Articles
Gambaran School Wellbeing pada Mahasiswa
Novita Maulidya Jalal;
Irdianti Irdianti;
Rahmawati Syam;
St. Hadjar Nurul Istiqamah;
Wilda Ansar;
Ismalandari Ismail
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2990
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran deskriptif tentang kesejahateraan di sekolah atau school wellbeingpada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode sampling incidental dengan jumlah subjek yakni . 55 orang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial UNM meliputi 43 perempuan dan 12 laki-laki.Instrumen yang digunakan adalah skala school wellbeing dalam bentuk skala likert. Adapun analisis mengacu pada 5 kategorisasi tingkatan school wellbeing dimulai dari sangat rendah hingga sangat tinggi. Analisis data menggunakan bantuan SPSS.Hasil penelitian ini yaitu tingkat school wellbeing (swb) mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial UNM tergolong sedang.Jika dilihat dari aspek swb, maka SWB mahasiswa paling tinggi pada aspek loving atau hubungan positif dengan lingkungan sosialnya.Sedangkan aspek SWB terendah pada aspek kesehatan atau health mahasiswa.
Upaya Peningkatan Coping Stress terhadap Stres Akademik pada Mahasiswa Baru
Novita Maulidya Jalal;
Muhrajan Piara;
St. Hadjar Nurul Istiqamah;
Wilda Ansar
Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Vol 14 No 1 (2022): Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan
Publisher : LPPM IAIN Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47945/al-riwayah.v14i1.585
Psychoeducation is one form of intervention that can be given to students in order to improve the quality of life of students, one of which is the ability to deal with academic stress. Psychoeducation efforts to improve stress coping on academic stress in new students are carried out with the aim that students experience increased stress coping in dealing with academic stress. The research was conducted with the Experiment One Group Pre test-Post test Design. The subjects in this study were 58 new students who were willing to take part in the research. The results showed the Wilcoxon test through IBM SPSS Statistics 21, the results obtained that the Asymp value. Sig.(2-tailed) for the pre-test and post-test of 0.000. Therefore, it can be concluded that this psychoeducation is effective in increasing efforts to cope with stress on academic stress in the new
Psikoedukasi Kesiapan Bekerja bagi Mahasiswa
St. Hadjar Nurul Istiqamah;
Novita Maulidya Jalal
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 6: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (850.158 KB)
Abstract: This study aims to determine the effect of psychoeducation on students' readiness to work. This research method is One Group Pretest Postetst Design. The sampling technique was purposive sampling as many as 20 students. The technique of collecting data was through a questionnaire survey. The technique of analyzing quantitative descriptive data. The results of the study revealed that based on the data obtained after psychoeducation was given to the subject, it was known that 45.5% of the subjects felt very ready to work. 81.8% stated that they obtained a lot of new knowledge related to work readiness, and 83% stated that psychoeducation was very useful for work readiness.
Program Parenting Untuk Mengenali Bakat Dan Minat Siswa Di SMA Y Makassar
Novita Maulidya Jalal;
Wilda Ansar;
Irdianti Irdianti;
St. Hadjar Nurul Istiqamah;
Ismalandari Ismail
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57218/jompaabdi.v1i4.382
Masa remaja adalah masa pencarian jati diri, dimana anak dituntut untuk menentukan masa depan yang akan diraihnya nanti. Bakat dapat diartikan pula sebagai kemampuan bawaan yang merupakan potensi (potential ability) yang masih perlu dikembangkan dan dilatih. Minat dan bakat merupakan hal yang penting bagi anak didik. Anak didik yang sudah menemukan minat akademiknya sewaktu di sekolah menengah dan di perguruan tinggi tentunya akan lebih siap untuk mencapai karir yang memuaskan. Salah satu factor yang dapat mempengaruhi penelusuran bakat dan minat siswa adalah dukungan lingkungan sosialnya salah satunya orang tuanya, sehingga orang tua perlu diberikan bekal untuk memahami tentang bakat dan minat siswa di usia remaja. Metode pengabdian ini dilakukan dengan memberikan psikoedukasi berupa ceramah, diskusi, dan refleksi di akhir sesi kepada orang tua siswa SMA Y Makassar. Peserta dari kegiatan pengabdian ini adalah orang tua dari siswa di SMA Y Makassar. Hasil dari pengabdian ini diketahui bahwa peserta memahami karakteristik perkembangan remaja yang berbeda dari masa anak, peserta memahami definisi, factor yang mempengaruhi bakat minat, serta strategi mendampingi siswa untuk mengoptimalkan bakat dan minatnya. Saran dari kegiatan ini adalah peserta didominasi oleh ibu, sedangkan optimalisasi bakat dan minat siswa juga dipengaruhi oleh sosok ayah.Dengan demikian, diharapkan keterlibatan ayah dalam mengikuti program parenting terkait bakat dan minat siswa.
