Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Buku Teks BIPA Berbasis Multikulturalisme bagi Penutur Asing Tingkat Pemula Nia Budiana Budiana; Sri Aju Indrowaty; Retno Dewi Ambarastuti
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 9 No. 2 (2018): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v9i2.1141

Abstract

 1Nia Budiana, 2Sri Aju Indrowaty, 3Retno Dewi Ambarastuti1Universitas BrawijayaNiabudiana@yahoo.com 2Universitas Brawijayaayumirza9220@gmail.com 2Universitas Brawijaya- AbstrakPemberlakuan Era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) berdampak pada perkembangan bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA). Jumlah penutur asing untuk mempelajari bahasa Indonesia meningkat. Besarnya minat penutur asing untuk mempelajari bahasa Indonesia tidak didampingi dengan buku teks yang selaras dengan keinginan penutur asing dalam mempelajari bahasa Indonesia. Buku teks yang tersedia silabus dan kurikulum BIPA tidak mencantumkan komponen budaya Indonesia. Mengenalkan multikulturalisme Indonesia kepada penutur asing juga dapat menumbuhkembangkan sikap positif dan apresiatif penutur asing terhadap kekayaan budaya Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah untuk nendeskripsikan kualitas Buku Teks BIPA Berbasis Multikulturalisme Bagi Penutur Asing Tingkat Pemula yang meliputi kevalidan, kepraktisan (aktivitas pembelajar, tanggapan pembelajar), serta hasil belajar pembelajar. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan 4D. Model ini terdiri atas empat tahap pengembangan yaitu define, design, develop, dan disseminate. Hasil penelitian menunjukkan dampak yang baik terhadap nilai mahasiswa setelah pengembangan buku dilakukan.Kata kunci: buku teks, BIPA, multikulturalisme AbstractThe era of MEA (ASEAN Economic Community) Enactment has an impact on the development of Indonesian language for foreign speakers (BIPA). The number of foreign speakers learning Bahasa Indonesia is increasing. The high interest of foreign speakers for the Indonesian is not supported by necessary textbooks as speaker's expectation in learning Bahasa Indonesia.  The BIPA syllabus and curriculum textbooks do not include the Indonesian cultural component. Introducing Indonesian multiculturalism to learn the enrichness of Indonesian culture. The purpose of this study is to describe the quality of BIPA Textbook Multiculturalism Based for Beginner Level Speakers. This book includes validity, practices (learner activities and feedbacks), and leraner’s learning result. This research applies 4D development model. It consists of four stages of development that is define, design, develop, and disseminate. The result shows that the development of BIPA text book has a good impact.Keywords: textbook, BIPA, multiculturalism
PENGEMBANGAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING TINGKAT PEMULA BERBASIS KEARIFAN LOKAL WISATA MALANG Nia Budiana; Putri Kumala Dewi; Vanda Hardinata
Jurnal Bebasan Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bebasan.v6i1.85

Abstract

Kebutuhan pembelajar BIPA mempelajari bahasa dan kekayaan khas Indonesia salah satunya melalui kearifan lokal wisata Indonesia. Kearifan lokal wisata tersebut menjadi daya tarik pembelajar asing untuk belajar di Indonesia. Pembelajaran BIPA harus ditunjang dengan adanya buku teks BIPA, sedangkan buku teks BIPA dari Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) dibuat secara umum, tidak spesifik pada latar daerah tujuan belajar. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah mengembangkan buku teks BIPA yang berbasis kearifan lokal wisata, khususnya Kota Malang pada aspek sistematika isi, bahasa, dan sistematika penyajian. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan model 4D. Subjek penelitian adalah mahasiswa BIPA tingkat pemula di Universitas Brawijaya. Hasil penelitian menunjukkan buku teks BIPA berbasis kearifan lokal wisata Malang layak didiseminasikan karena memenuhi kelayakan pada aspek kelayakan isi, bahasa, dan sistematika penyajian dengan persentase kelayakan 63% hingga 94%.
PEMAHAMAN MAKNA TEKS MAHASISWA BIPA TIONGKOK LEVEL 3: KAJIAN SEMANTIK Estri Sri Utami; Nafisah Amatullah; Elisya Rahmadini; Lutviah Mirza Kaaristina; Zakiya Hidayatus Shofiyana Azzahroh; Dany Ardhian; Nia Budiana
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 14, No 1 (2026): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v14i1.112884

Abstract

Pemahaman makna dalam teks merupakan aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Kajian semantik menjadi penting dalam pembelajaran BIPA karena pemahaman makna berperan dalam membantu pembelajar menafsirkan informasi secara tepat ketika membaca teks berbahasa Indonesia. Perbedaan latar belakang linguistik antara bahasa Indonesia dan bahasa pertama pembelajar sering kali menyebabkan kesulitan dalam menafsirkan makna leksikal, gramatikal, maupun kontekstual dalam teks. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman semantik mahasiswa BIPA Tiongkok Level 3 dalam memahami teks bacaan, khususnya teks naratif dan eksplanasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek tiga mahasiswa BIPA Tiongkok Level 3. Data diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara semi-terstruktur yang disusun berdasarkan kompetensi membaca dalam kurikulum BIPA Permendikbud Tahun 2017. Analisis data dilakukan melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memahami teks pada tataran makro, namun masih ditemukan kendala pada pemaknaan kata, penggunaan afiks kata kerja, serta pemahaman makna dalam konteks kalimat. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan kosakata, interferensi bahasa pertama, dan belum optimalnya penguasaan sistem morfosemantik bahasa Indonesia.
ChatGPT as a Grammar Tutor for Indonesian as a Foreign Language (BIPA): Evaluating Pedagogical Quality Nia Budiana; Didik Hartono; Widya Caterine Perdhani
Mirlam: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2026): MIRLAM: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/mirlamvol7no2hlm39-52

Abstract

Learners of Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), like language learners generally, consult ChatGPT for grammatical explanations outside class hours, yet the pedagogical quality of those explanations remains unexamined. This study evaluates ChatGPT (GPT-4o) explanations of four grammatical concepts that BIPA error-analysis research identifies as persistent sources of difficulty: the multifunctional di-, the meN- prefixation system, the suffixes -kan and -i, and the circumfixes me-kan and me-i. Using qualitative content analysis, outputs were coded against a seven-dimension rubric—accuracy, clarity, completeness, organisation, example quality, readability, and pedagogical usefulness—each operationalised through explicit four-level descriptors. Ratings function as ordinal descriptive summaries of qualitative judgements, not as inferential evidence, and no generalisation beyond the analysed corpus is claimed. Of 28 ratings, 22 fell in the highest band and 6 in the second: accuracy, clarity, organisation, and example quality were uniformly strong, whereas readability was weakest, followed by pedagogical usefulness. The recurring shortcoming was not linguistic error but pedagogical omission: explanations did not anticipate the affixation misconceptions documented among BIPA learners, and treated related affixes as unconnected topics. On the evidence of these four explanations, ChatGPT is better positioned to supplement structured BIPA instruction than to substitute for it.