Lingga Kusuma Wardani
Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia, Kediri, Indonesia

Published : 36 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

EFEKTIFITAS PEMBERIAN FAMILY PSYCHOEDUCATION (FPE) TERHADAP KEKAMBUHAN PENDERITA SKIZOFRENIA DI KOTA KEDIRI Dhita Kurnia Sari; Lingga Kusuma Wardani
MEDICA MAJAPAHIT Vol 10 No 1 (2018): Medica Majapahit
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu jenis gangguan jiwa psikotik yang sering mengalami kekambuhan. Sekitar 33% penderita skizofrenia mengalami kekambuhan dan sekitar 12,1% kembali mengalami rawat inap. Keluarga pasien skizofrenia merupakan variabel yang sangat berperan dalam kekambuhan pasien skizofrenia. Diduga faktor yang paling besar pengaruhnya terhadap kekambuhan penderita skizofrenia adalah faktor keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas family psychoeducation therapy terhadap kekambuhan pasien skizofrenia. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh keluarga pasien skizofrenia di Kota Kediri. Teknik sampling dalam penelitian ini diambil secara Purposive Sampling. Variabel independennya adalah pemberian family psychoeducatin therapy dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah kekambuhan pasien skizofrenia. Data dikumpulkan dengan lembar observasi, kemudian dianalisa menggunakan uji Mc Nemar dengan tingkat kemaknaan a£ 0,05. Hasil penelitian kekambuhan penderita skizofrenia sebelum diberikan family psychoeducation dari 20 responden yang mengalami kekambuhan 20 responden (100%), sdangkan sesudah diberikann family psychoeducation yang mengalami yang tidak kambuh 17 (85%) yaang kambuh 3 (15%), dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Mc Nemar didapatkan p value 0,000 < α 0,05 artinya ada pengaruh kekambuhan sebelum dan sesudah diberikan family psycoeducation. Pengetahuan dan kemampuan keluarga dalam menghadapi stresor selama merawat anggota keluarga dengan skizofrenia dapat mencinptakan lingkungan yang nyaman dan kondusif sehingga membantu memulihkan kondisi klien serta mengurangi dan mencegah kekambuhan penderita skizofrenia.
THE RELATIONSHIP BETWEEN ANXIETY AND SLEEP QUALITY IN MEDICAL STUDENTS WRITING THEIR THESIS AT THE FACULTY OF MEDICINE ISLAMIC UNIVERSITY OF MALANG Lingga Kusuma Wardani; Nurkhanila Agustin; Hengky Kurniawan; Dhita Kurnia; Reni Nurhidayah; Nuryeny H
Nursing Sciences Journal Vol 9 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v9i2.6968

Abstract

Kecemasan tidak hanya berasal dari tuntutan akademik yang besar, tetapi juga dari ekspektasi diri yang tinggi dan ketidakpastian tentang masa depan profesional. Akumulasi dari faktor-faktor ini dapat menyebabkan gangguan tidur yang signifikan, seperti kesulitan untuk tidur, sering terbangun di malam hari, dan merasa tidak segar setelah bangun tidur. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa kecemasan dengan Kualitas Tidur terhadap Mahasiswa Kedokteran di Fakultas Kedokteran UNISMA yang sedang menyusun Skripsi”. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dan desain cross-sectional.. Populasi adalah mahasiswa kedokteran tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi sebanyak 40 orang. Teknik sampling menggunakan probability sampling.Pengumpulan data dilakukan secara simultan dalam satu waktu tertentu untuk mengukur kedua variable, dengan menggunakan kuesioner. Analisa data diatas didapatkan nilai Spearman’s Rho sebesar 0,558 yang berarti hubungan moderat positif dengan Sig. (2-tailed) sebesar 0.000. Kecemasan yang semakin meningkat akan berdampak terhadap kualitas tidur pada mahasiswa kedokteran yang sedang menyusun skripsi di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang.
Perilaku Bullying Mahasiswa Kesehatan Wardani, Lingga Kusuma; Fajriansyah, Fajriansyah
Journal Of Nursing Practice Vol. 1 No. 1 (2017): October
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v1i1.18

Abstract

Bullying behavior is an act of intimidation by a strong side against a weak side. Bullying behavior can be grouped into four categories: physical bullying, verbal bullying, social bullying and cyber bullying. Students are in the transition from adolescence to adult. The purpose of this study is to explore the behavior of bullying by healthstudents.The design of this research is qualitative with case study approach. Using the Snowball Sampling technique obtained samplemostly students of Nurse Education Program Studyof the number 4 informants. Data collection conductedindept interview, the result was analyzed using inductive thinking process.Data analyzedshowed four themes of knowledge deficits, bullying awareness, repetitive behavior, and self impact.The results showed that students know what is bullying behavior, but bullying University still done by intimidating verbally and with physical strength
Determinants of Community on Covid-19 Vaccine Participation in RT 01 RW 05, Ngadiluwih Village Kediri District lingga Kusuma Wardani; Alfi Aqliana Nur Fahma; Dhita Kurnia Sari; Nuryeny Hidajaturrokhmah; Dedi Saifulah; Retno Palupi Yonni Siwi
Journal Of Nursing Practice Vol. 6 No. 2 (2023): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v6i2.365

