Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Sosialisasi dan Simulasi Perhitungan Listrik Prabayar Di Wilayah Petukangan Utara Jakarta Selatan Tri Wahyu Oktaviana Putri; Dwi Anggaini; Adri Senen; Yoakim Simamora
Terang Vol 1 No 2 (2019): TERANG : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/terang.v1i2.222

Abstract

Program listrik prabayar merupakan terobosan PT. PLN yang dikeluarkan tahun 2008. Salah satu alasan selain untuk meningkatkan pelayanan, dibuatnya program listrik prabayar ini diantaranya adalah kejadian salah baca meter, tagihan yang tidak menentu, tunggakan rekening dan salah pemutusan. Listrik Prabayar atau Token adalah terobosan dari PLN dalam menjawab permasalahan yang kerap terjadi dalam sistem pencatatan meteran. Sistem token ini selain meminimalisasi aksi-aksi penyimpangan, juga mampu mengajak masyarakat lebih bijak dalam menggunakan listrik. Akan tetapi, pada kenyataannya banyak masyarakat yang belum mengetahui perhitungan listrik prabayar yang selama ini mereka gunakan. Oleh karena itu perlu diberikan sosialisasi perhitungan listrik prabayar dan simulasi perhitungannya pada masyarakat.
Pemanfaatan Energi Surya untuk Penerangan Jalan & Fasilitas Umum di Desa Sukarame Kab. Lebak Banten Tri Wahyu Oktaviana Putri; Adri Senen; Yoakim Simamora
Terang Vol 1 No 2 (2019): TERANG : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/terang.v1i2.369

Abstract

Jalan sebagai salah satu sarana umum yang vital dalam menghubungkan antar daerah satu ke daerah yang lainnya. Oleh karena itu, keberadaaan penerangan jalan umum (PJU) adalah hal yang sangat penting demi kelancaran aktivitas warga di malam hari. Tetapi, tidak semua ruas jalan telah terpasang PJU. Misalnya ruas jalan desa di Desa Sukarame, Kec. Sajira, Kab. Lebak, Banten. Desa ini merupakan desa yang dialiri arus listrik tetapi pasokan listrik untuk PJU masih sangat terbatas. Oleh karena itu diperlukan pemasangan PJU berupa lampu tenaga surya sebagai alternatif efektif bagi penerangan jalan dan fasilitas umum. Lampu tenaga surya dipilih mengingat lampu tersebut tidak memerlukan pasokan listrik dari rumah warga dan keadaan geografis desa yang sangat potensial untuk memanfaatkan energi surya. Lampu tenaga surya dipasang pada 3 titik strategis yaitu di jalan kampung depan TK, jalan kampung depan lapangan, dan teras mushola. Selain pemasangan lampu untuk penerangan umum, analisis ekonomi juga dilakukan pada kegiatan ini dengan cara membandingkan total biaya yang diperlukan PJU lampu surya dengan total biaya PJU lampu pijar. Walaupun harga PJU tenaga surya lebih mahal, tetapi untuk penggunaan jangka panjang, PJU tenaga surya jauh lebih ekonomis dibandingkan PJU lampu pijar, dengan selisih biayanya sebesar Rp 636.582,80 pertiang dalam jangka waktu pemakaian 3 tahun.
Rancang Bangun Lampu Jalan Tenaga Surya Pada Jembatan Penghubung Desa Di Kabupaten Lebak Banten Yoakim Simamora; Adri Senen; Tri Wahyu Oktaviana Putri; Dwi Anggaini
Terang Vol 2 No 2 (2020): TERANG : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/terang.v2i2.493

Abstract

Road is a vital public facility that connects one region to another region. Hence, the existence of public street lighting is a key to supports people’s activities at night. But not all roads are equipped with public street lighting. For example, the village roads in Sukarame Village, Sajira sub-district, Lebak regency, Banten. This village is fully electrified but the supply for public street lighting is still limited. Therefore, it is neccesary to install public street lighting in the form of solar lamps as an effective alternative for street lighting and public facilities. Solar lamp is chosen because it doesn’t need power supply and the village’s geographical is very potential for utilizing solar lamps. Solar lamps installed in 3 strategic points, which are village road in front of local kindergarten, village road in front of public field, and mosque’s terrace. Besides solar lamp installation, this research also focused in economic analysis of this program. The analysis was done by comparing total cost needed for conventional public street lighting using bulbs that connect to grid with total cost needed for public street lighting using solar lamps. Despite solar lamp’s price is more expensive, for the long-term usage, public street lighting using solar lamps is more economically profitable compared to conventional public street lighting with the cost difference of Rp 636,582.80 per lamppost for 3 years usage period.
Sosialisasi dan Pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Teknisi Elevator dan Eskalator di PT Pratama Mitra Sejati Jakarta Arief Suardi Nur Chairat; Vendy Antono; Dyah Pratiwi Kusumastuti; Tri Wahyu Oktaviani Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 2, No 3 (2022): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v2i3.154

