Andi Nahliah Bungawali
Universitas Negeri Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Kooperatif Tipe Inside-Outside Circle Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Berkomunikasi Di Depan Umum Pada Mahasiswa Andi Nahliah Bungawali; Eva Meizara Puspita Dewi; Muhammad Nur Hidayat Nurdin
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v6i1.1845

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran kooperatif tipe inside-outside circle dalam meningkatkan kepercayaan diri berkomunikasi di depan umum pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Subjek yang ikut dalam penelitian ini sebanyak 12 orang mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala kepercayaan diri berkomunikasi di depan umum berdasarkan aspek dari Lauster. Penelitian ini memperoleh hasil p = 0,002 dengan nilai signifikansi p < 0,05. Kesimpulannya adalah membuktikan inside-outside circle efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi di depan umum (p= 0,002).
PSIKOEDUKASI MOTIVATION RECHARGE PADA KARYAWAN BOSOWA EDUCATION YAYASAN AKSA MAHMUD Andi Nahliah Bungawali; St. Hadjar Nurul Istiqamah; Andi Nurul Aisyah Cabamba; Aqilah Lathifah Tsany; Nur Afiliya Triasty Zugito
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2025): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i3.72242

Abstract

Perusahaan yang memiliki karyawan dengan kinerja tinggi sangat diharapkan karena karyawan merupakan aset paling berharga dalam mencapai tujuan organisasi. Berdasarkan hasil need assessment awal terhadap 20 karyawan, sebanyak 45% menyatakan kebutuhan untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas kerja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan kinerja kerja karyawan melalui program psikoedukasi berjudul “Motivation Recharge: Semangat Kerja untuk Kinerja Berkelanjutan.” Program ini dirancang sebagai upaya intervensi preventif berbasis psikologi industri dan organisasi, dengan pendekatan ceramah interaktif dan diskusi. Penelitian menggunakan desain eksperimen one group pre-post test without control group, dengan partisipasi 31 karyawan aktif Bosowa Education unit Yayasan Aksa Mahmud. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test (p = 0.000), dengan seluruh peserta menunjukkan peningkatan wawasan dan tidak ada yang mengalami penurunan skor. Temuan ini menunjukkan bahwa program psikoedukasi efektif dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan. Program ini dapat direkomendasikan sebagai model intervensi aplikatif dalam pengembangan sumber daya manusia di berbagai organisasi.
Penerapan Strategi Tidy Up Dengan Metode Montessori Sebagai Upaya Melatih Kemandirian pada Anak Down Syndrome Eka Sufartianinsih Jafar; Andi Nahliah Bungawali; Rohmah Rifani; Andi Halimah; Yunis Liana Galib
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i2.72872

Abstract

Anak down syndrome memiliki keterbatasan terhadap kemandirian yang membutuhkan keterampilan dan koordinasi antara motorik kasar dan motorik halus hingga perlu senantiasa berada dalam pengawasan dan membutuhkan bantuan secara intensif dari orang tua dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Tujuan penelitian ini yaitu penerapan strategi tidy up dengan menggunakan metode montessori sebagai upaya melatih kemandirian pada anak down syndrome dalam menjalankan aktivitas sehari-hari seperti merapikan mainan dan barang pribadi milik anak dan menjalankan berbagai aktivitas keseharian dengan lebih mandiri. Dengan menggunakan strategi tidy up anak down syndrome mampu bertanggung jawab terhadap mainan dan barang miliknya sendiri. Peneliti memberikan pembelajaran strategi tidy up pada anak down syndrome dengan metode montessori seperti menggunakan berbagai macam mainan montessori untuk menstimulasi kemampuan motorik kasar dan halus anak. Anak down syndrome juga dilatih untuk merapikan mainan dan menyimpan benda pada tempat semula yang dilakukan secara berulang sehingga anak mampu menerapkannya secara mandiri meskipun tanpa arahan