Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Penerapan Pendekatan Kontekstual dalam Pembelajaran Tematik bagi Guru MIN Korong Gadang Kota Padang Abdul Basit
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v1i2.5030

Abstract

The goal is to have meaningful learning for MIN Korong Gadang students through the application of a contextual approach in thematic learning and learning plan documents that have thematic contextual nuances by incorporating three national education agendas, namely strengthening character education, strengthening literacy, and 21st century learning. quality learning outcomes in schools. The method of this community service activity uses the lecture, demonstration, and discussion methods. The results of this training can be declared successful. This can be seen from: (1) The attendance of participants is in accordance with the target of 95% (23 out of 25 teachers) (2) the results of the training are stated to be very good according to the analysis of the performance appraisal rubric. (3) Participants are very enthusiastic about participating in the training, which can be seen from the seriousness of participating in the training, the many questions that arise in the mentoring process and the willingness of the teacher to apply a contextual approach in thematic learning as well as create curriculum documents in the form of contextual and thematic syllabus and lesson plans that are integrative.Keywords:  approach, contextual, thematic, integrative
Pembelajaran Online Era Pandemi Covid 19 di Lingkungan Madrasah Kota Padang Muhammad Zalnur; Abdul Basit
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2021): Murabby Vol. 4 No. 1 April 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v4i1.2628

Abstract

Pembelajaran online atau dalam jaringan (daring) merupakan salah satu ikhtiar dari solusi pembelajaran pada era pandemi covid 19 sekarang ini. Tulisan ini ingin melihat bagaimana return umpan balik atau respon dari praktik pembelajaran online di madrasah. Pertanyaan penelitian dirumuskan: Bagaimana pengembangan pembelajaran online di madrasah? Metode penelitian yang digunakan adalah  kualitatif dengan menelaah lebih dalam tentang kecenderungan madrasah dalam menyelenggarakan proses belajar mengajar merespon suasana Pandemi Covid 19 dengan mempertajam pada studi dua kasus madrasah. Kasus yang dipilih adalah pengembangan pembelajaran online di Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Madrasah  Aliyah Negeri se Kota Padang. Penelitian ini menyimpulkan tidak berjalannya pembelajaran online di madrasah adalah karena anggapan bahwa handphone/gadget/android lebih banyak memberikan madhorot dari pada manfaat bagi perkembangan pendidikan di madrasah. Hal ini menjadi sumber masalah utama gagapnya madrasah dalam menghadapi pembelajaran online di masa pandemi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan baru terkait penggunaan teknologi komunikasi di madrasah. Kalau selama ini masih dilarang, ke depan perlu akses tertentu agar siswa boleh menggunakan media komunikasi dalam mengembangkan pembelajaran.
Kompetensi Pedagogik dan Profesional Mahasiswa Jurusan PAI pada Pelaksanaan PPL Tahun Akademik 2017/2018 Dinasril Amir; Abdul Basit
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2018): Murabby Vol. 1 No. 1 April 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v1i1.284

Abstract

Penelitian ini membahas kompetensi pedagogik dan profesional mahasiswa dalam pelaksanaan PPL, program studi Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Adapun tempat penelitiannya di sekolah-sekolah atau madrasah di mana mahasiswa program Studi Pendidikan Agama Islam melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Data dikumpulkan dengan menggunakan metode: 1) Angket, yaitu data tentang kompetensi pedagogik dan profesional dengan pertanyaan yang berkaitan dengan kompetensi pedagogik dan profesional; 2) Dokumentasi, yaitu untuk mengetahui data-data yang berhubungan dengan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) yang sedang melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Hasil penelitian ini menunjukah bahwa: (1) Dari segi kompetensi pedagogik, calon pendidik (Mahasiswa Pendidikan Agama Islam) Dilihat dari data angket Mendapatkan nilai persentase 79%, dan nilai tersebut menunjukan bahwa kompetensi pedagogik Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) angkatan 2011 dikategorikan baik. Yakni, dalam kemampuan pemahaman karakter peserta didik dengan nilai presentase 76% (baik), perencanaan dan  pelaksanaan pembelajaran dengan nilai presentrase 79% (baik) , serta dalam melakukan evaluasi dan penilaian dengan nilai presentrase 76% (baik) (2) Dari segi kompetensi profesional, calon pendidik (Mahasiswa Pendidikan Agama Islam) dilihat dari data angket mendapatkan nilai persentase 82%. Dan nilai tersebut menunjukan bahwa kompetensi profesional Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) angkatan 2011 dikategorikan baik sekali. Yakni dalam penguasaan materi ajar dalam pembelajaran dengan nilai presentase 86% (baik sekali,) keahlian dalam menggunakan media pembelajaran dengan nilai presentase 82% (baik sekali), serta dalam kontekstual atau menghubungkan materi ajar dengan kehidupan sehari-hari peserta didik dengan nilai presentase 90% dan dikategorikan (baik sekali).
Peran Ormas Islam Dalam Pengembangan Pendidikan Islam di Indonesia Abdul Basit; Desman Desman; Zulmuqim; Duski Samad
AL-IBANAH Vol. 8 No. 2 (2023): JOURNAL AL-IBANAH
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/ibanah.v8i2.196

Abstract

Islam merupakan agama rahmatan lil’alamin, yang tidak hanya bisa dilihat dari aspek ritual maupun teologis semata. Ormas Islam lahir dan didirikan untuk menjawab kebutuhan umat pada bidang keberagamaan. Penelitian ini ingin mengetahui peran ormas pada bidang pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan (library research), dengan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ormas Islam didirikan dengan tujuan mulia yaitu menjawab keresahan dan melayani kebutuhan masyarakat pada aspek keberagamaan. Untuk mengeksplor lebih dalam tentang perilaku keberagamaan dalam konteks sosial setidaknya membutuhkan tiga pendekatan, yaitu pendekatan sosial, pendekatan agama, dan pendekatan psikologi. Awal munculnya ormas Islam dapat dikelompokkan pada tiga alasan yaitu: pertama, dakwah Islami; kedua, pendidikan; dan ketiga, pemberdayaan ekonomi umat. Ketiga alasan inilah yang melatarbelakangi pergerakan Islam saat itu, sebab urusan politik diawasi dan dikontrol oleh penjajah Hindia Belanda. Kelahiran organisasi keagamaan Islam diawali dengan adanya Jami’at Al Khair di Jakarta (1905), kemudian Al Irsyad (1911), merupakan ormas keturunan Arab di Indonesia pengembangan dari Jami’at Al Khair, seterusnya muncul Syarikat Dagang Islam (1911), dan berikutnya lahir Muhammadiyah di Yogyakarta (1912), Persatuan Islam (1923) di Bandung, Nahdatul Ulama di Surabaya (1926), Al Jami’atul Washliyah di Medan (1930) dan Al Ittihadiyah di Medan (l935).
Peran Ormas Islam Dalam Pengembangan Pendidikan Islam di Indonesia Abdul Basit; Desman Desman; Zulmuqim; Duski Samad
AL-IBANAH Vol. 8 No. 2 (2023): JOURNAL AL-IBANAH
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/ibanah.v8i2.196

Abstract

Islam merupakan agama rahmatan lil’alamin, yang tidak hanya bisa dilihat dari aspek ritual maupun teologis semata. Ormas Islam lahir dan didirikan untuk menjawab kebutuhan umat pada bidang keberagamaan. Penelitian ini ingin mengetahui peran ormas pada bidang pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan (library research), dengan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ormas Islam didirikan dengan tujuan mulia yaitu menjawab keresahan dan melayani kebutuhan masyarakat pada aspek keberagamaan. Untuk mengeksplor lebih dalam tentang perilaku keberagamaan dalam konteks sosial setidaknya membutuhkan tiga pendekatan, yaitu pendekatan sosial, pendekatan agama, dan pendekatan psikologi. Awal munculnya ormas Islam dapat dikelompokkan pada tiga alasan yaitu: pertama, dakwah Islami; kedua, pendidikan; dan ketiga, pemberdayaan ekonomi umat. Ketiga alasan inilah yang melatarbelakangi pergerakan Islam saat itu, sebab urusan politik diawasi dan dikontrol oleh penjajah Hindia Belanda. Kelahiran organisasi keagamaan Islam diawali dengan adanya Jami’at Al Khair di Jakarta (1905), kemudian Al Irsyad (1911), merupakan ormas keturunan Arab di Indonesia pengembangan dari Jami’at Al Khair, seterusnya muncul Syarikat Dagang Islam (1911), dan berikutnya lahir Muhammadiyah di Yogyakarta (1912), Persatuan Islam (1923) di Bandung, Nahdatul Ulama di Surabaya (1926), Al Jami’atul Washliyah di Medan (1930) dan Al Ittihadiyah di Medan (l935).
Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Negeri 18 Anduring Kota Padang Abdul Basit; Besral Besral; Mahmud Mahmud
Tarbiyah al-Awlad Vol 13, No 1 (2023): Vol 13 Nomor 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v13i1.6396

Abstract

The background of this research is that there are still many fifth grade students whose learning outcomes are low, especially in the learning aspect of reading comprehension. Fifth grade students still have difficulties in understanding reading texts. This study wanted to find out and analyze students' reading comprehension skills, reasons for difficulties and alternative solutions to overcome problems in reading comprehension in fifth grade students at SD Negeri 18 Anduring, Padang City. This research approach uses qualitative research subjects 8 students of class V SD. Data obtained through observation, interviews, tests, and documentation. The results of this study indicate that fifth grade students at SD Negeri 18 Anduring, Padang City have sufficient ability in literal comprehension skills and are classified as lacking in interpretive understanding, critical understanding, and creative understanding. Factors causing the difficulty of reading comprehension in fifth grade students of SD Negeri 18 Anduring, Padang City, namely interests and activities in pre-reading, reading, post-reading activities and differences in students' abilities, facilities and infrastructure and school environment and family upbringing. Solutions that can be implemented are changing students' habits to read books, providing facilities and infrastructure, and teachers can apply models, strategies and learning methods that are appropriate for students.
SISTEM MANAJEMEN MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI DI KOTA PADANG Abdul Basit; Martin Kustati; Nana Sepriyanti
PRODU: Prokurasi Edukasi Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/p-prokurasi.v5i1.7126

