Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Bilingual Preview-Review terhadap Kemampuan Berbahasa Inggris dan Hasil Belajar Biologi Ditinjau dari Kemampuan Dasar Berbahasa Inggris Siswa SMA Inten Paraniti, Anak Agung
Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKata Kunci: model pembelajaran bilngual preview-review, kemampuan berbahasa inggris,hasil belajar biologi, kemampuan dasar berbahasa inggris.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) perbedaan KBIdan HB antara siswa yang mengikuti model pembelajaran bilingual (MP) preview-reviewdan concurrent, (2) pengaruh interaktif antara MP dan KDBI terhadap KBI dan HB, (3)perbedaan KBI dan HB antara siswa yang mengikuti MP preview-review dan concurrentpada siswa yang memiliki KDBI tinggi, (4) perbedaan KBI dan HB antara siswa yangmengikuti MP preview-review dan concurrent pada siswa yang memiliki KDBI rendah, (5)perbedaan KBI antara siswa yang mengikuti MP preview-review dan concurrent, dan (6)perbedaan HB antara siswa yang mengikuti MP preview-review dan concurrent. Penelitianini dilaksanakan di SMA N 4 Denpasar pada siswa kelas X semester II tahun ajaran2011/2012.Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan rancanganthe nonequivalent postest only control group design. Pengambilan sampel (n=175) padapopulasi (N=314) dilakukan dengan metode group random sampling. Data post test KBIdan HB dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji MANOVA.Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil sebagai berikut: (1) terdapat perbedaanMP terhadap variabel-variabel KBI dan HB secara bersama-sama (F=6,941; p<0,05); (2)tidak terdapat interaksi MP dan KDBI terhadap KBI dan HB (F = 0,336; p>0,05); (3)terdapat perbedaan variabel MP terhadap KBI dan HB untuk siswa yang memiliki KDBItinggi (F=5,828; p<0,05); (4) tidak terdapat perbedaan variabel MP terhadap KBI dan HBuntuk siswa yang memiliki KDBI rendah (F = 1,962; p>0,05); (5) terdapat perbedaan MPterhadap variabel KBI (F=9,568; p<0,05); (6) terdapat perbedaan MP terhadap variabel HB(F=8,703 p<0,05). Berdasarkan temuan penelitian di atas dapat disarankan agarpelaksanaan proses pembelajaran disekolah bertaraf internasional menggunakan modelpembelajaran bilingual preview-review dengan memperhatikan kemampuan dasarberbahasa Inggris siswa.
PENGARUH PEMBERIAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KEPALA SEKOLAH DASAR SE-KOTA DENPASAR Noviyanti, Putu Ledyari; Paraniti, Anak Agung Inten
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.806 KB) | DOI: 10.36733/jsp.v9i1.179

Abstract

The Regional Government of Denpasar City issued a policy regarding the provision of incentives. The incentives provided are in the form of additional incentives for teachers and headmaster, especially for public elementary schools in the Denpasar City area. The provision of incentives aims to make the headmaster more maximal in carrying out assigment or workloads, and to optimize the potentials that can be developed in the school (both in aspects of teacher and student achievement). Based on this background, a study was conducted which aimed to determine the effect of giving incentives on the performance of elementary school headmaster throughout Denpasar. The analysis technique used in this study is simple linear regression. Based on the data analyzed, it was obtained 1) the variability of the dependent variable (primary school principal's performance) which can be explained by the variability of the independent variable (incentive giving) of 15.5% and the remaining 84.5% explained by other variables not included in the regression model and 2) giving headmaster incentives has a significant positive effect on the performance of elementary school principals throughout Denpasar.
EVALUASI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PADA PELAKSANAAN PPL TERHADAP PEMAHAMAN MAHASISWA DALAM PENERAPAN SCIENTIFIC APPROACH Anak Agung Inten Paraniti; Putu Ledyari Noviyanti
Jurnal Bakti Saraswati (JBS): Media Publikasi Penelitian dan Penerapan Ipteks Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Bakti Saraswati (JBS): Media Publikasi Penelitian dan Penerapan IPTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan (Institute for Research and Community Empowerment) Universitas Mahasaraswati Denpasar Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.897 KB)

