Andi Suhenda
Politeknik Kesehatan Kemenkes Tasikmalaya

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Pasien Diabetes Melitus Di Puskesmas Cijeungjing Kabupaten Ciamis Tahun 2020 Vina Damayanti; Andi Suhenda
Media Informasi Vol. 19 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.881 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v19i1.37

Abstract

Kelengkapan pengisian rekam medis menjadi hal penting bagi puskesmas karena dapat mendorong untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan dapat berpengaruh terhadap mutu rekam medis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kelengkapan rekam medis pasien diabetes melitus. Berdasarkan hasil studi pendahuluan didapatkan hasil ketidaklengkapan pada komponen identifikasi pasien dengan presentase 100%, ketidaklengkapan pada komponen bukti rekaman dengan presentase 100%, ketidaklengkapan pada komponen tanda bukti keabsahan rekaman dengan presentase 100%, ketidaklengkapan pada komponen tata cara pencatatan terdapat pada item coretan sebesar 40%. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan desain penelitian deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah formulir rekam medis rawat jalan triwulan IV yaitu sebanyak 127 formulir rekam medis pasien diabetes melitus dan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data dengan observasi menggunakan instrument lembar checklist. Analisis data yang digunakan adalah analisis data univariat. Hasil penelitian kelengkapan pengisian rekam medis pasien diabetes melitus, didapatkan hasil kelengkapan pada komponen identitas pasien dengan presentase 100%. Kelengkapan komponen bukti rekaman dengan presentase 100%. Kelengkapan komponen tanda bukti keabsahan rekaman dengan presentase 7,9%. Kelengkapan komponen tata cara mencatat dengan presentase 70,9%
PROSEDUR DOKUMENTASI REKAM MEDIS DI FILING RUMAH SAKIT PERMATA BUNDA CIAMIS Lena Suryani; Andi Suhenda; Fery Fadly; Ani Nur Febriani
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v5i2.196

Abstract

Ditemukan di Rumah Sakit Permata Bunda Ciamis penyimpanan dengan sistem sentralisasi yang ada, sebagian tersusun dengan rapi tapi sangat berdesakan dengan ruang Filing yang sempit. Dimana rekam medis yang disimpan tidak cukup untuk masuk kedalam rak penyimpanan rekam medis, yang disebabkan karena luas ruang penyimpanan rekam medis yang mengakibatkan rak penyimpanan rekam medis tidak dapat ditambah kedalam ruang penyimpanan rekam medis. Sehingga banyak status rekam medis ditumpukkan diatas status yang telah disusun rapi sesuai dengan nomor rekam medisnya. Tujuan: Mampu melakukan identifikasi kebutuhan dokumentasi rekam medis di Filing sesuai permasalahan dan prosedur standar. Sasaran: Bagian rekam medis RSU Permata Bunda Ciamis dibagian Pendaftaran, Pengolahan, dan Penyimpanan. Sebanyak 11 Petugas Rekam Medis. Metode: Sosialisasi. Sebelum kegiatan pengabmas saat pengambilan kembali status rekam medis pasien yang ingin berobat tidak menggunakan petunjuk keluar (tracer) sebagai pengganti untuk disisipkan di bagian setiap nomor rekam medis pasien yang ingin berobat. Rumah sakit ini sudah memiliki SOP Penyimpanan, tetapi belum dijalankan sepenuhnya. Bagian rekam medis dipimpin oleh seorang Tenaga Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK), dimana salah satu dari tenaga tehnisi medis yang penting dalam pelayanan Kesehatan, karena PMIK menjadi garda terdepan di Tempat Pelayanan Kesehatan, yang bertugas untuk mengumpulkan data dari awal pasien masuk sampai pada pasien pulang. Dilakukan sosialisasi tentang bagaimana prosedur dokumentasi rekam medis yang dihadiri 11 petugas. Setelah adanya sosialisasi, dilakukan perubahan 23 SOP Prosedur Dokumentasi dan Pengelolaan Rekam Medis manual dan elektronik, menjadi 25 SOP, dengan perbaikan format dan penambahan SOP Pelepasan Informasi dan SOP Pengelolaan dokumentasi elektronik Rumah Sakit.
Kepuasan Pelanggan Internal Terhadap Kualitas Pelayanan Unit Rekam Medis RSU X Annisa Puji Astuti; Andi Suhenda
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 5 No 3 (2024): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v5i3.3916

Abstract

The quality of service received by customers is one of the determinants of aspects of customer satisfaction, including internal customers. Measuring internal customer satisfaction with the quality of service of the medical record unit has never been carried out, and based on the results of a preliminary study 3 out of 4 internal customers are dissatisfied with the quality of service in the medical record unit. The aim of the study was to describe internal customer satisfaction with service quality at the medical record unit of RSU “X”. This type of descriptive quantitative research. Total population is 728, sample is 88 respondents, proportionate stratified random technique. Data collection by distributing questionnaires, data analysis using univariate analysis. The results of the study were in the form of the highest percentage of respondents' characteristics, namely female sex (63.6%), age group 26-35 (38.6%), last education diploma (54.5%), and nursing profession (70.5%). Frequency distribution of responsiveness dimensions (63.6%), reliability dimensions (78.4%), assurance dimensions (92.0%), empathy dimensions (76.1%), and physical evidence dimensions (86.4%). Overall, the satisfaction category was obtained (64.8%). Internal customer satisfaction with the service quality of the medical record unit based on the quality dimension and overall the respondents were satisfied.
Pengembangan Electronic Personal Health Record Anak Sekolah Dasar Di Kota Tasikmalaya Imas Masturoh; Andi Suhenda; Fery Fadly
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 5 No 3 (2024): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v5i3.4487

Abstract

The COVID-19 pandemic has caused various impacts in many places, including schools. COVID-19 has led to the closure of many schools to control the spread of the virus, resulting in disruptions to medical services such as regular check-ups for students. The development of E-PHR is effort to monitor the health status of students. This study aimed to design an E-PHR sistem for elementary school students in Tasikmalaya. This research used an RnD type with the SDLC method. The research subjects were selected using purposive sampling, consisting of UKS (School Health Unit) activity managers at the Tasikmalaya City Health Office, all Community Health Centers in Tasikmalaya City, and teachers responsible for UKS. This study used data accumulation techniques through in-depth interviews and focus groups. A needs analysis was conducted to facilitate data collection and retrieval as well as reporting to the health office level. The research results showed that the recording of health issues for students in schools obtained from preventive check-ups, health examinations, and screening results by the UKS team at schools is still not optimal because it is done manually and directly. Therefore, it is recommended that elementary schools, health centers, and the health office prepare the necessary equipment to implement this sistem.