Abstract

This study aims to describe the management of public elementary schools in the city of Padang. The research method used is descriptive qualitative. The research subjects were the head of the madrasa, students, teachers and parents. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data display, verification and conclusions. The results of this study explain that program planning has supported madrasah activities, teacher subjects that are relevant to their educational background, develop curricula effectively and efficiently, students participate in talent, competence, and motivational activities, school finances are budgeted every year where all madrasah components authorized to control the use of finances, use madrasa facilities and infrastructure that support the teaching and learning process, parental participation in madrasas.
KONSELING LINTAS BUDAYA Abdul Basit; Gusril Kenedi; Afnibar Afnibar; Ulfatmi Ulfatmi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.23427

Abstract

Dalam bidang konseling dan psikologi, pendekatan lintas budaya dipandang sebagai kekuatan keempat setelah pendekatan psikodinamik, behavioral dan humanistik (Paul Pedersen, 1991). Banyak pengarang menulis tentang konseling lintas budaya sering dari populasi minoritas mereka sendiri, mengartikan secara berbeda-beda sebagaimana keragaman dan perbedaan budayanya. Dalam konseling lintas budaya terlibat adanya relasi antara konselor dan konseli Bagaimanapun relasi yang terjadi dalam konseling adalah relasi dalam situasi kemanusiaan, artinya baik konselor maupun klien adalah manusia dengan karakteristiknya masing–masing, baik karakteristik kepribadiannya maupun karakteristik nilai, moral dan budaya yang dibawa masing– masing. Dengan demikian relasi konseling tidaklah sederhana. Konselor harus memiliki kesadaran adanya perbedaan karakteristik (pribadi, nilai, moral, budaya) antara dirinya dengan kliennya, serta menghargai keunikan kliennya. Perbedaan-perbedaan ini bagaimanapun akan mempengaruhi proses konseling. Di sinilah perlunya konseling berwawasan lintas budaya, yaitu konseling yang mengakomodasi adanya perbedaan budaya antara konselor dan klien. Konseling berwawasan lintas budaya efektif untuk mengeleminir kemungkinan munculnya perilaku konselor yang menggunakan budayanya sendiri (counselor encaptulation) sebagai acuan dalam proses konseling
Pembelajaran Tematik Berbasis Kontekstual di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Kota Padang: Contextual Thematic Learning at State Elementary School 6, Padang City Usdarisman Usdarisman; Debi Febianto; Abdul Basit
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 03 (2024): Research Articles, December 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i03.5450

Abstract

This study aims to (1) describe the contextual-based thematic learning plan that is implemented in MIN 6 Kota Padang, (2) describe contextual contextual teaching-learning in MIN 6 Kota Padang, (3)   describe contextual-based thematic learning evaluation in MIN 6 Kota Padang. Methods This study is a qualitative descriptive study that describes phenomena in the field without treatment. The object of this research is the students of grade V MIN 6 Kota Padang. Sources of data obtained from teachers and students of class V. In addition, learning tools are used when learning is implemented.   The primary data collection techniques are observation, documentation, and interviews as research support techniques. The results showed that contextual thematic learning planning at MIN 6 Kota Padang was good enough and run as it should be. Implementing contextually thematic learning at MIN 6 Kota Padang is still not by the planning. The practice of a contextual approach to thematic learning is still less than optimal because teachers are less well-understood when applying a contextual-based thematic approach. Finally, the thematic learning evaluation is implemented using the assessment standards. Learning evaluation includes assessing student learning outcomes, which include aspects of attitude, knowledge, and skills.
Efektivitas Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar pada Subtema Lingkungan Tempat Tinggalku Habib Khalilur Rahman; Sasmi Nelwati; Abdul Basit; Rahmat Fajri As Syauqi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar peserta didik pada Subtema Lingkungan Tempat Tinggalku di kelas IV SD Negeri 37 Anduring Kota Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment), yang melibatkan dua kelompok yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas sehingga layak digunakan sebagai alat pengumpul data. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen yang diajar dengan model PBL mencapai 62 dengan kategori sedang, sedangkan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional memperoleh nilai rata-rata N-Gain sebesar 51 dengan kategori yang sama. Dengan demikian, peningkatan hasil belajar peserta didik pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Uji prasyarat hipotesis meliputi uji normalitas menggunakan Liliefors menunjukkan bahwa kedua sampel berdistribusi normal, dan uji homogenitas menunjukkan data bersifat homogen dengan nilai 1,092 ≤ 5,991. Selanjutnya, uji hipotesis dengan t-test menghasilkan thitung = 2,606 lebih besar daripada ttabel = 1,99714, yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik. PBL mampu mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, serta lebih aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penerapan PBL direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas hasil belajar khususnya pada pembelajaran tematik di sekolah dasar.