Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : peshum

Integrasi Pendidikan Agama Islam Dalam Etika Bermedia Sosial : Upaya Pencegahan Cyberbullying Dalam Perspektif Islam Wardatus Sofia; A. Faizul Mubarak
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16905

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia dan menghadirkan tantangan serius bagi lembaga pendidikan dalam membina perilaku bermedia yang selaras dengan nilai moral, adab, dan ajaran agama, khususnya terkait munculnya perilaku cyberbullying di lingkungan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam integrasi Pendidikan Agama Islam dalam pembinaan adab bermedia sosial sebagai upaya pencegahan perilaku cyberbullying dalam perspektif Islam di MAN 1 Probolinggo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan unsur pimpinan madrasah, guru Pendidikan Agama Islam, serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Pendidikan Agama Islam dilaksanakan secara sistematis melalui pembelajaran di kelas, pembiasaan keagamaan, serta kebijakan madrasah yang mendukung penguatan karakter siswa. Nilai-nilai Islam seperti kehati-hatian dalam menyikapi informasi, kejujuran, empati, kesantunan berbahasa, dan tanggung jawab moral ditanamkan melalui materi pembelajaran kontekstual dan kegiatan keagamaan rutin. Integrasi tersebut berdampak pada meningkatnya kesadaran moral siswa dalam bermedia sosial, kemampuan mengendalikan diri, serta kecenderungan untuk menghindari perilaku yang merugikan orang lain di ruang digital. Penelitian ini menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan strategis dalam membentuk adab bermedia sosial siswa secara preventif, berkelanjutan, dan relevan dengan tantangan era digital.
Pemanfaatan Teknologi Digital Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Pesantren Rizki ramadani Dani; A. Faizul Mubarak
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17460

Abstract

Dalam era digitalisasi, pesantren dihadapkan pada tantangan untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses pendidikan tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisional. Penelitian ini mengkaji berbagai aplikasi teknologi digital, seperti platform pembelajaran daring, multimedia interaktif, dan sumber belajar digital, yang berpotensi meningkatkan efektivitas pengajaran. Metode yang digunakan meliputi studi literatur dan analisis kasus penerapan teknologi di beberapa pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital tidak hanya memperluas akses terhadap materi pembelajaran, tetapi juga meningkatkan motivasi siswa dan interaksi antara pengajar dan santri. Oleh karena itu, rekomendasi diberikan agar pesantren secara sistematis mengadopsi teknologi digital sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan responsif terhadap kebutuhan zaman
Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Di Era Modern Ananda Agung Kurniawan; A. Faizul Mubarak
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17461

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan globalisasi memengaruhi perilaku serta cara berpikir siswa, termasuk dalam sikap keagamaan, sehingga menimbulkan tantangan dalam pembentukan karakter religius di sekolah. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter religius siswa di era modern, strategi yang digunakan, serta upaya penyesuaian terhadap perkembangan teknologi dan budaya populer. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di MA Bahrul Ulum. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, kepala madrasah, siswa, dan orang tua, serta dokumentasi program sekolah. Informan dipilih secara purposive, kemudian data dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian siswa memahami ajaran agama secara teoritis, namun belum sepenuhnya menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Media sosial dan budaya digital turut memengaruhi sikap mereka. Guru yang memberikan keteladanan, membiasakan kegiatan religius, menggunakan pendekatan dialogis-reflektif, serta memanfaatkan teknologi secara positif mampu membantu siswa menghayati nilai agama. Dukungan budaya sekolah dan kerja sama dengan keluarga juga berperan penting. Penelitian menyimpulkan bahwa pembentukan karakter religius di era modern memerlukan peran guru yang aktif, adaptif, dan memiliki literasi digital serta menerapkan pembelajaran partisipatif.