Pengaruh Hubungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Grup Samudera Indonesia Cabang Makassar
St. Hadjar Nurul Istiqamah;
Andi Sifha Asifa Sulaeman;
Firyal Dinar Alysia;
Muh. Muzakkir Mujahidin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2748
Setiap perusahaan tentunya memiliki tujuan untuk menjadi perusahaan terbaik dengan memperoleh keuntungan yang maksimal sehingga perusahaan dapat terus berkembang. Sumber daya manusia memiliki peran yang sangat penting, tanpanya perusahaan tentu saja tidak dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Banyak sumber daya yang terdapat di perusahaan/organisasi dengan sumber daya manusia menjadi pengelola sumber daya lainnya. Tanpa sumber daya manusia suatu perusahaan tidak dapat berjalan dengan baik sebagaimana mestinya. Hubungan kerja (hubungan antar manusia) merupakan hal yang sangat penting dalam meningkatkan kinerja karyawan karena berkaitan dengan komunikasi yang meliputi pikiran, perasaan dan kerja sama dalam melakukan pekerjaan. Dalam pelaksanaannya secara keseluruhan Grup Samudera Indonesia Makassar membutuhkan karyawan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan kerja dapat meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode random sampling atau probability sampling melalui penyebaran survei secara offline. Populasi penelitian ini adalah Karyawan Samudera Indonesia Makassar sebanyak 36 orang. Survei diukur dengan menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan hubungan kerja terhadap kinerja karyawan Grup Samudera Indonesia Makassar (b = 0,922 (p > 0.05)), dengan 0% variabel hubungan kerja memberikan sumbangsih dalam menjelaskan varians kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan implikasi pada pengembangan hubungan kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan.
EFEKTIFITAS PSIKOEDUKASI TERKAIT TUNTUTAN PRIORITAS DALAM MEMPENGARUHI KESADARAN KARYAWAN TERHADAP WORK LIFE BALANCE PADA KARYAWAN BPR ALINMA
Andi Andi;
Putri Yulianti Puji Pangesti;
Reski Nur Amaliah;
St. Hadjar Nurul Istiqamah
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas psikoedukasi media poster dalam meningkatkan kesadaran karyawan BPR Alinma terhadap pentingnya prioritas dalam mencapai keseimbangan kerja dan kehidupan. Penelitian ini menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest Subjek dengan 27 responden yang terdiri dari 15 laki-laki dan 12 perempuan. Hasil pretest dan posttest menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kesadaran karyawan sebelum dan sesudah diberikan media poster. Analisis data menggunakan paired samples t-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kesadaran karyawan sebelum dan sesudah diberikan media poster dengan nilai signifikasi 0,00 < 0,05 dan correlations sebesar 0,60 > 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa psikoedukasi media poster efektif dalam meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya prioritas dalam mencapai keseimbangan kerja dan kehidupan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa psikoedukasi media poster efektif dalam meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya prioritas dalam mencapai keseimbangan kerja dan kehidupan.
PELATIHAN PSYCHOLOGICAL FIRST AID PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UNM
Ismalandari Ismail;
Perdana Kusuma;
St. Hadjar Nurul Istiqamah;
Tri Sulastri;
Nur Akmal
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2023): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/jk.v1i3.43320
Psychological first aid (PFA) is a form of psychological intervention that can be given to victims of crises, such as natural disasters. Students are often involved as volunteers in disaster events, but are often more focused on distributing aid or donations. Psychological First Aid training was conducted to increase the knowledge of Marabunta Psychology UNM students who are disaster volunteers about the basic concept and application of PFA to disaster victims. The methods used in this training include lectures and role plays by the participants. The PFA training was divided into four stages including pretest, explanation of the PFA concept by resource persons, role play and relaxation, as well as posttest and evaluation. The results of the analysis of the pretest and posttest data showed that there was a significant increase in the participants' understanding of PFA knowledge.
