Abdul Wahid Nuruddin
Universitas PGRI Ronggolawe

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMASI DUMP TRUCK DENGAN METODE KAPASITAS PRODUKSI DAN TEORI ANTRIAN PADA TAMBANG BATU KAPUR DI PT. BIO ALAM INDONESIA PERSADA Kresna Oktafianto; Sofyan Yoga Pradana; Abdul Wahid Nuruddin
MathVisioN Vol 2 No 2 (2020): September 2020
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.875 KB)

Abstract

Pada penambangan batu kapur peralatan mekanis untuk pemuatan dan pengangkutan merupakan faktor yang sangat penting dalam operasional produksi pertambangan. Pada PT Bio Alam Indonesia Persada sebagai perusahaan pertambangan dengan menggunakan sistem tambang terbuka (open pit). Dalam proses penambangan batu kapur untuk mengetahuinilai produksi dan kinerja alat mekanis yang optimal serta meminimalkan kendala yang terjadi.Untuk meningkatkan nilai produksi perlu adanya perhitungan mengenai optimasi excavator dan dump truckdengan metode kapasitas produksi dan teori antrian . Tujuan metode tersebut untuk menentukan jumlah dump truck yang optimal dalam proses penambangan batu kapur. Penelitian ini mengambil pada 2 lokasi tambang PT Bio Alam Indonesia Persada pada Blok Bio 1 dengan 1 unit excavator dan 5 unit dump truck serta Blok Bio 2 dengan 1 unit excavator dan 5 unit dump truck. Berdasrakan hasil perhitungan simulasi, jumlah dump truck yang telah didapatkan dengan metode kapasitas produksi dan teori antrian didapatkan hasil perhitungan untuk metode kapasitas produksi pada Blok Bio 1 menggunakan 1 unit excavator komatsu PC 200 dan 6 unit dump truck mitsubishi canter 130 dan Blok Bio 2 menggunakan 1 unit excavator komatsu PC 200-01 dan 7 unit dump truck mitsubishi canter 130. Sedangkan untuk metode teori antrian didapatkan hasil pada Blok Bio 1 menggunakan 1 unit excavator komatsu PC 200-02 dan 5 unit dump truck mitsubishi canter-01 dan pada Blok Bio 2 menggunakan 1 unit excavtor komatsu PC 200dan 5 unit dump truck mitsubishi canter pada operasional penambangan batu kapur.
Upaya Peningkatan Penjualan Beras Leran Melalui Pengemasan Dan Labeling Ahmad Zaenal Arifin; Sriwulan Sriwulan; Nia Nurfitria; Kuntum Febriyantiningrum; Susanti Dhini Anggraini; Abdul Wahid Nuruddin
Jurnal ABDILAWE Vol 3 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas PGRI Ronggolawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/as.v3i1.950

Abstract

Pengemasan dan labeling menjadi hal penting dalam proses pemasaran suatu produk, termasuk beras kemas. Kemasan dapat mempengaruhi kualitas produk serta keputusan konsumen dalam membeli suatu produk. Sementara labeling akan memberikan informasi yang jelas tentang produk yang ditawarkan. Dengan demikian pemilihan desain kemasan dan pemberian label pada suatu produk menjadi penting sebagai Upaya untuk meningkatkan penjualan suatu produk. Namun, mitra dalam kegiatan ini menjual produk beras “Leran” dalam kemasan plastik polos tanpa label dan identitas produk. Sementara di Desa Leran Wetan dan Leran Kulon sendiri ditemui banyak pedagang beras yang sudah memiliki kemasan dengan desain menarik dan label produk. Hal ini menjadikan tingkat penjualan produk mitra rendah, selain karena kompetisi tinggi juga dikarenakan produk mitra belum memiliki branding sehingga tidak dikenal oleh konsumen. Oleh karenanya dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan Upaya untuk meningkatkan tingkat penjualan produk mitra melalui pembuatan kemasan dan label pada produk mitra, agar dapat lebih dikenal oleh konsumen. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan, dimana dalam kegiatan tersebut dilakukan transfer Ipteks kepada mitra terkait pembuatan desain kemasan dan labeling dan pendampingan dalam pemasaran produk untuk meningkatkan tingkat penjualan produk mitra. Hasil yang diperoleh dari program ini penjualan produk mitra mengalami peningkatan sebesar 10% pada bulan pertama, kemudian pada bulan kedua dan ketiga meningkat sebanyak 15%, dan pada bulan keempat meningkat sebanyak 62%. Dengan demikian adanya kemasan yang menarik dan label produk yang jelas efektif dalam meningkatkan penjualan beras Leran.