Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : TEKNO

Pemeriksaan Kekuatan Tanah Dengan Menggunakan Perkuatan Geotextil (Studi Kasus: Kawasan Tingkulu) Lacando, Juan Arden; Sompie, Octovian B. A.; Riogilang, Hendra
TEKNO Vol 13, No 63 (2015): JURNAL TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah adalah material dasar dalam pembangunan suatu konstruksi. Keadaan tanah yang kurang baik dapat berakibat kurang baik juga bagi konstruksi di atasnya. Salah satu perkuatan yang digunakan untuk menstabilkannya yaitu dengan menggunakan geotextil. Geotextil umumnya terdiri dari 2 jenis yaitu geotextil woven dan geotextil non woven. Fungsi dari geotextil yaitu sebagai filtrasi, drainase, proteksi, saparator, dan perkuatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui parameter tanah yang ada di kawasan Tingkulu untuk dibuat perkuatan dengan geotextil. Penelitian dilakukan dengan cara membandingkan tanah yang menggunakan perkuatan dan tanah yang tidak menggunakan perkuatan. Parameter tanah yang dipeoleh dari laboratorium dimodelkan kedalam program PLAXIS 2D v.8.2 untuk mendapatkan faktor keamanan (Msf), penurunan (Uy) dan pembebanan. Setelah itu dimodelkan lagi kedalam program PLAXIS 2D v.8.2 dengan mengunakan perkuatan geotextil. Dari pemodelan pada program PLAXIS 2D v.8.2 diperoleh bahwa semakin besar beban  maka semakin kecil faktor keamanan (Msf) dengan nilai terkecil 0.995 pada beban terbesar 20 KN/m2 dan semakin besar penurunan (Uy) dengan nilai terbesar 3.28 m pada beban terbesar 20 KN/m2. Dengan menggunakan perkuatan geotextil faktor keamanan (Msf) menjadi meningkat dengan nilai terbesar 1.296 pada penempatan 6 m dan penurunan (Uy) menjadi kecil dengan nilai terkecil 0.01718 m berada pada penempatan 6 m.  Dari hasil penelitian yang dilakukan, penulis cukup puas dapat mengetahui  perkuatan dengan geotextil mampu menambah daya dukung tanah di kawasan Tingkulu. Kata kunci : geotextil, Plaxis 2D v.8.2, Msf, Uy
Pemeriksaan Kekuatan Tanah Dengan Menggunakan Geotextil Berlapis (Studi Kasus : Ring Road) Salle, Kharis Marannu; Riogilang, Hendra; Sompie, Octovian B. A.
TEKNO Vol 13, No 63 (2015): JURNAL TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia teknologi geoteknik untuk mengatasi permasalahan konstruksi tanah yang bermasalah diterapkan desain-desain terapan seperti dinding penahan tanah, stabilisasi lereng, perkuatan timbunan (embankment), perkuatan pondasi, filtrasi,drainase, pelapis kedap air dan lain sebagainya. Tetapi secara khusus untuk memperkuat daya dukung tanah menggunakan geotextil. Tidak jarang juga digunakan material kayu dan bambu untuk memikul gaya tarik yang timbul dalam konstruksi jalan atau timbunan. Kekuatan tanah untuk memikul beban sangatlah menunjang dalam kestabilan suatu struktur bangunan dimana tanah sebagai dasar perkuatan dari struktur bangunan harus memiliki kapasitas dukung dan kuat geser yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui kekuatan tanah yang diberi perkuatan geotextil, berapa besar faktor keamanan yang didapat, dan melihat perbedaan faktor keamanan antara tanah yang tidak diberi perkuatan geotextil dan tanah yang diberi perkuatan pemodelan geotextil pada tanah dengan menggunakan program plaxis v.8.2 2D. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan 2 lapisan geotextil pada tanah yang mempunyai jarak tertentu.Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan program Plaxis v.8.2 2D menunjukan bahwa kekuatan tanah yang diberi perkuatan geotextil mampu menahan beban hingga 70 KN/m2, didapat juga faktor keamanan pada tanah Wopt (non Geotextil) yaitu 1.271 pada beban 40 KN/m2 sedangkan pada tanah Wopt (dengan geotextil) didapat faktor keamanan sebesar 1.641 dengan beban yang sama. Presentase kenaikan faktor keamanannya adalah 29%. Kata kunci : geotextil berlapis, kekuatan tanah, plaxis v.8.2, faktor keamanan
Analisis Pencemaran Udara Gas CO Akibat Pembuangan Gas Emisi Kendaraan Bermotor Di Depan Bahu Mall Pada Ruas Jalan Wolter Monginsidi Kota Manado Lawalata, Johanes; Riogilang, Hendra; Rondonuwu, Steeva G.