PSIKOEDUKASI MOTIVATION RECHARGE PADA KARYAWAN BOSOWA EDUCATION YAYASAN AKSA MAHMUD
Andi Nahliah Bungawali;
St. Hadjar Nurul Istiqamah;
Andi Nurul Aisyah Cabamba;
Aqilah Lathifah Tsany;
Nur Afiliya Triasty Zugito
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2025): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/jk.v3i3.72242
Perusahaan yang memiliki karyawan dengan kinerja tinggi sangat diharapkan karena karyawan merupakan aset paling berharga dalam mencapai tujuan organisasi. Berdasarkan hasil need assessment awal terhadap 20 karyawan, sebanyak 45% menyatakan kebutuhan untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas kerja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan kinerja kerja karyawan melalui program psikoedukasi berjudul “Motivation Recharge: Semangat Kerja untuk Kinerja Berkelanjutan.” Program ini dirancang sebagai upaya intervensi preventif berbasis psikologi industri dan organisasi, dengan pendekatan ceramah interaktif dan diskusi. Penelitian menggunakan desain eksperimen one group pre-post test without control group, dengan partisipasi 31 karyawan aktif Bosowa Education unit Yayasan Aksa Mahmud. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test (p = 0.000), dengan seluruh peserta menunjukkan peningkatan wawasan dan tidak ada yang mengalami penurunan skor. Temuan ini menunjukkan bahwa program psikoedukasi efektif dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan. Program ini dapat direkomendasikan sebagai model intervensi aplikatif dalam pengembangan sumber daya manusia di berbagai organisasi.
Pemahaman Mindset dan Karakter Wirausaha pada Siswa SMKN 5 Makassar
Hilwa Anwar;
Abdul Rahmat;
St. Hadjar Nurul Istiqamah
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/jk.v3i1.68512
Pengenalan wirausaha sejak dini merupakan salah satu cara untuk mengubah mindset terkait wirausaha dan pengembangan karakter wirausaha pada remaja. Sementara berdasarkan hasil awal analisa kebutuhan diketahui masih kurangnya pemahaman wirausaha yang memadai pada remaja di tingkat sekolah menengah atas. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini difokuskan pada pemahaman mindset dan karakter wirausaha pada siswa SMKN 5 Makassar. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah interaktif. Peserta adalah siswa kelas XI di SMKN 5 Makassar dari tiga jurusan yang berbeda. Jumlah peserta adalah sebanyak 28 orang terdiri dari siswa laki-laki dan Perempuan. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, diketahui bahwa terdapat peningkatan pemahaman terkait wirausaha, perubahan pola pikir terutama motivas menjadi wirausaha serta menunjukkan peningkatan pemahaman terutama terkait kreativitas dalam ide bisnis. Implikasi dari kegiatan ini adalah pemahaman mindset wirausaha pada tingkat remaja dapat menjadi langkah awal yang penting dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing. Pengabdian kepada masyarakat ini membuktikan bahwa melalui berbagai metode interaktif dan pendekatan kreatif, dapat memberikan dampak positif pada remaja dan membantu remaja dalam hal ini siswa SMKN 5 Makassar mengembangkan karakter wirausaha.
Pengaruh Career Decision-Making Self-Efficacy Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Tingkat Akhir
Farah Amalina Dzakiyyah;
Abdul Rahmat;
St. Hadjar Nurul Istiqamah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18302
Kesiapan kerja merupakan salah satu aspek penting yang perlu untuk dimiliki oleh mahasiswa tingkat akhir dalam menghadapi transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh career decision-making self-efficacy terhadap kesiapan kerja pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Subjek penelitian ini berjumlah 398 orang mahasiswa tingkat akhir. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala career decision-making self-efficacy (CDMSE) Ind-Ver dan skala work readiness. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji regresi ordinal. Hasil analisis penelitian ini memperoleh nilai koefisien 0,000 (p < 0,05) dan r = 0,17. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh career decision-making self-efficacy terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir. Makin tinggi tingkat career decision-making self-efficacy maka makin tinggi pula tingkat kesiapan kerja. Sebaliknya, makin rendah career decision-making self-efficacy maka makin rendah pula tingkat kesiapan kerja. Implikasi dari penelitian ini adalah untuk menjadi acuan dalam mengembangkan layanan bimbingan karier yang berfokus pada penguatan career decision-making self-efficacy khususnya dalam penguatan informasi pekerjaan, perencanaan karier, dan afirmasi sosial untuk meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa.