Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Collaborative Medical Journal (CMJ)

INVESTIGASI ELEMEN PADA SEL SERVIKS NORMAL DENGAN MENGGUNAKAN SPECTRUM DARI MIKROSKOP ELEKTRON Ratih Ayuningtiyas; Deinike Wanita Marwan; Yessi Jusman
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 3 (2018): September
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.295 KB)

Abstract

Jumlah penderita kanker serviks di negara berkembang adalah sangat besar. Berbagai usaha dilakukan untuk mengurangi angka kematian akibat penyakit kanker ini. Penelitian ini bertujuan menginvestigasi elemen pada sel serviks normal dengan menggunakan spektrum dari mikroskop elektron. Metode yang digunakan adalah eksperimen untuk pengujian sel sampel dengan mikroskop elektron. Sampel sel serviks yang digunakan diperoleh dengan bantuan teknisi patologi di Hospital University of Malaya. Sebelum pengujian dengan mikroskop eletron, tentunya persiapan sampel sangat diperlukan. Setelah persiapan sampel dilakukan, sampel yang sudah siap digunakan untuk melihat keberadaan elemen yang terkandung dalam sel serviks dengan menggunakan mikroskop elektron. Analisis statistik digunakan untuk melihat kandungan elemen tersebut pada sel serviks manusia. Hasil dari penelitian kami ini adalah beberapa elemen seperti Karbon, Oksigen, Nitrogen, Natrium, dan lain-lain terdeteksi dengan jelas dengan kandungan persentasi berat yang diperoleh dari software mikroskop elektron. Sehingga, penelitian ini dapat disimpulkan berhasil mendeteksi elemen pada sel serviks manusia dengan jelas.
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK SEL PRE-KANKER SERVIK DARI CITRA MIKROSKOP ELEKTRON Juhesni Juhesni; Ratih Ayuningtiyas; Yessi Jusman
Collaborative Medical Journal Vol 2 No 1 (2019): Januari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.947 KB)

Abstract

Kanker rahim adalah penyakit yang banyak menyebabkan kematian wanita di dunia. Risiko wanita terkena penyakit kanker rahim meningkat ketika wanita tersebut mencapai usia 30 tahun. Setelah dijalani dan diinvestigasi, teknik screening memiliki kelemahan dan keterbatasan dari segi persiapan sampel yang tidak memuaskan sehingga berefek kepada ketelitian hasil screening. Di sisi lain, karakteristik yang membedakan antara sel normal dan abnormal memainkan peranan yang penting dalam meningkatkan kualitas data yang akan didiagnosis oleh patologi. Dengan menggunakan Field Emission Scanning Electron Microscopy (FE-SEM), citra sel serviks yang dilihat di bawah FE-SEM telah digunakan untuk mendiagnosis keabnormalannya. Namun, identifikasi lebih lanjut untuk melihat karakteristik sel serviks citra FE-SEM belum dilakukan. Sehingga, pada penelitian ini difokuskan untuk identifikasi karakteristik sel pre-kanker serviks dengan metode metanol dan mikroskop elektron.
HUBUNGAN PENAMBAHAN BERAT BADAN IBU SELAMA HAMIL DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI Ratih Ayuningtiyas; Erick Caesarrani Asmara
Collaborative Medical Journal Vol 2 No 2 (2019): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.426 KB)

Abstract

Berat badan merupakan salah satu indikator kesehatan bayi baru lahir. Salah satu faktor yang diketahui mempengaruhi berat badan lahir yaitu penambahan berat badan ibu selama hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penambahan berat badan ibu selama hamil dengan berat badan lahir bayi. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional dengan pendekatan cross sectional. Adapun teknik pengambilan sampel yaitu dengan metode accidental sampling pada ibu-ibu yang membawa bayinya yang memenuhi kriteria inklusi yaitu ibu dengan riwayat post partum maksimal 6 bulan dan memiliki buku KIA yang telah diisi selama responden hamil. Peneliti kemudian mengambil data sekunder yang terdapat pada buku KIA yang mencakup berat badan ibu sebelum ibu hamil, tinggi badan ibu, penambahan berat badan ibu selama hamil dan berat badan lahir bayi. Hasil penelitian pada 41 responden penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan penambahan berat badan ibu dengan berat badan lahir bayi dengan p-value sebesar 0,120. Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara penambahan berat badan ibu selama hamil dengan berat badan lahir bayi.
HUBUNGAN DEPRESI DENGAN STATUS GIZI PADA LANSIA DI UNIT PELAYANAN TERPADU PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA KHUSNUL KHOTIMAH PEKANBARU TAHUN 2019 Ratih Ayuningtiyas; Mudia Sri Rezeki
Collaborative Medical Journal Vol 3 No 1 (2020): Januari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.746 KB) | DOI: 10.36341/cmj.v3i1.1148

Abstract

Populasi warga lanjut usia (lansia) di Indonesia semakin bertambah setiap tahun. Hal ini karena keberhasilan pembangunan di berbagai bidang terutama bidang kesehatan. Salah satu faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan lansia adalah kesehatan jiwa lansia. Masalah kesehatan jiwa pada lansia yang terbesar adalah gangguan depresi. Lansia dengan depresi berisiko sangat tinggi mengalami gangguan status gizi. Unit Pelayanan Terpadu Panti Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Khusnul Khotimah Pekanbaru merupakan panti sosial di Pekanbaru yang menampung lansia yang berasal dari berbagai daerah di Kota Pekanbaru dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan depresi dengan status gizi pada lansia di UPT PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional analitik, dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di UPT PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru pada bulan Januari 2019. Teknik pengambilan sampel total sampling dengan sampel 38 responden dan diuji secara statistik menggunakan uji Spearman Rank. Hasil dari penelitian diperoleh p-value 0,210 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara depresi dengan status gizi pada lansia di UPT PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru. Kesimpulan penelitian yaitu tidak terdapat hubungan antara depresi dengan status gizi pada lansia di UPT PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru tahun 2019.
CORRELATION OF WORKING DURATION WITH LOW BACK PAIN ON DRIVER TAXI X PEKANBARU Yuharika Pratiwi; Ratih Ayuningtiyas; Romi Akbar
Collaborative Medical Journal Vol 3 No 2 (2020): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.42 KB) | DOI: 10.36341/cmj.v3i2.1285

