Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KEGIATAN FISIOTERAPI KOMUNITAS PADA PASIEN BELL’S PALSY DI REHAB MEDIK RSUD PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Rakhmad Rosadi; Suharni Raufe; Sri Sunaringsih Ika Wardojo; Tri Hutami Wardoyo; Nungki Marlian Yuliadarwati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 5 No 2 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v5i2.2215

Abstract

The counseling was held aimed at providing education to patients and their families about bell's palsy, especially about the causes of bell's palsy and how to do independent exercises at home correctly to reduce complaints caused by patients. The method used is to provide counseling in the form of health promotion about Bell's Palsy to patients and their families as well as using leaflets as a media for counseling, giving pre-test and post-test in the form of questions to patients and their families to measure the effectiveness of the counseling provided to provide independent training at home. The counseling went well and was easily understood by the participants so that in the evaluation results there was an increase in participants' knowledge from 0% to 100% after the material was given and one of the participants also experienced quite good facial functional changes when given the application of physiotherapy management in the hospital using several modalities. Counseling activities can increase participants' knowledge about bell's palsy and there is a significant change where the value of facial muscle strength increases in patients with bell's palsy where the patient is able to speak
ANALISIS POSISI KERJA TERHADAP KASUS LOW BACK PAIN (LBP) PADA PERAWAT RAWAT INAP DI RSUD KOLONODALE MOROWALI UTARA Rakhmad Rosadi; Tri Hutami Wardoyo; Mohamad Fahri Line; Sri Sunaringsih Ika Wardojo; Nungki Marlian Yuliadarwati
Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Vol. 3 No. 2 (2021): Physiotherapy Health Science (PhysioHS) - Edisi Desember 2021
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.89 KB) | DOI: 10.22219/physiohs.v3i2.19043

Abstract

Latar Belakang: Low Back Pain (LBP) atau Nyeri Punggung Bawah (NPB) merupakan masalah pada sistem musculoskeletal yang sangat umum terjadi. LBP adalah rasa nyeri yang biasanya terdapat pada bagan bawah tulang belakang yang dapat mengakibatkan gangguan pada aktivitas. Posisi Kerja merupakan postur yang dibentuk secara alamiah oleh tubuh yang digunakan untuk menunjang pekerja saat melakukan pekerjaan. Tujuan: Mengetahui analisis posisi kerja terhadap kasus low back pain (LBP) pada perawat rawat inap di RSUD Kolonodale Morowali Utara. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perawat ruang rawat inap interna RSUD Kolonodale sebanyak 13 orang. Penelitian dilakukan selama seminggu. Penelitian ini menggunakan alat ukur kuisioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi kerja ergonomic yang salah dan berulang dapat meningkatkan risiko LBP. Kesimpulan: Ada pengaruh posisi kerja yang slah terhadap terjadinya kasus low back pain (LBP) pada perawat rawat inap di RSUD Kolonodale Morowali Utara.
UPAYA MENINGKATKAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI PENYAKIT OSTEOARTHRITIS GENU DI RSUD DR.MURJANI SAMPIT; COMMUNITY-BASED REHABILITATION Rakhmad Rosadi; Tri Hutami Wardoyo; Sri Sunaringsih Ika Wardojo; Aprilia Aulianti
Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.686 KB) | DOI: 10.30787/empowerment.v2i1.776