Abstract

Evaluasi kurikulum merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kurikulum terkini yang digunakan oleh berbagai satuan pendidikan di Indonesia adalah kurikulum 2013. Pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam kurikulum 2013 adalah pendekatan saintific/pendekatan berbasis proses keilmuan dengan lima langkah pokok yaitu: mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/mencoba, menalar/mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Hal tersebut telah tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 103 tentang Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2014. Setiap guru ataupun calon guru seharusnya memahami dengan baik pendekatan saintifik sebagai dasar dalam mengelola proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan latar belakang tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengkaji tingkat pemahaman mahasiswa dalam penerapan scientific approach. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa FKIP Unmas Denpasar yang melaksaanakan kegiatan PPL tahun akademik 2018-2019. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa MIPA di lingkungan FKIP Unmas Denpasar yang terdiri dari 29 orang mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi dan 37 orang mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Analisis data dengan deskriptif kuantitatif yang dilihat dari analisis dokumen rencana pelaksanaan pembelajaran dan lembar penilaian pemahaman scientific learning. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mahasiswa dalam penerapan scientific approach termasuk dalam kategori baik.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) MELALUI PEMBUATAN MEDIA MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN MIND MAPPING SISWA SMP NEGERI 5 DENPASAR Piatmini, Konsita Hanoya; Budiningsih, Desak Nyoman; Paraniti, A.A. Inten
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v11i1.1805

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) melalui pembuatan media mind mapping terhadap hasil belajar dan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran (STAD) melalui pembuatan media mind mapping terhadap hasil mind mapping siswa SMP Negeri 5 Denpasar. Jenis penelitian ini merupakan Quasi Experimental design dengan rancangan yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 5 Denpasar dan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII A dan VII D SMP Negeri 5 Denpasar dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) melalui pembuatan media mind mapping. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar dan mind mapping siswa kelas VII SMP Negeri 5 Denpasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa data hasil belajar siswa sebelum (pretest) dan sesudah diberikan perlakuan (posttest) dan rubrik untuk menilai mind mapping baik pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol selama mengikuti pembelajaran IPA di kelas. Analisisnya menggunakan bantuan program komputer yaitu program SPSS Versi 17 dengan menggunakan analisis data yaitu uji-t-test untuk hasil belajar dan uji Mann-Whitney U Test untuk hasil mind mapping siswa. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan uji t-test independent berpengaruh nyata terhadap hasil belajar siswa dengan signifikansi (p = 0,003 < 0.05). Mind Mapping yang dihasilkan siswa menunjukkan ada perbedaan dengan signifikan ( (Z= -2,402 p = 0,016) dengan uji Mann-Whitney U Test. Kesimpulan dari penelitian adalah Student Team Achievement Division (STAD) melalui pembuatan media mind mapping dapat meningkatakan hasil belajar dan mind mapping siswa SMP Negeri 5 Denpasar.
PENGARUH PEMBERIAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KEPALA SEKOLAH DASAR SE-KOTA DENPASAR Putu Ledyari Noviyanti; Anak Agung Inten Paraniti
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v9i1.179

Abstract

The Regional Government of Denpasar City issued a policy regarding the provision of incentives. The incentives provided are in the form of additional incentives for teachers and headmaster, especially for public elementary schools in the Denpasar City area. The provision of incentives aims to make the headmaster more maximal in carrying out assigment or workloads, and to optimize the potentials that can be developed in the school (both in aspects of teacher and student achievement). Based on this background, a study was conducted which aimed to determine the effect of giving incentives on the performance of elementary school headmaster throughout Denpasar. The analysis technique used in this study is simple linear regression. Based on the data analyzed, it was obtained 1) the variability of the dependent variable (primary school principal's performance) which can be explained by the variability of the independent variable (incentive giving) of 15.5% and the remaining 84.5% explained by other variables not included in the regression model and 2) giving headmaster incentives has a significant positive effect on the performance of elementary school principals throughout Denpasar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) MELALUI PEMBUATAN MEDIA MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN MIND MAPPING SISWA SMP NEGERI 5 DENPASAR Konsita Hanoya Piatmini; Desak Nyoman Budiningsih; A.A. Inten Paraniti
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v11i1.1805