TEKNO Vol 19, No 78 (2021): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Udara adalah faktor penting dalam kehidupan. Perkembangan kota manado yang pesat menyebabkan kemacetan kendaraan, dan pencemaran berupa polusi udara. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah emisi CO yang dihasilkan kendaraan bermotor dan kemampuan daya serap pohon terhadap CO2 pada jalur hijau. Parameter yang digunakan hasil emisi CO pada kendaraan bermotor dan kemampuan daya serap pohon pada jalur hijau. Pengamatan dilakukan di depan bahu mall pada ruas jalan wolter monginsidi manado. Pengukuran terbagi atas 3 sesi yaitu sesi 1 pukul 06.30- 08.30, sesi 2 pukul 11.00-13.00, sesi 3 pukul 16.00-18.00. Hasil pengukuran emisi kendaraan bermotor 0,028 gr/jam, data total jumlah kadar CO di udara 32 ppm, data tersebut sudah melebihi standar baku mutu udara 26,19 ppm. Kata kunci - kota Manado, karbon monoksida (CO), kendaraan bermotor
Studi Literatur Tentang Analisis Stabilitas Lereng Dengan Perkuatan Soil Nailing Menggunakan Program GEO5 Barrang, Yosri Ega; Mandagi, Agnes T.; Riogilang, Hendra
TEKNO Vol 19, No 79 (2021)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas jalan Trans Manado – Tomohon terdapat lereng yang cukup tinggi dan kemiringan curam sehingga sering terjadi longsor. Pada tanggal 16 Mei 2021 terjadi longsor di dua titik jalur utama Manado – Tomohon desa Tinoor Kota Provinsi Sulawesi Utara akibat curah hujan cukup tinggi menyebabkan jalan tertutup oleh tanah sehingga arus lalu lintas tersendat untuk beberapa saat. Hasil penelitian dengan kondisi esksisting dan percobaan Muka Air Tanah 1m, 2m, dan 3m diperoleh bahwa lereng berada dalam kondisi yang kritis akibat pengaruh muka air tanah 1m sehingga diberikan perkuatan soil nailing. Variasi nail paling efisien didapatkan pada panjang nail 25 m, jumlah nail 16 buah, diameter nail 16 mm, kemiringan nail 10°, dan jarak vertikal dan jarak horizontal 1 m. Hasil analisis stabilitas lereng setelah diberi perkuatan soil nailing dengan bantuan program GEO5 diperoleh Faktor Keamanan menggunakan Metode Bishop Simplified sebesar SF 1.310 dan Metode Fellenius sebesar SF 1.260. Angka tersebut menunjukan bahwa perkuatan soil nailing mampu menahan kelongsoran.Kata kunci - sstabilitas lereng, muka air tanah, soil nailing, GEO5
Strategi Penerapan Konsep Green City Di Kabupaten Minahasa Tenggara Natalia Miranda Kolondam; Hendra Riogilang; Herawaty Riogilang
TEKNO Vol. 20 No. 81 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kawasan perkotaan adalah pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi, sehingga membutuhkan penataan ruang dengan perhatian khusus terutama terkait dengan penyediaan kawasan hunian, fasilitas umum, serta ruang-ruang terbuka (open space) untuk menunjang aktivitas masyarakat. Namun, terbatasnya ketersediaan lahan perkotaan membuat sulitnya daerah dalam memenuhi kebutuhan ruang terbuka baik dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) maupun Ruang Terbuka Non Hijau (RTNH). Penelitian ini membahas mengenai perencanaan aspek Green City di Kabupaten Minahasa Tenggara. Metode yang digunakan meliputi metode Program Pengembangan Kota Hijau, metode overlay dan metode tabulasi atau matriks. Hasil pembahasan menggunakan metode Program Pengembangan Kota Hijau meliputi pada green planning and design terdapat penataan ruang wilayah kota yang sesuai dengan rencana tata wilayah kabupaten Minahasa Tenggara dengan memadukan sarana dan prasarana umum dengan teknologi ramah lingkungan diantaranya sea front city, compact city, microclimate parks, perluasan dermaga, fasilitas wisata laut dan cold storage. Pada green building terdapat perencanaan taman dalam bangunan, bangunan wallgarden, RS Jantung Tipe B, Mall, Mitra Sport, pabrik minyak kelapa dan ikan. Pada green openspace terdapat penanaman pohon sepanjang jalan dan pohon mangrove serta perencanaan wisata holtikultura. Pada green transportation meliputi pengadaan terminal hijau, halte hijau, jalur rel kereta api lingkar provinsi, stasiun, jalur sepeda, dan lapangan terbang perintis. Pada green water meliputi sumur resapan, wastewater treatment, depot air minum gratis. Pada green waste meliputi bank sampah dan pengembangan TPA dan PLTSA. Pada green energy meliputi pembangkit listrik tenaga panas bumi, tenaga surya, dan tenaga mikro hidro. Adapun pada green community meliputi membentuk forum komunitas hijau. Strategi implementasi diharapkan dapat menjawab permasalahan dan mewujudkan kabupaten Minahasa Tenggara sebagai kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.Kata kunci – perkembangan kota, green city, Minahasa Tenggara