Abstract

Abstrak: Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit sendi yang paling sering terjadi pada usia dewasa hingga usia lanjut di seluruh dunia. Kondisi ini mengakibatkan rasa nyeri, kaku sendi, deformitas, serta ketidaknyamananan saat bergerak. Hal ini menyebabkan penurunan kualitas hidup, dan aktivitas hidup sehari-hari (ADL). Secara analisis, pengetahuan keluarga masih sangat kurang, yang mana hal ini dapat berpengaruh penting terhadap kondisi penderita osteoarthritis tersebut. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat mengenai penyakit osteoarthritis genu antara sebelum dan sesudah dilakukannya penyuluhan di RSUD Dr.Murjani Sampit. Metode : Penyuluhan serta memberikan leaflet dan lembar kuesioner prepost dan posttest untuk mengukur pengetahuan masyarakat mengenai penyakit Osteoarthritis Genu/radang sendi lutut. Hasil : Didapatkan jumlah peserta penyuluhan laki-laki sebanyak 7 orang dan peserta Perempuan sebanyak 7 orang. Usia peserta Remaja 12-25 tahun sebanyak 3 orang, usia Dewasa 26-45 tahun sebanyak 6 orang, dan usia Lansia 46-65 tahun sebanyak 5 orang.. Kesimpulan : Gambaran pengetahuan masyarakat mengenai penyakit osteoarthritis genu yang dilakukannya penyuluhan di RSUD Dr.Murjani Sampit tergolong dalam kategori tinggi, walaupun masih ada beberapa masyarakat yang berada dalam kategori rendah dan sedang, Setelah dilakukannya kegiatan penyuluhan ini para masyarakat dapat menambah wawasannya mengenai Osteoarthritis Genu/ radang sendi lutut sehingga seluruh peserta berada dalam kategori tinggi.
OPTIMALISASI DAN PELATIHAN PENGEMBANGAN UKS DAN CEDERA OLAH RAGA PADA ANAK SISWA SD MUHAMMADIYAH 4 KOTA MALANG rakhmad rosadi; Sri Sunaringsih Ika Wardojo; Yudha Wahyu Putra; Amalia Solichati Rizqi; Tri Hutami Wardoyo
Empowerment Journal Vol. 2 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v2i2.858

Abstract

AbstrakPendahuluan: Dalam lingkungan sekolah dasar Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) mempunyai tugas yang sangat penting dalam menunjang kesehatan sekolah. Anak-anak sangat menyukai kegiatan yang melibatkan aktivitas fisik seperti olahraga, kegiatan permainan, serta melakukan rekreasi yang dapat meningkatkan kesehatan fisik, mental dan emosional pada anak. Cedera olahraga yang sering terjadi pada anak biasanya adalah Ankle Sprain yang merupakan salah satu cedera akut yang sering terjadi pada sendi pergelangan kaki karena adanya penekanan. Metode: Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan berupa promosi kesehatan tentang cedera Ankle Sprain kepada siswa/siswi serta menggunakan poster sebagai media dalam penyuluhan. Hasil: Proses penyuluhan mendapatkan respon baik dari siswa/siwi yang berjumlah 27 orang, para siswa/siswi tersebut mendengarkan dengan baik mengenai materi-materi penyuluhan yaitu definisi, gejala, penyebab, penanganan dan latihan mandiri dirumah dan pencegahan agar tidak cedera Ankle Sprain. Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan juga dapat meningkatkan pengetahuan peserta siswa/siswi mengenai Ankle Sprain dan terjadi perubahan yang cukup signifikan mengenai cara untuk pertolongan pertama pada cedera Ankle Sprain. 
Analisis Tindak Tutur Ilokusi pada Video Pembelajaran Teori Sosial & Kewarganegaraan dalam Channel Youtube GCED ISOLAedu Nabila Dila Ardiyanti; Okti Nurdianti Akmah; Nia Mila Dina Setiani; Tyas Rahma Viani; Ika Apriliani; Asep Purwo Yudi Utomo; Tri Hutami Wardoyo; Fahrudin Eko Hardiyanto
Nian Tana Sikka : Jurnal ilmiah Mahasiswa Vol. 3 No. 2 (2025): Nian Tana Sikka : Jurnal ilmiah Mahasiswa
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/niantanasikka.v3i2.739

