Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Model Bisnis Toko Uncommon Menggunakan Pendekatan Business Model Canvas Prakoso, Aditya Bagus; Praptono, Budi; Dellarosawati, Maria
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toko Uncommon bergerak pada industripakaian jadi. Toko Uncommon mengalami penurunanpendapatan dibandingkan bulan sebelumnya. Hal inidisebabkan oleh persaingan yang semakin ketat, kurangnyapemanfaatan teknologi dan promosi, dan perubahanlingkungan yang tidak biasa. Karena masalah ini, model bisnisUncommon akan dievaluasi dan model bisnis usulan akandibuat. Perancangan Model bisnis akan dilakukan denganmenggunakan Business Model Canvas. Untuk melakukanperancangan dan evaluasi dibutuhkan 3 data. Data yangpertama ialah data model bisnis saat ini. Data kedua yaitucustomer profile. Ketiga ialah data analisis lingkungan bisnisdidapatkan dengan cara mencari referensi di internet dan studiliteratur. Ketiga data ini digunakan untuk menganalisis SWOTdan membuat usulan strategi yang dapat diterapkan oleh tokoUncommon. Langkah selanjutnya yaitu membuat fit valueproposition canvas dengan mencocokan antara value map dancustomer profile yang telah ada, dilanjutkan dengan prosespengembangan dan pemetaan business model canvas untukUncommon. Hasil evaluasi untuk Toko Uncommon adalahmelakukan perluasan segmen pelanggan business to business,menciptakan pelayanan yang responsif dan merancang strategiuntuk brand activation dan mengikuti pameran. Menciptakanatau membuat tempat produksi sendiri agar dapatmewujudkan business to business. Membuka offlinestore/kantor. Meningkatkan dan menciptakan alur distribusiteknologi seperti penambahan penggunaan marketplace untukmemaksimalkan kinerja dan penjualan. Kata kunci — Model bisnis, Business Model Canvas,Toko Uncommon
Perancangan Perbaikan Program Komunikasi Pemasaran Pada Media Sosial Instagram Thrifttymoon Dengan Menggunakan Metode Benchmarking Qumairi, Nadhilah Nurul; Praptono, Budi; Idawicaksakti , Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thrifttymoon merupakan online shop yangbergerak di bidang thrifting, khususnya pakaian wanita, denganmenawarkan berbagai model busana yang mengadopsi outfitkorean style, trendy, dan elegan. Thrifttymoon memiliki kendaladalam mencapai target penjualannya, akibat dari rendahnyabrand awareness masyarakat terhadap Thrifttymoon. Penelitiakan melakukan perancangan perbaikan program komunikasipemasaran pada Thrifttymoon menggunakan metodebenchmarking dan tools Analytical Hierarchy Process (AHP).Dalam struktur hirarki, terdapat lima kriteria yang berkaitandengan media sosial Instagram, masing-masing kriteria tersebutmemiliki tiga sub kriteria yang akan digunakan sebagai acuanuntuk perancangan perbaikan program komunikasipemasaran, dan terdapat tiga alternatif partner benchmark.Benchmarking digunakan untuk mengidentifikasi gap padaInstagram partner benchmark terpilih. Penelitian menghasilkanurutan tingkat prioritas dalam perbaikan program komunikasipemasaran Instagram Thrifttymoon, namun pada penelitiantidak semua sub kriteria memiliki gap dengan mitra benchmark,karena beberapa diantaranya telah dilakukan olehThrifttymoon. Oleh karena itu, hasil urutan kriteria dan subkriteria Instagram pada penelitian ini adalah feeds, dengan subkriteria intensitas unggahan dan variasi konten, reels dengansub kriteria konten visual dan konsistensi unggahan kemudianstories dengan sub kriteria updated, interaktif dan daya tarik. Kata kunci— Komunikasi pemasaran, media sosialInstagram, Analytical Hierarchy Process (AHP), Benchmarking
Perancangan Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Pendapatan ByAyussa Menggunakan Metode QSPM Rachman, Arief; Idawicaksakti , Maria Dellarosawati; Praptono, Budi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Situasi pascapandemi COVID-19 berangsurangsur kembali normal. Pandemi COVID-19 telah berdampakpada banyak sektor dan subsektor perekonomian global.Penurunan daya beli suatu produk terlihat di kalanganmasyarakat di seluruh dunia saat mereka bersiap menghadapikemungkinan terburuk pada saat itu. Negara-negaramengambil langkah-langkah untuk memperkuat perekonomianmereka agar bisa pulih lebih cepat dari pandemi yang dialami.Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) termasuk sektoryang terkena dampak pandemi COVID-19. ByAyussamerupakan UMKM yang bergerak di bidang industri Makanandan Minuman. ByAyussa fokus menjual nasi bakar sebagaimenu utamanya, dan juga menawarkan makanan lain sepertiGyu Don, bihun goreng dadakan, nasi campur Bali, dan masihbanyak lagi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untukmengetahui mengapa ByAyussa sering gagal mencapai targetpenjualan bulanannya. Untuk mengatasi permasalahan yangdihadapi ByAyussa, digunakan metode analisis SWOT(Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan QSPM(Quantitative Strategic Planning Matrix). Analisis SWOTdilakukan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yangmempengaruhi kinerja ByAyussa. Keunggulan ByAyussadiketahui antara lain penggunaan bahan-bahan lokal danorganik, menu yang beragam, serta pengelolaan keuangan yangbaik. Namun ada juga kelemahannya, seperti rendahnyakesadaran merek dan keterlibatan pelanggan yang tidakkonsisten. Analisis eksternal mengungkap peluang sepertimeningkatnya tren makanan sehat dan permintaan bahanbahan sehat. Di sisi lain, terdapat ancaman, antara lainpersaingan yang ketat dan permintaan konsumen yangberubah-ubah. Berdasarkan analisis yang dilakukan, metodeQSPM digunakan untuk memprioritaskan alternatif strategi.Strategi yang dipilih bertujuan untuk mengatasi kelemahan,memaksimalkan peluang yang ada, dan memitigasi ancamanterhadap ByAyussa. Strategi tersebut antara lain penetrasipasar melalui upaya pemasaran, memaksimalkan keterlibatanpelanggan melalui program loyalitas, meningkatkan kegiatanpromosi untuk menjangkau lebih banyak konsumen,berkolaborasi dengan influencer lokal yang selaras denganByAyussa, memperkuat kampanye pemasaran untukmenunjukkan manfaat penggunaan bahan-bahan lokal danorganik, serta tetap responsif terhadap tuntutan konsumen.Strategi yang dirumuskan diharapkan dapat memberikankontribusi terhadap penjualan ByAyussa, memperluas pangsapasar, dan memperkuat posisinya dalam persaingan industri.ByAyussa sebaiknya mempertimbangkan penerapan strategitersebut sambil memantau tren pasar dan preferensi konsumenagar mudah beradaptasi dan tetap kompetitif di masa depan. Kata Kunci - ByAyussa, Kinerja Penjualan, Analisis SWOT, QSPM, Rekomendasi Strategis