Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI INTEGRITAS DALAM PELAYANAN HAMBA TUHAN Malik Malik
Sesawi Vol 4, No 2 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v4i2.124

Abstract

Penelitian ini berbicara tentang integritas diri seorang hamba Tuhan dalam pelayanan.  Beberapa fenomena yang berkembang saat ini bahwa tidak sedikit hamba Tuhan yang jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan oleh karena tidak memiliki fondasi yang kuat dalam membangun dan mempertahankan integritas mereka.  Dengan integritas yang kuat dan kokoh akan menjadikan pelayanan seorang hamba Tuhan dapat bersikap arif dan bijaksana sambil terus mengarahkan orang lain semakin mencintai Tuhan dan melayani-Nya. Peneliti menggunakan metode analisis dari setiap pendapat ahli untuk menemukan maksud penelitian ini. Hasil dari penelitian ini, maka integritas itu dapat menghasilkan responsilbilty, kredibililtas, kualitas dan akuntabilitas. Sebagai kesimpulan dari penelitian ini bahwa implementasi integritas hamba Tuhan dalam pelayanan sangatlah penting untuk diperhatikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kembali tentang jati diri seorang hamba Tuhan yang seyogyanya memiliki integritas yang benar, kuat serta setia melayani Tuhan. Oleh sebab itu sangat diperlukan membangun serta mengimplementasikan integritas yang benar di atas dasar firman Tuhan dan hidup dalam doa. Hidup dalam kesetiaan sesuai dengan hati nurani yang murni, berani berkata tidak kepada dosa serta memiliki kehidupan yang handal
AKTUALISASI NILAI MISI DALAM DINAMIKA BUDAYA PADA KELUARGA KRISTEN DI MENTAWAI: Indonesia Malik Malik; Mesal Mesal; Hasahatan Hutahaean; Immerius Sakerebau
Manna Rafflesia Vol. 10 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38091/man_raf.v10i1.342

Abstract

This study discusses the importance of involving all congregation members in carrying out missions. The involvement of church members begins with the Christian family knowing the values of the mission. This is inseparable from how Christian leaders apply it in ministry. The purpose of the study was to explain the application of mission values in Christian families in Mentawai, by considering the condition of diversity that continues to grow in culture, religion, and tribe in Mentawai, West Sumatra. The method used is qualitative by collecting data from the literature. The results of the study found that the application of mission values in the Christian family can be made by being a bearer of good news, being a congregation of disciples, being a congregation that grows in teaching, and being a congregation that supports missions. The diversity of cultures, religions, and tribes in Mentawai can trigger the enthusiasm and persistence of the Church, both GKPM and other churches that serve there.
Kekuatan Injil di Era Digital: Tafsir Teologis Roma 1:16–17 tentang Iman Kristen Masa Kini Malik Bambangan; Yarnida Gulo
Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 6, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46305/im.v6i2.391

Abstract

This study discusses the implementation of Christian faith in the digital era. This digital era is full of increasingly rapid technological advances where artificial intelligence dominates human activities. This presents both a challenge and an opportunity for Christians to embody their faith in the world. True Christian faith will be tested by difficult times and calm times. These difficult and calm times will determine the purpose and direction of a Christian's faith in facing them. True Christian faith will persist in any situation, no matter how great the challenge. Thus, true faith can be applied in the lives of Christians in the digital era. The purpose of this study is to determine how Christians implement Christian faith in this digital era by referring to Romans 1:16-17 as its theological foundation. The method used in this study is a qualitative method with an interpretive approach to Romans 1:16-17 implemented in Christian life in the digital era. The results are: living in obedience, having a true knowledge of God, believing in God and His Word, and having a certain hope in Christ. This study concludes that Christian faith can be implemented in the lives of believers through obedience to the Word and continued faith and hope in Christ. AbstrakPenelitian ini berbicara tentang implementasi iman orang Kristen di era digital.  Era digital ini penuh dengan kemajuan tekhnologi yang semakin pesat dimana kecerdasan buatan manusia mendominasi aktivitas manusia.  Hal ini merupakan tantangan sekaligus menjadi peluang bagi orang Kristen dalam mengejawantahkan imannya pada dunia.  Iman Kristen yang sejati akan teruji oleh masa yang sulit maupun masa yang tenang.  Pada masa yang sulit dan tenang ini akan menentukan tujuan dan arah iman orang Kristen dalam menghadapinya.  Iman Kristen yang sejati akan tetap bertahan pada situasi bagaimanapun besarnya tantangan tersebut.  Dengan demikian iman sejati tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan orang Kristen di era digital.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi iman Kristen di era digital ini bagi orang Kristen dengan mengacu kepada Roma 1:16-17 sebagai landasan teologisnya.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan interpretasi surat Roma 1:16-17 yang diimplementasikan dalam kehidupan Kristen di era digital.  Sebagai hasilnya adalah; hidup dalam ketaatan, memiliki pengetahuan yang benar akan Allah, percaya kepada Allah dan Firman-Nya, serta memiliki pengharapan yang pasti dalam Kristus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa iman Kristen dapat diimplementasikan dalam kehidupan orang percaya dengan ketaatan pada firman serta tetap beriman dan berpengharapan pada Kristus.