Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional MIPA

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PETA ARGUMEN TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA Redhana, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan menyelidiki pengaruh model pembelajaran berbasis peta argumen (MPBPA) terhadap hasil belajar siswa SMA. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Singaraja. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPA1 dan XI IPA2 SMA Negeri 2 Singaraja, masing-masing sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Pada kelompok eksperimen diterapkan model pembelajaran berbasis peta argumen, se-dangkan pada kelas kontrol diterapkan model pembelajaran langsung. Data yang dikum-pulkan dalam penelitian ini adalah skor hasil belajar siswa yang dianalisis dengan statistik ANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis peta argumen lebih baik daripada model pembelajaran langsung dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dari hasil penelitian ini dapat direkomendasikan kepada guru-guru kimia agar menerapkan model pembelajaran berbasis peta argumen dalam mengajarkan mata pelajaran kimia.
Validitas dan Reliabilitas Tes Keterampilan Berpikir Kritis Tipe B Redhana, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan validitas dan reliabilitas tes keterampilan berpikir kritis tipe B yang dapat digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa SMA. Untuk itu, tes diuji pada tiga SMA yang ada di Provinsi Bali. Sampel dipilih dengan teknik multistage cluster sampling. Jumlah sampel siswa yang terlibat pada uji tes ini sebanyak 90 orang. Uji tes ini menghasilkan 32 butir soal valid dari 50 butir soal dengan nilai validitas 0,209 – 0,588 dan reliabilitas tes sebesar 0,802. Ketiga puluh dua butir tes dapat digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis untuk tingkat SMA.Kata kunci: validitas, reliabilitas, tes, berpikir kritis
MISKONSEPSI SISWA PADA TOPIK HIDROKARBON Redhana, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2011
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Telah dilakukan penelitian studi kasus untuk mendeskripsikan miskonsepsi siswa pada topik hidrokarbon. Penelitian dilakukan di salah satu SMA yang ada di Kabupaten Buleleng Propinsi Bali dengan melibatkan sebanyak 28 orang siswa yang berasal dari salah satu kelas. Proses pembelajaran direkam dengan audiotape dan hasil rekamannya dibuat transkripsi. Konsepsi siswa kemudian ditelusuri dengan tes diagnostik dan wawancara. Hasil-hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: (1) isomer-isomer mempunyai massa relatif yang berbeda; (2) isomer-isomer mempunyai sifat fisika dan kimia sama; (3) dalam molekul etena, atom C yang satu bermuatan positif dan atom C yang lain bermuatan negatif sehingga kejenuhan atom C tidak sama; dalam molekul HCl, atom H bermuatan positif dan atom Cl bermuatan negatif; pada reaksi adisi, atom H akan bergabung dengan atom C yang bermuatan negatif, sedangkan atom Cl akan bergabung dengan atom C yang bermuatan positif; (4) makin tinggi titik didih dan massa molar suatu zat, makin mudah zat tersebut menguap; (5) pada reaksi substitusi metana dengan gas klor, atom H yang bermuatan positif diganti oleh atom Cl yang bermuatan positif; (6) atom H dalam metana dapat diganti oleh atom H yang derajatnya lebih tinggi; (7) bensin mudah meledak dan terbakar karena titik didihnya tinggi; (8) kerangka karbon bercabang lebih mudah diuraikan oleh mikroorganisme daripada kerangka karbon lurus; dan (9) pesawat jet menggunakan bahan bakar minyak tanah
Profil Model Mental Siswa SMA Kelas XI tentang Stoikiometri Suja, I Wayan; Redhana, I Wayan; Kunde, Gede Jody Wikranta