Abstract

Nyeri punggung bawah (NPB) adalah nyeri yang dirasakan di daerah lumbal atau lumbo-sakral dapat berupa nyeri lokal, nyeri radikuler, ataupun keduanya, dan bukan merupakan diagnosis penyakit. Hampir seluruh populasi mengalami NPB dan menjadi masalah kesehatan umum di dunia. Setengah dari kalangan pekerja diperkirakan pernah mengalami NPB. Berdasarkan survei awal, diperoleh lebih dari dua per tiga pengemudi taksi X mengalami NPB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama bekerja dengan kejadian NPB pada pengemudi taksi X Pekanbaru. Jenis penelitian merupakan kuantitatif observasional di mana rancangan penelitian cross sectional dengan besar sampel sejumlah 43 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh hasil p-value = 0,008 dan PR = 2,917 (95% CI = 1,462-5,819) yang berarti ada hubungan antara lama bekerja dengan NPB pada pengemudi taksi X Pekanbaru. Pengemudi taksi yang memiliki lama bekerja > 8 jam berisiko 2,917 kali lebih besar untuk mengalami NPB dibandingkan yang memiliki lama bekerja ≤ 8 jam. Kesimpulan penelitian terdapat hubungan antara lama bekerja dengan NPB pada pengemudi taksi X Pekanbaru yang bersifat faktor risiko.
HUBUNGAN MOTIVASI PASIEN PROLANIS DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN PROLANIS DI PUSKESMAS MELUR KOTA PEKANBARU TAHUN 2020 Ratih Ayuningtiyas; Ghifari Ihsan R
Collaborative Medical Journal Vol 3 No 3 (2020): September
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmj.v3i3.1673

Abstract

Motivasi adalah dorongan yang diperoleh pada diri seseorang dalam berupaya mengubah perilaku seseorang agar lebih baik dalam mencapai kebutuhannya. Motivasi tidak hanya diperlukan oleh orang yang sehat, tetapi juga diperlukan oleh orang yang sakit atau sedang menderita suatu penyakit seperti penyakit kronis. Salah satu upaya pemerintah untuk menurunkan komplikasi penyakit hipertensi dan Diabetes Melitus tipe 2 yaitu dengan menerapkan sistem Prolanis. Puskesmas Melur sudah melaksanakan kegiatan Prolanis sejak tahun 2014 dan memiliki anggota Prolanis terbanyak di Kota Pekanbaru. Namun, frekuensi kunjungan peserta Prolanis di Puskesmas Melur dalam 3 bulan terakhir (Oktober-Desember 2019) hanya mencapai 20%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi pasien Prolanis dengan frekuensi kunjungan Prolanis di Puskesmas Melur Kota Pekanbaru tahun 2020. Adapun metode yang digunakan yaitu desain studi observasional analitik, dengan rancangan penelitian cross sectional. Hasil penelitian didapatkan sampel sebanyak 32 responden. Dari 32 responden penelitian didapatkan pasien Prolanis yang memiliki motivasi tinggi sebanyak 19 (59,3%) dengan tingkat frekuensi kunjungan tinggi yang bervariasi, kemudian dari 32 responden tersebut sebanyak 13 (40,6%) memiliki motivasi rendah dengan tingkat frekuensi kunjungan yang bervariasi. Hasil dari uji korelasi Spearman didapatkan nilai p-value yaitu 0,001 (<0,05) dan koefisien korelasi (r) = 0,541 artinya terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi pasien Prolanis dengan frekuensi kunjungan Prolanis di Puskesmas Melur kota Pekanbaru tahun 2020 dengan arah korelasi positif.
HUBUNGAN DERAJAT MEROKOK DAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT X Ratih Ayuningtiyas; Ismiyatun Ningsih
Collaborative Medical Journal Vol 5 No 1 (2022): Januari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmj.v5i1.2894

Abstract

PERBEDAAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA BALITA DENGAN DIARE DI DESA DAN DI KOTA Ratih Ayuningtiyas; Tika Yolanda
Collaborative Medical Journal Vol 5 No 2 (2022): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmj.v5i2.3255

Abstract

Diarrhea is a disease characterized by changes in the consistency of the stool apart from the frequency of bowel movements. Diarrhea is the second leading cause of death for children under five in the world. Diarrhea is still a public health problem in developing countries, including Indonesia. Based on data from the Ministry of Health of the Republic of Indonesia 2017, in 2016 Riau Province was in the 10th position out of all provinces in Indonesia with 171,299 diarrhea cases. One of the efforts to prevent and overcome diarrhea can be done by counseling the community to improve Clean and Healthy Life Behavior (CHLB) in daily life. According to the results of Riskesdas 2013, there are differences in the proportion of households with CHLB in both urban and rural areas. The purpose of this study was to determine the difference between CHLB in children under five with diarrhea in the village and in the city. The type of research is analytic observational research, with a cross sectional research design. The sampling technique was quota sampling and statistically tested using the Mann Whitney test. From the results of the research, a p value of 0.065 (p value > 0.05) shows that there is no difference in CHLB in toddlers with diarrhea in rural and urban areas and it can be concluded that there is no significant difference between lifestyle behaviors clean and healthy for toddlers with diarrhea in rural and urban areas.