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) melalui pembuatan media mind mapping terhadap hasil belajar dan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran (STAD) melalui pembuatan media mind mapping terhadap hasil mind mapping siswa SMP Negeri 5 Denpasar. Jenis penelitian ini merupakan Quasi Experimental design dengan rancangan yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 5 Denpasar dan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII A dan VII D SMP Negeri 5 Denpasar dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) melalui pembuatan media mind mapping. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar dan mind mapping siswa kelas VII SMP Negeri 5 Denpasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa data hasil belajar siswa sebelum (pretest) dan sesudah diberikan perlakuan (posttest) dan rubrik untuk menilai mind mapping baik pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol selama mengikuti pembelajaran IPA di kelas. Analisisnya menggunakan bantuan program komputer yaitu program SPSS Versi 17 dengan menggunakan analisis data yaitu uji-t-test untuk hasil belajar dan uji Mann-Whitney U Test untuk hasil mind mapping siswa. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan uji t-test independent berpengaruh nyata terhadap hasil belajar siswa dengan signifikansi (p = 0,003 < 0.05). Mind Mapping yang dihasilkan siswa menunjukkan ada perbedaan dengan signifikan ( (Z= -2,402 p = 0,016) dengan uji Mann-Whitney U Test. Kesimpulan dari penelitian adalah Student Team Achievement Division (STAD) melalui pembuatan media mind mapping dapat meningkatakan hasil belajar dan mind mapping siswa SMP Negeri 5 Denpasar.
Implementasi Model Pembelajaran Bilingual Preview-Review terhadap Kemampuan Berbahasa Inggris dan Hasil Belajar Biologi Ditinjau dari Kemampuan Dasar Berbahasa Inggris Siswa SMA Anak Agung Inten Paraniti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.018 KB)

Abstract

ABSTRAKKata Kunci: model pembelajaran bilngual preview-review, kemampuan berbahasa inggris,hasil belajar biologi, kemampuan dasar berbahasa inggris.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) perbedaan KBIdan HB antara siswa yang mengikuti model pembelajaran bilingual (MP) preview-reviewdan concurrent, (2) pengaruh interaktif antara MP dan KDBI terhadap KBI dan HB, (3)perbedaan KBI dan HB antara siswa yang mengikuti MP preview-review dan concurrentpada siswa yang memiliki KDBI tinggi, (4) perbedaan KBI dan HB antara siswa yangmengikuti MP preview-review dan concurrent pada siswa yang memiliki KDBI rendah, (5)perbedaan KBI antara siswa yang mengikuti MP preview-review dan concurrent, dan (6)perbedaan HB antara siswa yang mengikuti MP preview-review dan concurrent. Penelitianini dilaksanakan di SMA N 4 Denpasar pada siswa kelas X semester II tahun ajaran2011/2012.Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan rancanganthe nonequivalent postest only control group design. Pengambilan sampel (n=175) padapopulasi (N=314) dilakukan dengan metode group random sampling. Data post test KBIdan HB dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji MANOVA.Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil sebagai berikut: (1) terdapat perbedaanMP terhadap variabel-variabel KBI dan HB secara bersama-sama (F=6,941; p<0,05); (2)tidak terdapat interaksi MP dan KDBI terhadap KBI dan HB (F = 0,336; p>0,05); (3)terdapat perbedaan variabel MP terhadap KBI dan HB untuk siswa yang memiliki KDBItinggi (F=5,828; p<0,05); (4) tidak terdapat perbedaan variabel MP terhadap KBI dan HBuntuk siswa yang memiliki KDBI rendah (F = 1,962; p>0,05); (5) terdapat perbedaan MPterhadap variabel KBI (F=9,568; p<0,05); (6) terdapat perbedaan MP terhadap variabel HB(F=8,703 p<0,05). Berdasarkan temuan penelitian di atas dapat disarankan agarpelaksanaan proses pembelajaran disekolah bertaraf internasional menggunakan modelpembelajaran bilingual preview-review dengan memperhatikan kemampuan dasarberbahasa Inggris siswa.
Student’s environmental literacy: An educational program reflections for sustainable environment I Made Surya Hermawan; Hadi Suwono; Anak Agung Inten Paraniti; Jittawisut Wimuttipanya
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 8 No. 1 (2022): MARCH
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jpbi.v8i1.16889