Abstract

Currently, many teachers or lecturers are using educational videos as a learning tool for students. This research aims to identify and classify the types of illocutionary speech acts found in the educational videos on social theory and citizenship on the YouTube channel GCED ISOLAedu. This research employs two main approaches, namely theoretical and methodological. By utilizing a qualitative approach with a descriptive nature, the researcher will provide a detailed and in-depth depiction of the use of illocutionary acts in the video. The data collection process involves: (1) Gathering data through the technique of free observation and conversation involvement, as well as note-taking techniques, (2) Analyzing data using matching methods and distribution methods, and (3) Presenting the data analysis using both formal and informal methods. Based on the analysis conducted on seven educational videos on Social Theory & Citizenship 2024 on the YouTube channel GCED ISOLAedu. Researchers found 143 speech acts that contain illocution. The first illocutionary act is the representative speech act, with 118 data consisting of explanations and statements. Second, the commissive speech act has 2 data points involving offers and promises. Third, the expressive speech act includes 7 data points related to greetings and expressions of gratitude. Fourth, the directive speech act comprises 15 data points that involve asking, requesting, and inviting. Lastly, the declarative speech act contains 1 data points related to commands. The benefit of this research is to provide knowledge in the field of pragmatics, particularly regarding types of illocutionary acts, and to enable an understanding of these illocutionary acts without misunderstandings in receiving the information conveyed by the speaker.
Evaluasi Implementasi Lagu dan Film sebagai Media Edukasi Pencegahan Bullying di SD Negeri Sembaturagung 02 : Pendekatan Model CIPP Meiriyanti, Merlina; Wardoyo, Tri Hutami
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.2742

Abstract

Bullying tetap menjadi permasalahan yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Dampak negatif yang ditimbulkan dapat mengganggu proses perkembangan sosial dan emosional siswa. Pihak sekolah telah melakukan berbagai strategi untuk mengatasi hal ini, seperti yang dilakukan oleh SD Negeri Sembaturagung 02, yaitu melaksanakan kegiatan anti-bullying menggunakan lagu dan film sebagai media edukasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi serta memberi gambaran terkait penerapan lagu dan film sebagai media edukasi dalam mencegah bullying di SD Negeri Sembaturagung 02. Pada pelaksanaannya, penelitian ini menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product), dengan desain penelitian kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pihak-pihak yang terlibat antara lain kepala sekolah, guru, dan siswa. Berdasarkan hasil temuan menunjukkan bahwa penggunaan lagu dan film efektif dalam meningkatkan kesadaran emosional dan empati siswa, serta memperkuat pemahaman siswa tentang bullying. Meskipun demikian, kegiatan ini masih memerlukan perbaikan lebih lanjut terkait konsistensi, mekanisme evaluasi, dan implementasi jangka panjang.
Analisis Beban Kerja Guru Non-PLB Dalam Mengajar Generasi Alpha Di SLB Negeri Ungaran Fernanda, Ardela Putri; Wardoyo, Tri Hutami
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2133

Abstract

Guru non-PLB yang mengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) menghadapi tuntutan kerja yang berat, terutama saat mengajar siswa Generasi Alpha dengan kebutuhan khusus dan karakteristik yang beragam. Tujuan penelitian ini untuk memperlihatkan beban kerja guru non-PLB di SLB Negeri Ungaran dalam mengajar Generasi Alpha serta pengaruh ketidaksesuaian latar belakang pendidikan terhadap beban kerja yang diterima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan observasi terhadap 6 informan dengan kriteria yang sesuai. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis data Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru non-PLB mengalami beban emosional, pedagogis, dan administratif dalam mengajar Generasi Alpha di SLB Negeri ungaran, terutama pada masa awal adaptasi mengajar karena keterbatasan kompetensi pendidikan khusus yang dimiliki. Media pembelajaran berbasis teknologi seperti video pembelajaran sederhana dapat digunakan dalam kelas tertentu, namun tidak selalu efektif pada pembelajaran di beberapa kelas. Dukungan kepala sekolah dan rekan sejawat yang diterima guru menjadi faktor penting dalam proses adaptasi guru. Oleh karena itu, ketidaksesuaian latar pendidikan guru berkontribusi dalam meningkatnya beban kerja guru non-PLB sehingga diperlukannya pelatihan dan dukungan sekolah.