Abstract

Background: Coronavirus disease 2019 (Covid 19) is an infectious disease that is becoming a global pandemic. The purpose of this study was to analyze the effect of social support and trust on the participation of the Covid-19 vaccine in the community in RT 01 RW 05 Ngadiluwih Village, Kediri Regency. Purpose: The design of this study is an observational quantitative study with a cross sectional approach with the focus of the research directed at analyzing the effect of social support and trust on the participation of the Covid-19 vaccine in the community in RT 01 RW 05 Ngadiluwih Village, Kediri Regency. The total population is 62 respondents and a sample of 54 respondents is taken by using Simple Random Sampling technique. Methods: The findings showed that almost half of the respondents had sufficient social support category as many as 22 respondents (40.74%). Almost half of the respondents have confidence in the medium category as many as 25 respondents (46.30%). Most of the respondents participated in vaccination in the complete category as many as 30 respondents (55.56%). Results: Based on the results of the logistics regression analysis showing that the p-value of 0.001 it was concluded that there was an effect of social support on the participation of the Covid-19 vaccine in the community in RT 01 RW 05 Ngadiluwih Village, Kediri Regency. And the p-value of 0.004 <0.05, H1 is accepted, so it can be concluded that there is an influence of trust on the participation of the Covid-19 vaccine in the community in RT 01 RW 05 Ngadiluwih Village, Kediri Regency. Conclusion: It is hoped that the community can carry out a complete COVID-19 vaccination, both vaccine 1 and vaccine 2, and even attempt to participate in conducting booster vaccines to stop the spread of COVID-19.
Pengenalan dan Pencegahan Kenakalan Remaja (Adult Delicuency) melalui Psikoedukasi Keluarga Lingga Kusuma Wardani; Nimas Anggun Gilang K.; Nofita Ratih; Raimundo Joao Soares; Viki Revi Irmastuti; Samzur Ridzal
Journal of Community Engagement in Health Vol. 1 No. 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v1i1.2

Abstract

Kenakalan remaja adalah kecenderungan remaja untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan yang dapat mengakibatkan kerugian dan kerusakan baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Melalui keluarga psikoedukasi dapat dilaksanakan, psikoedukasi keluarga merupakan salah satu bentuk intervensi yang dapat diberikan kepada keluarga yang mempunyai anggota keluarga dengan masalah kesehatan fisik yang berdampak pada mental emosional keluarga hingga menimbulkan munculnnya masalah psikososial. Tujuan utama dari terapi psikoedukasi keluarga ini adalah untuk memberikan informasi tentang kesehatan mental. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa sesudah penyuluhan, para orang tua terutama ibu – ibu menjadi bertambah wawasannya kemudian mengerti akan kenakalan remaja mulai dari pengertian, tanda – tanda, hingga cara mengatasinya.
Pendidikan Kesehatan Bahaya Narkoba bagi Kesehatan Mental pada Siswa SMK Al Huda Kota Kediri Lingga Kusuma Wardani; Aan Sektiany; Agustinus Bali Matkusa; Ayu Budi Lestari; Deni Widiana; Elga Lela Nanda; Evi Lusita; Intan Ayu Kusuma; Kori’atun Ni’mah; Leni Agusti Wijayanti; Lesni B. R. B. L. Gadung; Liemazara Decky R; Mita Dwi Rahmawati; M. Ali Asadulloh; Jimri Herman Saudale; Mega A. D. Takubak
Journal of Community Engagement in Health Vol. 2 No. 2 (2019): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v2i2.15

Abstract

Bahaya narkoba dan jumlah pengguna narkoba di Indonesia terus meningkat, sebagian besar penggunanya adalah para remaja. Dari masalah yang sudah banyak terjadi sekarang ini, banyak. Namun karena banyak penyalahgunaan narkoba jenis ini, akhirnya di dunia pengobatan tidak lagi digunakan. Jenis narkoba yang sering disalahgunakan dan menyebabkan ketergantungan. Banyak orang yang tidak menyadari dampak narkoba terhadap kesehatan jiwanya. Narkoba tersebut tidak hanya mengakibatkan gangguan jiwa bahkan bisa mengakibatkan kematian. Orang yang biasanya menggunakan narkoba adalah, orang yang tidak bisa menyelesaikan masalahnya dengan kepala dingin. Laporan ini dibuat dengan menjabarkan apa itu bahaya narkoba, faktor penyebab narkoba di kalangan remaja, upaya mengatasi penggunaan narkoba dan Hasil penulisan menunjukan bahwa: faktor yang menyebabkan para remaja menyalahgunakan narkoba di antara faktor keluarga yang kurang memperhatikan anaknya,dan juga faktor lingkungan juga dapat berpengaruh besar. Dengan pendidikan dan pendidikan agama adalah sebagai tembok paling luar mencegah penyalagunaan narkoba.