Evaluasi Pengelolaan Limbah Medis Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) Di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Adinda Larasati; Herawaty Riogilang; Hendra Riogilang
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pelayanan kesehatan di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado dapat menimbulkan limbah, salah satunya yaitu limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado melakukan pengelolaan limbah B3 dimulai dari pemilahan,pengumpulan,pengangkutan, penyimpanan dan pengolahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengelolaan limbah medis B3 yang sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 06 Tahun 2021 Tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah B3 dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil Penelitian menunjukkan Pengelolaan Limbah Medis B3 di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado sebagian besar sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.06 Tahun 2021. Namun ada beberapa hal yang harus ditingkakan seperti sistem pelabelan pada wadah, penggunaan APD dan melakukan sosialisasi dan pelatihan secara rutin terkait SOP pengelolaan limbah medis B3 di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado kepada petugas pengelolaan limbah medis B3, cleaning service, dan semua petugas yang melakukan tindakan pelayanan medis. Hasil Perhitungan Proyeksi pertumbuhan jumlah pasien dengan mengunakan metode geometri, nilai yang dihasilkan yaitu sebesar 77,248 Pasien (jiwa) pada tahun 2026 dan Prediksi timbulan limbah per tahun dihitung berdasarkan PERMENLHK 2018 di RSUP Prof. Dr. R. d. Kandou Manado pada tahun 2026 jumlah pasien sebesar 77,248 (jiwa) dengan jumlah timbulan sampah 14,097,76 ton/tahun. Kata kunci – limbah medis, pengelolaan limbah medis B3, rumah sakit
Analisis Kapasitas Pengolahan Air Lindi Di TPA Aertembaga Kota Bitung Sinta Agnes Wijaya; Hendra Riogilang; O. B. A. Sompie
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TPA Aertembaga terletak di Kota Bitung dan menggunakan sistem operasional Open Dumping. Secara umum masalah sistem pengolahan Open Dumping dapat mempengaruhi proses penyaluran lindi dan adanya tumpukan sampah pada kolam instalasi pengolahan lindi sehingga proses pengolahan dan kapasitas pada tiap kolam tidak maksimal dalam mengolah lindi yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas lindi yang dihasilkan menggunakan pengujian parameter kualitas air di laboratorium. Berdasarkan hasil pengukuran laboratorium terhadap kualitas pengolahan air lindi pada kolam outlet TPA Aertembaga Bitung sesuai standar yang tertuang dalam Permen LHK No. P.59/Menlhk/Setjen/Kum.1/7/2015 tentang Baku Mutu Lindi Bagi Usaha dan/atau Kegiatan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah. Pada hasil pengujian laboratorium terlihat kualitas pada parameter BOD, COD, dan N total melebihi baku mutu yang ditetapkan. Adapun pada parameter pH dan TSS memenuhi baku mutu yang ditetapkan. Perhitungan debit lindi didasarkan pada perhitungan neraca air metode Thornweite-Matter dengan hasil perhitungan perkolasi air tertinggi bulanan pada bulan Mei dengan nilai perkolasi air 86,5 sehingga diperoleh debit lindi rencana 27,9 m3/hari. Kolam lindi yang direncanakan menggunakan metode pengolahan kombinasi antara lain kolam anaerobik, stabilisasi, maturasi, dan biofilter sesuai Permen PU No. 3 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Kata kunci – TPA Aertembaga, lindi, pengolahan kombinasi
Strategi Penerapan Konsep Green City Dan Smart City Di Kota Manado Awusi, Indah A.; Riogilang, Hendra; Riogilang, Herawaty
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60848

Abstract

