram @keretacepat_id untuk mendukung citra perusahaan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka dengan informan Manager Corporate communication dan Social Media Specialist PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi corporate communication dilakukan melalui perencanaan konten, pemanfaatan tren media sosial, konsistensi identitas visual, penggunaan gaya komunikasi semi formal, serta evaluasi performa konten berdasarkan engagement. Proses pengelolaan konten dilakukan mulai dari perencanaan, produksi, approval, publikasi, hingga evaluasi. Pengelolaan Instagram yang terstruktur dan konsisten mampu mendukung pembentukan citra perusahaan yang profesional, modern, dan informatif di mata publik.
An Analysis of Eco Trends Content Framing in Digital Environmental Communication on PILI Green Network's Instagram Maeva Ziyadatun Nafi'ah; Hari Otang Sasmita
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 10 No 3 (2026): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/ngmrax58

Abstract

The increasing complexity of global environmental crises requires effective digital communication strategies to build public awareness. This study aims to analyze the environmental issues presented and the framing patterns used in EcoTrends content on the Instagram account @piligreennetwork managed by PILI Green Network. This research employed a descriptive qualitative method using Robert Entman’s (1993) framing analysis approach. Data were collected through observations of 22 EcoTrends contents published between February 2024 and January 2026, as well as in-depth interviews with three key informants involved in content production. The findings show that EcoTrends covers six categories of environmental issues, namely ecological disasters, climate and weather phenomena, environmental governance and policy, conservation and biodiversity, sustainable lifestyles, and current viral issues. The framing analysis reveals that EcoTrends applies a consistent communication pattern by presenting trending issues, explaining their ecological causes, building moral judgments, and providing calls to action or solutions for audiences. Entman’s four framing elements are integrated through visual, narrative, and textual dimensions. This study concludes that EcoTrends not only delivers information about environmental crises but also constructs public understanding of ecological issues through communication strategies that adapt to digital trends.
Strategi Hyperlocal Journalism dan Optimalisasi SEO Berbasis Referensi Lokal sebagai Diferensiasi Media Digital Radar Bogor Mirta Riski Utami; Hari Otang Sasmita
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 5 No 2 (2026): Juli - Desember 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/7x7s1g70

Abstract

Pergeseran lanskap media digital menuntut media lokal memiliki strategi diferensiasi agar tetap relevan di tengah persaingan dengan media nasional dan platform digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme penggunaan referensi lokal spesifik dalam praktik hyperlocal journalism pada portal radarbogor.id sebagai instrumen diferensiasi media. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, analisis teks berita, dan dokumentasi data Google Analytics 4 (GA4). Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dengan membandingkan hasil wawancara, teks berita, dan data performa digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan diksi geografis mikro dan referensi lokal, seperti nama wilayah, jalan, tempat ikonik, fasilitas publik, dan istilah khas Bogor, berfungsi sebagai strategi redaksional untuk membangun kedekatan dengan audiens sekaligus mendukung discoverability konten melalui praktik Search Engine Optimization (SEO). Data GA4 memperlihatkan bahwa konten berbasis lokal, seperti kategori “Cibinong” dan “wisata”, memiliki performa keterbacaan yang kuat karena berkaitan dengan kebutuhan informasi, mobilitas, dan aktivitas masyarakat. Namun, performa konten juga bersifat dinamis karena isu nasional tertentu, seperti bantuan sosial, dapat memperoleh traffic tinggi ketika memiliki nilai guna dan aktualitas yang kuat. Dengan demikian, strategi hyperlocal journalism pada radarbogor.id tidak hanya berfungsi sebagai taktik redaksional, tetapi juga sebagai upaya membangun identitas media lokal, memperkuat diferensiasi, dan meningkatkan visibilitas konten dalam ekosistem media digital. Penelitian ini menegaskan bahwa lokalitas dapat menjadi fondasi keunggulan kompetitif media lokal digital di tengah arus informasi yang semakin kompetitif.
Mengatasi Kesenjangan Digital Petani Milenial melalui Penguatan Kapasitas Komunikasi Digital Hari Otang Sasmita; Amiruddin Saleh; Wahyu Budi Priatna; Pudji Muljono
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 8 No. 1 (2026): Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0801.1545-1549

Abstract

Transformasi digital sektor pertanian melalui program pembangunan sumber daya manusia merupakan agenda strategis pembangunan nasional yang diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan di masa depan. Petani milenial diposisikan sebagai aktor utama dalam proses ini karena dinilai lebih adaptif terhadap inovasi teknologi. Penelitian terhadap petani milenial di Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa motivasi digital berpengaruh signifikan terhadap keterampilan digital. Aspek ini kemudian membentuk kapasitas komunikasi digital petani milenial, yang berperan sebagai mediator utama dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk akses informasi pertanian, komunikasi, dan pemasaran. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi digital di kalangan petani milenial belum berlangsung secara merata dan mencerminkan pola digital inequality, yang dipengaruhi oleh perbedaan tingkat pendidikan, akses, serta pengalaman penggunaan TIK. Temuan ini mengindikasikan bahwa penyediaan teknologi tanpa penguatan keterampilan digital berpotensi menghasilkan adopsi yang terbatas dan tidak berkelanjutan. Tanpa intervensi kebijakan yang tepat, digitalisasi pertanian berisiko memperlebar kesenjangan antar petani milenial. Oleh karena itu, policy brief ini merekomendasikan penekanan pendekatan kebijakan transformasi pertanian menuju penguatan kapasitas komunikasi digital petani milenial secara bertahap, inklusif, dan berkelanjutan.