Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KOMUNIKASI EMPATI PENGASUH DALAM POLA PENGASUHAN ANAK TERLANTAR DI PANTI SOSIAL PENGASUH ANAK (PSPA) KOTA PEKANBARU Nova Yohana; Rum yeni; Zalaila Sudarningsih; Salsa bila
Jurnal Ranah Komunikasi Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Ranah Komunikasi (JRK)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.37 KB) | DOI: 10.25077/rk.5.2.145-151.2021

Abstract

The orphanage is a place where neglected children receive their physical needs, such as a place to live, as well as their spiritual needs, which are met by foster parents or caregivers. Caregivers can act as parents by providing neglected children with attention, affection, and a sense of security at the Pekanbaru City Social Care Center (PSPA), which is fully supervised by the Riau Province Social Service. Parenting neglected children is based on empathic communication. The purpose of this research is to determine the affective and cognitive aspects of empathic communication that occurs between caregivers and neglected children in the formation of an attitude of independence at the UPT Panti Social Caregivers (PSPA) Pekanbaru City. This is a qualitative research method with a humanistic perspective. Data for this study were gathered through observation, interviews, and documentation. Data reduction, data presentation, and conclusions were used in technical data analysis. Participation extension and triangulation are used in the data validity technique. The finding showed that the affective aspect of empathic communication used by caregivers to foster the independence attititude of abandoned children was founded on deep feelings, sympathy and empathy, and a sense of care. Cognitive aspects of empathic communication between caregivers and abandoned children are formed through good relationships and the nature of similarity. Caregivers have a big responsibility in protecting abandoned children in social institutions so that they can be independent.
BENTUK (WAZAN), KATEGORI DAN FUNGSI SINTAKTIS PARTISIPEL AKTIF (ISIM FA:’IL) DALAM SURAT ASY-SYU’ARA': Kajian Morfosintaksis Bahasa Arab Salsa Bila; Gina Najjah Hajidah; Anwar Rudi
BARA AJI: Jurnal Keilmuan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol 2 No 01 (2024): Bara Aji: Jurnal Keilmuan Bahasa Arab dan Pengajarannya
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asy-Syu’ara' adalah salah satu surah yang memiliki banyak pola partisipel aktif sehingga menawarkan kesempatan unik untuk meneliti variasi penggunaan partisipel aktif dalam konteks dan fungsi yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berfokus pada kajian morfosintaktis partisipel aktif dalam surah Asy-Syu’ara'. Dalam melakukan penelitian, peneliti menggunakan teori Ma’shum (n.d.) dalam pengklasifikasian pola partisipel aktif; teori Ryding (2005) mengenai fungsi (kategori sintaktis) partisipel aktif bahasa Arab, serta menggunakan teori yang dikemukakan oleh Verhaar (1999) mengenai fungsi sintaksis. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat 85 data partisipel aktif di dalam surah Asy-Syu’ara'. Semua data tersebut berasal dari verba trikonsonantal, yaitu pola I فَاعِل /fa:’il/, pola IV مُفعِل /muf’il/, pola VII مُنفَعِل /munfa’il/, pola VIII مُفتَعِل /mufta’il/, dan pola X مُستَفعِل /mustaf’il/. Partisipel aktif kategori nomina merupakan data yang paling banyak peneliti temukan di dalam surah Asy-Syu’ara' dibandingkan kategori lainnya. Penelitian ini dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut mengenai partisipel aktif bahasa Arab, dan dapat bermanfaat dalam bidang penerjemahan.
Tanggung Jawab Hukum Direksi Dalam Perseroan Terbatas Menurut Perspektif Hukum Dagang Indonesia Alya Rahmah Afifah; Khabilla Nugraha; Enjum Jumhana; Ernawati; Ashrotunnisa; Puspita Rahayu; Salsa Bila
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3990

Abstract

Direksi merupakan organ perseroan terbatas yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab penuh atas pengurusan perusahaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Dalam praktik hukum dagang, tanggung jawab hukum direksi menjadi isu penting ketika terjadi kerugian perseroan akibat kesalahan atau kelalaian dalam pengelolaan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan batas tanggung jawab hukum direksi dalam perseroan terbatas menurut perspektif hukum dagang Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi kepustakaan terhadap buku serta jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab hukum direksi dapat bersifat pribadi maupun kolektif apabila terbukti terdapat unsur kesalahan, kelalaian, atau pelanggaran terhadap prinsip fiduciary duty dan duty of care. Namun demikian, direksi dapat dibebaskan dari tanggung jawab hukum apabila mampu membuktikan bahwa pengurusan dilakukan dengan itikad baik, penuh kehati-hatian, serta sesuai dengan prinsip business judgment rule dan good corporate governance.