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan profil model mental siswa tentang Stoikiometri. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Laboratorium Undiksha pada semester genap tahun ajaran 2017/2018, sebanyak 42 orang. Data dikumpulkan melalui tes model mental dua tingkat, yang terdiri atas bagian isi (level makroskopis kimia) berupa pilihan ganda, serta bagian alasan (level submikroskopis dan simbolik) berupa tes uraian. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan hanya 20,48% konsep-konsep stoikiometri dikuasai oleh siswa dalam bentuk model konseptual, sedangkan sisanya: 0,95% tidak mendapatkan respons, 26,91% mengalami miskonsepsi khusus, dan 51,67% % benar sebagian (tidak utuh). Data tersebut menunjukkan model mental siswa kelas XI tentang stoikiometri sebagian besar dalam bentuk model mental alternatif.Kata-kata kunci: profil model mental, tiga level kimia, stoikiometri
KEUNGGULAN KOMPARATIF BUKU TEKS PELAJARAN IPA SMP BERBASIS ARGUMEN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Redhana, I Wayan; Bestari, Nyoman Diah Devi
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan (1) perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan buku teks pelajaran IPA SMPKurikulum 2013 dan buku teks pelajaran IPA SMP berbasis argumen. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent pretest-postest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMP Negeri 4 Singaraja yang terdiri atas 11 kelas. Sampel penelitian diambil dengan teknik clusterrandom sampling. Sampling menghasilkan dua kelas, yaitu kelas VIIA1 dan kelas VIIA2.Kedua kelas ini diundi untuk menentukan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil pengundian adalah kelas VIIA1 sebagai kelas eksperimen, sedangkan kelas VIIA2 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diterapkan buku teks pelajaran IPA SMP berbasis argumen, sedangkan pada kelas kontrol diterapkan buku teks pelajaran IPA SMPKurikulum 2013.Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajarsiswa kelas eksperimen berbeda signifikan dengan skor rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol. Dari skor rata-rata hasil belajar siswa tampak bahwa hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik daripada hasil belajar siswa kelas kontrol. Kata-kata Kunci: argumen, buku teks pelajaran IPA, hasil belajar AbstractThis study was aimed to describe and explain (1) differences of students’ learning achievement using argument-based-science-textbook and curriculum 2013-science-textbook for junior high school. Type of the study was quasi experiment with nonequivalent pretest-postest control group design. Population of the study was the seventh grade students of SMP Negeri 4 Singaraja having 11classes. Samples of the study were chosen by cluster random sampling techniques. The sampling produced two parallel classes, that was class VIIA1 and VIIA2 and both were lotteried to determinea control and an experimental class.Results of the lottery were class VIIA1 as the control class, whereas class VIIA2 as the experimental class. The experimental class was taught using argument-based-science textbook, whereas the control class was taught using curriculum 2013-science-textbook. Results of the study showed that the average score of learning achievement of the experimental class was significant difference from the average score of learning achievement of the control class. From the average scores, it could be concluded that the average score of learning achievement of the experimental class was higher than that of the control class. Keywords: argument,science textbook, learning achievement
