Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : EKMAN

Digitalisasi Ekonomi: Apakah UMKM Siap Go Online ? Al Amrie, Machmud; Aspian Nur, Adi
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah menjadi salah satu pendorong utama perubahan dalam ekosistem ekonomi global, termasuk di Indonesia. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang merupakan tulang punggung perekonomian nasional, dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang besar dalam era digitalisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan UMKM dalam menghadapi digitalisasi ekonomi, baik dari aspek infrastruktur, literasi digital, akses terhadap teknologi, hingga dukungan kebijakan pemerintah. Berdasarkan studi literatur dan data sekunder terbaru, ditemukan bahwa meskipun sebagian UMKM telah memanfaatkan platform digital untuk pemasaran dan transaksi, masih banyak yang mengalami kendala dalam adopsi teknologi secara menyeluruh. Faktor-faktor seperti keterbatasan pengetahuan digital, minimnya akses pendanaan, dan kurangnya pelatihan menjadi hambatan utama. Artikel ini menyimpulkan bahwa upaya peningkatan kapabilitas digital UMKM perlu dilakukan secara terintegrasi melalui kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan institusi pendidikan, agar UMKM tidak tertinggal dalam era ekonomi digital yang terus berkembang.
Implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dalam Perspektif Pemberdayaan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara Sri wahyuni, Rina; Aspian Nur, Adi
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasiUndang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang PenyandangDisabilitas dalam perspektif pemberdayaan ekonomi di ProvinsiKalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Data dikumpulkanmelalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan observasiterhadap organisasi perangkat daerah terkait serta penyandangdisabilitas yang terlibat dalam program pemberdayaan ekonomi.Analisis data dilakukan dengan menggunakan model implementasikebijakan Edward III yang mencakup aspek komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasiUndang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 di Provinsi KalimantanUtara belum berjalan secara optimal dalam mendorongpemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas. Kendala utamameliputi lemahnya koordinasi dan komunikasi lintas sektor,keterbatasan sumber daya, belum terinternalisasinya isu disabilitassebagai prioritas pembangunan ekonomi daerah, serta strukturbirokrasi yang belum adaptif. Kondisi tersebut menyebabkanprogram pemberdayaan ekonomi cenderung bersifat parsial danbelum terintegrasi dalam strategi pembangunan ekonomi daerah.Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan disabilitas sangat ditentukan oleh kualitas pengelolaan kebijakan di tingkat daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi kelembagaan,peningkatan kapasitas sumber daya, serta reformasi mekanisme birokrasi guna mendukung pembangunanekonomi yang inklusif bagi penyandang disabilitas di wilayah perbatasan.