Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perancangan Complete Streets Di Kota Merauke Sebagai Jalan Percontohan Eko Budianto; Chitra Utary; Muh Akbar
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 4 No 02 (2022): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v4i02.4640

Abstract

Complete Streets dapat mengakomodasi masyarakat pejalan kaki dengan jalan yang aman dan nyaman. Selain itu complete streets juga dapat menekan produktivitas yang berlebih dari sistem angkutan umum untuk meminimalisir kemacetan. Selain itu, keuntungan dari Complete Streets adalah akses kaum muda ke transportasi umum dan peningkatan penggunaan sarana prasrana transportasi. Complete Streets ramah terhadap pejalan kaki, pengguna sepeda dan penyandang disabilitas. Tujuan dari penelitian ini mendesain Complete Streets dengan pendekatan keselamatan berptransportasi dan mendorong kesehatan melalui berjalan kaki dan bersepeda. Metode yang digunakan yaitu deskriptip kuantitatif dengan mengumpulkan data dari lapangan untuk mengetahui lebar dimensi jalan, lebar trotoar, lebar rencana rth, lebar rencana jalur sepeda dan dimensi rencana public space. Peneltian ini dilakukan pada Jalan Trikora dengan dimensi jalan 10 meter. Hasil penelitian ini yaitu penyesuaian lebar jalan dengan pendekatan konsep complete street dari 10 meter menjadi 7,40 meter, dengan lebar masing-masing jalur 3,7 meter. Pengurangan lebar ini masih dalam standar suatu jalur pada jalan. Pengurangan lebar jalur ini dialih fungsikan menjadi jalur khusus sepeda dengan lebar masing-masing jalur 1 meter dan lebar pemisah berupa bak tanaman sebesar 30 centimeter. Adapun model jalur khusus sepeda digunakan adalah jalur sepeda tipe A dengan menggunakan bak tanaman (planter box). Penggunaan jalur sepeda tipe ini dinilai lebih aman dari konflik kendaraan dan lebih sustainable dengan adanya jalur hijau (vegetasi) sebab dapat mengurangi kebisingan kendaraan. Pendekatan konsep complete street juga memungkinkan adanya pelebaran jalur pedestrian dengan mengalihkan saluran terbuka ,menjadi saluran tertutup.
Pengaruh Pemakaian Semen Abu Bata Merah Untuk Stabilisasi Tanah Lempung Eko Budianto; Chitra Utary; Junaidi Sun
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 5 No 02 (2023): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v5i02.5264

Abstract

Tanah lempung merupakan tanah yang terdapat pada daerah Kabupaten Merauke tanah lempung memiliki sifat pada musim penghujan tanah menjadi lunak sehingga stabilisasi tanah sangat rendah sehingga dapat mempengaruhi kerusakan jalan sehingga perlu dilakukan perbaikan pada tanah dasar menggunakan material Semen dan Abu batu bata. Tujuan penelitian dilakukan agar melihat besar nilai CBR laboraturium terhadap penambahan semen dan abu batu bata dengan menggunakan CBR laboraturium rendaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimental dimana proses pengujiannya dilakukan permodelan uji CBR laboraturium rendaman dengan perendaman selama 3 hari pemeraman dengan mengabungkan semen dan abu bata dengan presentase perencanaan 0%,5%,10%,15%, dan 20% dengan peningkatan nilai CBR laboraturium dinyatakan dalam (%). Hasil penelitian didapatkan nilai kadar air tanah 7,14 %, berat jenis tanah GS 2,63, gradasi butir tanah lolos saringan no.200 79,8% sehingga tanah lanau berlempung masuk pada klasifikasi tanah menurut AASTHO A-7-5, hasil nilai CBR laboraturium tanpa penambahan abu batu bata dan semen 0% memiliki nilai 2,76%, penambahan 5% abu batu bata dan 5% semen memiliki nilai 12,20%, penambahan 10% abu batu bata dan 10% semen menmiliki nilai 26,15%, penambahan 15% abu batu bata dan 15% semen memiliki nilai 42,71%, penambahan 20% abu batu bata dan 20% semen memiliki nilai 71,48% sehingga nilai CBR laboraturium sangat baik.
IDENTIFIKASI JENIS DAN TINGKAT KERUSAKAN JALAN PADA SISTEM JARINGAN JALAN PERKOTAAN Muh Akbar; Herbin Betaubun; Chitra Utary; Dina Limbong Pamuttu; Daud Andang Pasalli
Journal of Research and Inovation in Civil Engineering as Applied Science Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Teknik Sipil, Politeknik Negeri Ketapangg

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Arafura in Merauke Regency is an access road often passed by the general public to carry out their daily activities that should be in good condition. However, many of these roads were damaged, be they heavily, moderately, or lightly damaged. This study aimed to determine the type of damage to the asphalt surface and the value of asphalt damage on Jalan Arafura. The process of evaluating the level of road damage is calculated using the PCI (Pavement Condition Index) method. Data collection uses a survey method, and the data that has been collected includes measuring road dimensions and measuring road damage. Data collection was carried out on Jalan Arafura STA 0+035 - STA 0+525 with a length of 525 meters. The results showed that the road damage on Jalan Arafura included loose grains, holes, longitudinal cracks, transverse cracks, collapse, block cracks, and side cracks. Based on calculations using the PCI (Pavement Condition Index) method, the road condition value for Jalan Arafura is 6.6, which classifies the level of damage to the failed road pavement.