MENYIAPKAN LULUSAN FMIPA YANG MENGUASAI KETERAMPILAN ABAD XXI Redhana, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abad XXI merupakan abad pengetahuan yang mendorong perkembangan teknologi. Perkembangan ini menyebabkan perubahan yang sangat cepat dalam segala aspek kehidupan dan dunia kerja serta menimbulkan ketidakpastian di masa depan yang harus diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, peserta didik harus dibekali dengan sejumlah keterampilan agar mampu menghadapi perubahan dan berbagai jenis tantangan di abad ini. Keterampilan yang diperlukan adalah keterampilan abad XXI yang meliputi keterampilan belajar dan inovasi, keterampilan informasi, media, dan teknologi, serta keterampilan hidup dan karir. Keterampilan belajar dan inovasi meliputi berpikir kritis dan pemecahan masalah, komunikasi dan kolaborasi, serta kreativitas dan inovasi. Keterampilan informasi, media, dan teknologi meliputi literasi informasi, literasi media, serta literasi teknologi, informasi, dan komunikasi. Sementara itu, keterampilan hidup dan karir meliputi fleksibilitas dan adaptibilitas, inisiatif dan pengarahan diri, keterampilan sosial dan lintas budaya, produktivitas dan akuntabilitas, serta kepemimpinan dan tanggung jawab. Untuk menguasai keterampilan-keterampilan tersebut, inovasi pembelajaran perlu dilakukan. Sejumlah pembelajaran mampu mengembangkan keterampilan-keterampilan tersebut. Beberapa di antaranya adalah pembelajaran berbasis permainan, pembelajaran berbasis projek, pembelajaran berbasis masalah, dan pembelajaran berbasis argumen. Model-model pembelajaran ini dapat diterapkan di FMIPA, khusus FMIPA Undiksha, untuk menyiapkan lulusan yang mampu berkompetisi di abad XXI.Kata-kata kunci: keterampilan abad XXI, berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas
IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA BERBAHAYA YANG DIGUNAKAN DALAM PRAKTIKUM KIMIA SMA Redhana, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis bahan-bahan kimia berbahaya dan mengidentifikasi bahan-bahan kimia berbahaya yang digunakan pada praktikum kimia SMA serta efek yang ditimbulkan. Penelitian dilakukan melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan-bahan kimia berbahaya meliputi bahan kimia yang bersifat eksplosif, oksidator, mudah menyala, korosif, menyebabkan iritasi, berbahaya bagi lingkungan, toksik, berbahaya terhadap pernafasan, dan dapat ditekan (gas yang mudah meledak). Bahan-bahan kimia berbahaya yang umumnya digunakan pada praktikum kimia SMA antara lain adalah larutan NaOH, HCl, H2SO4, HNO3, CuSO4, NH4OH, NH4Cl, Na2S2O3, H2C2O4, KMnO4, KSCN, FeCl3, CH3COOH, CH3COONa, Pb(NO3)2, KI, dan K2CrO4. Efek yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya ini adalah menyebabkan iritasi atau korosif pada mata, kulit, saluran pencernaan, dan saluran pernafasan, luka bakar, dermatitis, sakit kepala, pusing, koma, muntah, diare, kebutaan, gangguan saraf, keracunan, kanker, kegagalan pada sistem peredaran darah, ginjal, pankreas, hati, paru-paru, dan merusak organ. Untuk itu, baik guru maupun siswa harus menggunakan pelindung serta mengambil larutan yang beruap atau melakukan reaksi kimia yang menghasilkan uap atau gas berbahaya di lemari asam/asap