Permasalahan di kawasan perkotaan berkaitan dengan meningkatnya jumlah penduduk, yang menuntut penataan ruang yang lebih optimal, terutama dalam hal penyediaan area hunian serta fasilitas umum. Oleh karena itu, perlu adanya penataan ruang yang terintegrasi dalam perwujudan ruang yang nyaman, produktif dan berkelanjutan. Penelitian ini membahas mengenai perencanaan aspek green city dan smart city di kota Manado. Metode yang digunakan meliputi metode program pengembangan kota hijau dan kota pintar, metode overlay dan metode tabulasi atau matriks. Hasil pembahasan menggunakan metode program pengembangan kota hijau meliputi pada green building terdapat perencanaan green rooftop, taman dalam bangunan, dan mall. Pada green transportation meliputi pengadaan terminal hijau, jalur rel kereta, jalur sepeda, dan bus rapid transit. Pada green waste meliputi bank sampah dan pengembangan truk sampah modern. Pada green energy meliputi pembangkit listrik tenaga surya, dan tenaga bayu. Smart city meliputi pada smart environment terdapat system pencahayaan, jaringan listrik pintar, dan system pengumpulan sampah. Pada smart mobility meliputi intelligent transportation system, kenderaan listrik otonon, dan kereta gantung. Pada smart living meliputi pemantauan kualitas udara dan system pengelolaan air. Strategi implementasi diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang ada serta mewujudkan kota manado sebagai kota yang ramah lingkungan dan dimengintegrasikan teknologi cerdas untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan, efisien, dan adaptif. Kata Kunci : Implementasi perkembangan kota, green city, smart city, Kota Manado
Studi Penanganan Tailing Pada Pertambangan Emas Skala Kecil Di Kecamatan Kotabunan, Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara Tumanan, Cethlin G. S.; Riogilang, Hendra; Mangangka, Isri R.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.65956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pengelolaan timbunan tailing aktif (TTA) dan timbunan tailing tidak aktif (TTTA) pada pertambangan emas skala kecil di Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur; menganalisis dampak pencemaran yang ditimbulkan; serta merumuskan rekomendasi pengelolaan tailing yang efisien. Penelitian dilaksanakan melalui survei lapangan, observasi, pengambilan sampel sedimen tailing dan air sungai pada lokasi TTA dan TTTA, serta analisis laboratorium menggunakan prosedur TCLP dan metode yang relevan untuk parameter merkuri (Hg), arsen (As) dan sianida (CN). Sampel dianalisis di laboratorium yang berwenang sesuai metode referensi yang digunakan dalam penelitian. Berdasarkan temuan tersebut direkomendasikan penerapan langkah teknis dan pengelolaan antara lain: desain bak/kolam penampungan tailing dengan lapisan kedap, penerapan teknik stabilisasi/solidifikasi atau pra-pengolahan bila akan menggunakan tailing sebagai material penimbun, penerapan metode fitoremediasi/bioremediasi pada area terkontaminasi, reklamasi dengan revegetasi, serta peningkatan pengawasan dan sosialisasi kepada pelaku tambang. Implementasi kombinasi teknis dan pengelolaan administratif diharapkan dapat mengurangi potensi pencemaran jangka panjang dan meningkatkan perlindungan lingkungan di wilayah studi. Kata kunci: tailing, merkuri, Arsen, fitoremediasi, pertambangan, Kotabunan
Perencanaan Sanitary Landfill Pada Tempat Pemrosesan Akhir Di Aertembaga Kota Bitung Palit, Grisella; Mangangka, Isri R.; Riogilang, Hendra
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.66239

Abstract

Abstrak Pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Aertembaga Kota Bitung saat ini masih menghadapi kendala penumpukan akibat metode pembuangan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sistem sanitary landfill yang berwawasan lingkungan untuk masa layanan 10 tahun (2025-2034). Metode penelitian mencakup survei lapangan, analisis proyeksi penduduk menggunakan metode aritmatika, serta perhitungan timbulan sampah berdasarkan standar SNI 3964:2025. Hasil analisis menunjukkan proyeksi penduduk pada tahun 2034 sebesar 193.256 jiwa dengan volume sampah harian mencapai 483,14 m³/hari. Total volume landfill yang dibutuhkan selama 10 tahun adalah 743.140 m³ dengan kebutuhan luas lahan penimbun efektif sebesar 3,72 hektar. Perencanaan teknis ini meliputi desain lapisan kedap (liner system), jaringan drainase lindi, dan sistem ventilasi gas metana untuk meminimalkan risiko pencemaran lingkungan. Kata kunci: TPA Aertembaga, sanitary landfill, pengelolaan sampah, perencanaan teknis