Abstract

Occupational health and safety (OHS) in every business is the most important factor in order to create a safe and comfortable atmosphere in the work environment so as to increase performance productivity and achieve the business vision and mission. However, the lack of understanding and awareness in applying OHS to every worker, especially technicians who work with high risk, needs special attention. To overcome this, community service activities were carried out in the form of OHS socialization and training for technicians, especially elevator and escalator technicians. OHS socialization and training for elevator and escalator technicians carried out for 2 days with material on elevator and escalator OHS regulations, elevator and escalator operation and maintenance and rescue procedures aimed at increasing the knowledge of each technician. The results of the socialization and training activities showed an increase in understanding of OHS as seen from changes in technician behavior, especially awareness in maintaining the safety of oneself and others in the work environment by using personal protective equipment and complying with safety rules and signs.
Fuzzy C-means clustering based on micro-spatial analysis for electricity load profile characterization Adri Senen; Tri Wahyu Oktaviana Putri; Jasrul Jamani Jamani; Eko Supriyanto; Dwi Anggaini
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 30, No 1: April 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v30.i1.pp33-45

Abstract

As the rising of electricity demand, electricity load profile characterization (ELPC) is the integral aspect in planning, operating system, and distribution network development. The approach in the existing ELPC is still relatively macro in nature and does not involve other aspects outside the electricity variable, so the results tend to be biased for areas experiencing rapid land use changes. Therefore, this paper proposes an ELPC approach based on micro-spatial. Microspatial analysis is done by dividing area in the form of the smallest grids involving various electrical, demographic, geographic and socio-economic variables, which are then grouped using adaptive clustering based on fuzzy C-means (FCM). The adaptive clustering algorithm is proven to be able to determine the degree of membership of each grid data against each cluster with the ability to determine the number of clusters automatically according to the attribute data provided. The ELPC results which consist of 5 clusters are then analyzed using descriptive statistic, plotted, and mapped to obtain more accurate and realistic load characteristics in accordance with the pattern and geographical conditions of the region, so that the results can be used as a reference in load forecasting, network development, and distributed generation (DG) integration.
Perancangan Sistem Monitoring Pada Pemilah Sampah Otomatis Berbasis Internet of Things Menggunakan Aplikasi Blynk Tri Wahyu Oktaviana Putri; Ginas Alvianingsih; Pratiwi Maharani
Energi & Kelistrikan Vol 15 No 1 (2023): Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/energi.v15i1.1942

Abstract

Saat ini, sampah menjadi salah satu dilema di setiap negara, baik di negara berkembang maupun di negara maju. Pengangkutan sampah dari Tempat Pembuangan Sementara menuju Tempat Pembuangan Akhir dengan truk sampah yang lambat dapat menyebabkan terjadinya penumpukan sampah. Untuk itu diperlukan suatu sistem yang dapat memberikan notifikasi kepada petugas untuk segera mendatangi tempat sampah yang sudah penuh dan mengangkut sampah tersebut ke Tempat Pembuangan Akhir. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem monitoring ketinggian sampah yang diterapkan pada wadah sampah di sebuah Alat Pemilah Sampah Otomatis. Sistem monitoring ini dipasang pada wadah sampah logam, organik, dan anorganik yang terdiri dari tiga buah sensor ultrasonik HC-SR04 yang terpasang pada masing- masing wadah sampah tersebut. Sistem ini dikendalikan oleh mikrokontroler yang dapat terhubung dengan internet yaitu NodeMCU ESP8266. Pemantauan ketinggian tempat sampah dapat dilakukan dimana saja dengan menggunakan perangkat yang sudah terinstal aplikasi Blynk. Dari hasil dari pengujian diketahui bahwa sistem dapat mengukur ketinggian sampah secara real-time mulai dari jarak 0 sampai dengan 25 cm. Sistem monitoring juga dapat mengirim notifikasi ketika wadah sampah sudah penuh sampai dengan pengujian sejauh 1 km.