KIMIA HIJAU DALAM PRAKTIKUM LAJU REAKSI Redhana, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis bahan-bahan yang aman bagi manusia dan ramah bagi lingkungan pada praktikum laju reaksi. Studi ini dilakukan dengan mengkaji literatur dan mengeksplorasi gagasan yang terkait dengan praktikum kimia ramah lingkungan. Ada empat jenis praktikum yang dilakukan pada topik laju reaksi, yaitu: pengaruh luas permukaan, konsentrasi, suhu, dan katalis masing-masing terhadap laju reaksi. Pada praktikum pengaruh luas permukaan terhadap laju reaksi, bahan-bahan yang dapat digunakan adalah tablet efervesen (dalam bentuk utuh dan butiran dengan massa yang sama) dan air. Pada pengaruh konsentrasi dan suhu masing-masing terhadap laju reaksi, bahan-bahan yang dapat digunakan tablet vitamin C, iodium tincture, hidrogen peroksida, dan pati. Sementara itu, pada praktikum pengaruh katalis terhadap laju reaksi, bahan-bahan yang dapat digunakan adalah hidrogen peroksida dan kentang. Bahan-bahan ramah lingkungan ini menggantikan bahan-bahan kimia pada praktikum tradisional, seperti larutan HCl, Na2S2O3, dan FeCl3 yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan.Kata-kata kunci: bahan kimia berbahaya, bahan ramah lingkungan, praktikum kimia hijauAbstract: This study aimed at describing and analyzing materials being safe for human and friendly for environment at chemical rate practicum. The study was conducted by reviewing references and exploring ideas related to the environmentally friendly chemistry practicum. There were four topics of chemical rate practicum, namely: the effect of surface area, concentration, temperature, and catalyst toward the chemical rate, respectively. At the effect of surface area of reactans toward the chemical rate, materials being used were effervescent tablet (in form of chunks and granules at the same mass) and aquadest. At the effect of concentration of reactans and temperature toward the chemical rate, respectively, materials being used were vitamin C tablets, tincture of iodine, hydrogen peroxide, and starch. Meanwhile, at the practicum of the effect of catalyst toward the chemical rate, materials being used were hydrogen peroxide and potato. These materials replaced chemicals used in the traditional practicum, such as solution of HCl, Na2S2O3, and FeCl3 being dangerous to the human and environment.Keywords: hazardous chemicals, environmentally friendly materials, green chemistry practicum
MISKONSEPSI SISWA PADA TOPIK HIDROKARBON I Wayan Redhana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2011
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Telah dilakukan penelitian studi kasus untuk mendeskripsikan miskonsepsi siswa pada topik hidrokarbon. Penelitian dilakukan di salah satu SMA yang ada di Kabupaten Buleleng Propinsi Bali dengan melibatkan sebanyak 28 orang siswa yang berasal dari salah satu kelas. Proses pembelajaran direkam dengan audiotape dan hasil rekamannya dibuat transkripsi. Konsepsi siswa kemudian ditelusuri dengan tes diagnostik dan wawancara. Hasil-hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: (1) isomer-isomer mempunyai massa relatif yang berbeda; (2) isomer-isomer mempunyai sifat fisika dan kimia sama; (3) dalam molekul etena, atom C yang satu bermuatan positif dan atom C yang lain bermuatan negatif sehingga kejenuhan atom C tidak sama; dalam molekul HCl, atom H bermuatan positif dan atom Cl bermuatan negatif; pada reaksi adisi, atom H akan bergabung dengan atom C yang bermuatan negatif, sedangkan atom Cl akan bergabung dengan atom C yang bermuatan positif; (4) makin tinggi titik didih dan massa molar suatu zat, makin mudah zat tersebut menguap; (5) pada reaksi substitusi metana dengan gas klor, atom H yang bermuatan positif diganti oleh atom Cl yang bermuatan positif; (6) atom H dalam metana dapat diganti oleh atom H yang derajatnya lebih tinggi; (7) bensin mudah meledak dan terbakar karena titik didihnya tinggi; (8) kerangka karbon bercabang lebih mudah diuraikan oleh mikroorganisme daripada kerangka karbon lurus; dan (9) pesawat jet menggunakan bahan bakar minyak tanah
IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA BERBAHAYA YANG DIGUNAKAN DALAM PRAKTIKUM KIMIA SMA I Wayan Redhana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis bahan-bahan kimia berbahaya dan mengidentifikasi bahan-bahan kimia berbahaya yang digunakan pada praktikum kimia SMA serta efek yang ditimbulkan. Penelitian dilakukan melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan-bahan kimia berbahaya meliputi bahan kimia yang bersifat eksplosif, oksidator, mudah menyala, korosif, menyebabkan iritasi, berbahaya bagi lingkungan, toksik, berbahaya terhadap pernafasan, dan dapat ditekan (gas yang mudah meledak). Bahan-bahan kimia berbahaya yang umumnya digunakan pada praktikum kimia SMA antara lain adalah larutan NaOH, HCl, H2SO4, HNO3, CuSO4, NH4OH, NH4Cl, Na2S2O3, H2C2O4, KMnO4, KSCN, FeCl3, CH3COOH, CH3COONa, Pb(NO3)2, KI, dan K2CrO4. Efek yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya ini adalah menyebabkan iritasi atau korosif pada mata, kulit, saluran pencernaan, dan saluran pernafasan, luka bakar, dermatitis, sakit kepala, pusing, koma, muntah, diare, kebutaan, gangguan saraf, keracunan, kanker, kegagalan pada sistem peredaran darah, ginjal, pankreas, hati, paru-paru, dan merusak organ. Untuk itu, baik guru maupun siswa harus menggunakan pelindung serta mengambil larutan yang beruap atau melakukan reaksi kimia yang menghasilkan uap atau gas berbahaya di lemari asam/asap
Co-Authors ., I Putu Hendra Eka Geminiawan A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika Achmad Samsudin Amallia Nugrahaeni Anak Agung Inten Paraniti Anak Agung Istri Brahmani Prita Dewi Anak Agung Sagung Krisna Darmawati Apriadi, Ni Ngh. Sangging Ayu Sri Wahyuni Bestari, Nyoman Diah Devi Cantik Azzaroiha Casmini, Ni Luh Dadi, I Ketut Dasi, Ni Made Ayu Hari Laksmi Dewi Dewa Ketut Rama Berlian Nandana Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr. Ida Bagus Nyoman Sudria,M.Sc . Drs.Ngadiran Kartowasono, M.Pd. . Dwi Harkita Ningrum Dwipayana, Putu Agus Putra Frieda Nurlita Frieda Nurlita Gede Jody Wikranta Kunde Geminiawan, I. P. Hendra Eka Geminiawan, I. P. Hendra Eka Hantari, Ida Ayu Putu Surya Heron Hidayat, I. I G. A. A. Dyah Armayanti I Kadek Arisujarnata I Ketut Artawan I Ketut Dadi I Ketut Suma I Made Arya Kartawan I Made Kirna I Made Kirna I Made Sudarman Utama I Nyoman Suardana I Nyoman Tika I Wayan Karyasa I Wayan Suastra I Wayan Subagia I Wayan Subagia I Wayan Suja I. P. Hendra Eka Geminiawan I.M. Adi Kurniarta Ida Bagus Jelantik Swasta Ida Bagus Putu Arnyana Irwanto Irwanto Juniartina, P. Prima Juniartina, P. Prima Kadek Widiastari Kartawan, I Made Arya Ketut Suma Ketut Suma Khusniyah, Nurul Krisna Jiwani Dewi Dasi Kunde, Gede Jody Wikranta Luh Maharani Merta Luh Putu Sathya Dewi M.Pd. Drs.Ngadiran Kartowasono . Made Kartika Sari Maria Angelica Ayu Gloria Jagga Wali Merta, L. M. Muhamad Ikhwanus Shofa Nathasya Imanuella Ni Kadek Ningsih Handayani . Ni Kd Ana Peratiwi . Ni Ketut Rapi Ni Ngh. Sangging Apriadi Ni Nyoman Ayu Septiana Ni Nyoman Ayu Septiana Ni Putu Winni Widiastuti Ni Wayan Diah Purnami Dewi M Ningrum, Dwi Harkita Nugrahaeni, Amallia Nurlita, Frieda Nurul Khusniyah Nyoman Diah Bestari Nyoman Diah Devi Bestari Nyoman Retug Nyoman Retug P. Prima Juniartina Pratiwi, Ni Kadek Mira Putu Agus Putra Dwipayana Putu Artawan Putu Nindya Sri Satya Lestari Putu Nita Kusuma Putu Pratiwi Surya Rahayu . Putu Prima Juniartina Rina Agustini Sitohang S. Haryani S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sang Nyoman Putra Darma Selamet, Kompyang Septiana, Ni Nyoman Ayu Shofa, Muhamad Ikhwanus Siti Maryam Suardana, I. N. Wahono, B. Widyasari, Kurnia Wijaya, Komang Jnani