Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Sumber Tenaga Lestari (Citylight Apartment) Tangerang Selatan Kusjono, Gatot; Ratnasari, Putri
Jurnal Ilmiah Sumber Daya Manusia Vol 2 No 2 (2019): JENIUS (Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JJSDM.v2i2.2230

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh motivasi dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilaksanakan pada PT Sumber Tenaga Lestari (Citylight Apartement) Tangerang Selatan.            Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan menggunakan metode survey terhadap 80 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan  instrumen yang berbentuk angket. Instrumen dikalibrasi dengan menggunakan validitas butir dan koefisien reliabilitas. Uji persyaratan analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji heteroskedastisitas, dan uji multikolnieritas.  Data penelitian di analisis menggunakan analisa korelasi, determinasi dan regresi linier berganda.Hasil penelitian diperoleh adanya pengaruh yang signifikan antara motivasi dan kompensasi dengan nilai Fhitung (24,518) lebih beasr dari Ftabel (3,11) dengan persamaan regresi berganda Y= 18,523+ 0,487X1+ 0,099X2 , tingkat hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat tergolong kuat dengan koefisien korelasi ry12 = 0,624. Sedangkan konstribusi variabel motivasi dan kompensasi terhadap kinerja karyawan ditunjukkan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 38,9% dan sisasnya sebesar 61,1 % ditentuan variabel lain yang tidak diteliti.variabel lain diluar penelitian ini  Kata Kunci : Motivasi, Kompensasi, dan Kinerja Karyawan.
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DAN KOMPETENSI AUDITOR TERHADAP EFEKTIVITAS AUDIT DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL Ratnasari, Putri; Nurjannah, Rizka Aisyah
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/egq0bf35

Abstract

Era transformasi digital menuntut profesi auditor untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar proses audit tetap relevan, efisien, dan andal. Perubahan ini menjadikan penelitian mengenai pengaruh pemanfaatan teknologi digital dan kompetensi auditor terhadap efektivitas audit semakin penting untuk dilakukan, terutama di wilayah yang sedang berkembang seperti Jayapura, Papua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemanfaatan teknologi digital dan kompetensi auditor, baik secara parsial maupun simultan, berpengaruh terhadap efektivitas audit di era digital. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP), Inspektorat Daerah, dan Satuan Pengawasan Internal (SPI) di Kota Jayapura. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria auditor yang telah memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun dan pernah menggunakan sistem audit berbasis digital. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dan kompetensi auditor berpengaruh positif terhadap efektivitas audit, baik secara individual maupun simultan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan audit di era transformasi digital bergantung pada kemampuan auditor dalam memanfaatkan teknologi secara optimal. Secara teoretis, hasil penelitian ini memperkuat konsep digital competence as an enabler of audit effectiveness, sedangkan secara praktis menjadi dasar bagi lembaga audit untuk meningkatkan pelatihan digital dan pengembangan kompetensi auditor di wilayah timur Indonesia.
PENGARUH AUDIT INTERNAL DAN TRANSPARANSI KEUANGAN TERHADAP AKUNTABILITAS PUBLIK Ratnasari, Putri; Awaliah, Andi Urfia; Una, Bachrudin K.; Septianingsih, Cesilia Arum
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/14r4hm55

Abstract

Akuntabilitas publik merupakan prinsip penting dalam tata kelola sektor publik yang bertujuan untuk memastikan bahwa pengelolaan sumber daya dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Namun, dalam praktiknya masih sering ditemukan berbagai permasalahan dalam pengelolaan keuangan yang dapat menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengawasan yang efektif serta transparansi informasi untuk meningkatkan akuntabilitas publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh audit internal dan transparansi keuangan terhadap akuntabilitas publik pada instansi sektor publik di Kota Jayapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 orang yang terlibat dalam pengelolaan keuangan. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit internal dan transparansi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas publik. Pelaksanaan audit internal yang efektif dapat memperkuat sistem pengawasan serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, sedangkan transparansi keuangan mendorong keterbukaan informasi sehingga masyarakat dapat memantau pengelolaan keuangan organisasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas audit internal dan transparansi pelaporan keuangan dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan akuntabilitas publik serta memperkuat tata kelola organisasi sektor publik.
Exploring the Impact of Auditor Burnout on Job Performance: The Roles of Depersonalisation and Reduced Personal Accomplishment in Jayapura, Papua Ratnasari, Putri; Tandililing, Elia Madatu; Muslimin, Ulfah Rizky
Golden Ratio of Auditing Research Vol. 6 No. 2 (2026): February - June
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grar.v6i2.2047

Abstract

Audit quality plays a critical role in maintaining the credibility of financial statements; however, excessive work pressure may trigger auditor burnout and potentially reduce audit performance quality. This issue is important to examine because burnout affects not only individual auditors but also organisational sustainability and public trust. This study aims to analyse the influence of three burnout dimensions, namely emotional exhaustion, depersonalisation, and reduced personal accomplishment, on job satisfaction, job performance, and turnover intention among auditors. This study adopts a quantitative explanatory design using a cross-sectional survey approach. The research population consists of auditors working in government agencies, state-owned enterprises, and public accounting firms in Jayapura, Papua. A purposive sampling technique was employed, resulting in 100 auditors who met the criterion of having at least one year of audit experience. Data were collected using a structured questionnaire with a four-point Likert scale and analysed using canonical correlation analysis to examine the simultaneous relationship between burnout dimensions and work outcomes. The results indicate that emotional exhaustion does not have a significant relationship with job satisfaction, job performance, or turnover intention. In contrast, depersonalisation shows a significant relationship with job performance and turnover intention, while reduced personal accomplishment is significantly related to job performance but not to job satisfaction or turnover intention. Overall, depersonalisation emerges as the most influential burnout dimension affecting auditors’ work outcomes. The findings highlight the importance of organisational policies aimed at reducing depersonalisation through social support mechanisms, fostering a collaborative work environment, and strengthening recognition systems and competency development programmes to enhance auditors’ sense of personal accomplishment and performance.