Abstract

This study aims to reflect on educational programs on environmental sustainability by measuring the environmental literacy of high school students in Denpasar City and identifying the relationship between environmental literacy domains. The research subjects were 154 students who were taken by random sampling technique. Data analysis used descriptive statistics, Pearson product-moment correlation test, and multiple regression test. The results of data analysis showed: 1) environmental literacy of high school students in Denpasar City was categorized as moderate; 2) the domain of knowledge and cognitive skills is high, while the domain of attitudes and behavior towards the environment is moderate; 3) the knowledge domain has a significant relationship with the cognitive skill, the attitude has a significant relationship with the behavioral domain, while there is no significant relationship between the knowledge domain and the attitude domain. The findings of this study indicate that the empowerment of environmental literacy through educational institutions is not yet optimal. Therefore, local and operational educational policies are needed in the learning process to improve the environmental literacy of high school students in Denpasar City
EVALUASI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PADA PELAKSANAAN PPL TERHADAP PEMAHAMAN MAHASISWA DALAM PENERAPAN SCIENTIFIC APPROACH Anak Agung Inten Paraniti; Putu Ledyari Noviyanti
Jurnal Bakti Saraswati (JBS): Media Publikasi Penelitian dan Penerapan Ipteks Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Bakti Saraswati (JBS): Media Publikasi Penelitian dan Penerapan IPTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan (Institute for Research and Community Empowerment) Universitas Mahasaraswati Denpasar Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi kurikulum merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kurikulum terkini yang digunakan oleh berbagai satuan pendidikan di Indonesia adalah kurikulum 2013. Pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam kurikulum 2013 adalah pendekatan saintific/pendekatan berbasis proses keilmuan dengan lima langkah pokok yaitu: mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/mencoba, menalar/mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Hal tersebut telah tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 103 tentang Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2014. Setiap guru ataupun calon guru seharusnya memahami dengan baik pendekatan saintifik sebagai dasar dalam mengelola proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan latar belakang tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengkaji tingkat pemahaman mahasiswa dalam penerapan scientific approach. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa FKIP Unmas Denpasar yang melaksaanakan kegiatan PPL tahun akademik 2018-2019. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa MIPA di lingkungan FKIP Unmas Denpasar yang terdiri dari 29 orang mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi dan 37 orang mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Analisis data dengan deskriptif kuantitatif yang dilihat dari analisis dokumen rencana pelaksanaan pembelajaran dan lembar penilaian pemahaman scientific learning. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mahasiswa dalam penerapan scientific approach termasuk dalam kategori baik.
A Topik Lingkungan dalam Pembelajaran Biologi: Telaah Sistematis Artikel Jurnal Nasional Terindeks Sinta Sang Putu Kaler Surata; Anak Agung Inten Paraniti; Ni Wayan Ekayanti
BIOEDUSCIENCE Vol 5 No 3 (2021): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.065 KB) | DOI: 10.22236/j.bes/535922

Abstract

Background: Biology and the environment have very close interactions in the form of biodiversity, biosphere and ecosystems. The study was systematically conducted on research results articles with the aim of identifying environmental topics in biological education, outlining the research characteristics of biological education and synthesizing research trends and gaps on environmental topics in biological education in Indonesia. Method: Cross-sectional study design is conducted through a survey of research articles published in national journals. Results: The results of a meta-analysis of the structure and content of 41 articles in the indexed journal Sinta 1-3, found environmental pollution was the most discussed topic followed by several other topics such as biodiversity, ecosystems and conservation. Conclusion: Most research uses experimental design and development research with structured instruments to obtain measurable learning outcomes. Therefore, it is necessary to diversify biological education research to focus more on meaningful learning transformation through the integration of biological education in other fields, especially bioculture diversity.