Imtihanatul Ma’isyatuts Tsalitsah
Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Internalisasi Nilai-Nilai Maqashid Syariah Dalam Psikoterapi Keluarga Muslim Ma’isyatuts Tsalitsah, Imtihanatul
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 13 No. 2 (2024): Hukum Keluarga Islam
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqs.v13i2.27444

Abstract

This study aims to explore the internalization of the values of Maqashid Syariah in Muslim family psychotherapy, focusing on how Islamic principles can be integrated into family therapy to improve quality of life. Maqashid Syariah refers to the fundamental objectives or principles in Islam that serve as guidelines for various aspects of life, including psychotherapy. Muslim family psychotherapy, grounded in Islamic principles, is expected to have a positive impact on enhancing the mental, emotional, and social well-being of family members. This study uses a qualitative approach with a case study of Muslim families who have participated in family therapy sessions based on the values of Maqashid Syariah. The results indicate that values such as the preservation of religion (hifz ad-din), life (hifz an-nafs), intellect (hifz al-‘aql), lineage (hifz an-nasl), and wealth (hifz al-mal) can be internalized in family psychotherapy practice, leading to significant positive impacts on family relationships and helping them face life’s challenges in a more wise and balanced manner. Thus, applying the principles of Maqashid Syariah in family therapy not only improves the quality of relationships among family members but also strengthens their spiritual and mental closeness, ultimately contributing to overall family harmony. Keywords: Maqashid Syariah, Family Psychotherapy, Muslim Family Well-being,Islamic Values.
Pengembangan Cabang Ranting (PCR) Era Pandemi di Ranting Kenjeran, Surabaya Hakim, M hanifuddin; Tsalitsah, Imtihanatul Ma'isyatuts
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i1.10713

Abstract

Pimpinan Cabang Ranting (PCR) Bulak merupakan salah satu PCR Muhammadiyah di wilayah Surabaya Utara. PCR Bulak berdiri pada tahun 2012, karena terjadinya pemekaran wilayah dari cabang kenjeran menjadi cabang bulak. Di masa pandemi ini, dianjurkan segala aktivitas dilakukan di rumah, hal tersebut telah di tetapkan pada edaran surat kemendikbud. Sehingga pelaksanaan segala kegiatan Cabang dan Ranting Muhammadiyah banyak mengalami kendala sehingga banyak pula kegiatan-kegiatan yang tidak terlaksana sesuai dengan yang diprogramkan. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pimpinan dan warga Muhammadiyah setempat agar tetap produktif di era pandemi dengan mengajak mereka melalui kegiatan pengembangan Pimpinan Cabang dan Ranting Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektifitas Pimpinan dan Warga Muhammadiyah Bulak dalam melaksanakan kegiatan yang telah diprogramkan.Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan model community development yaitu upaya mempersiapkan masyarakat seiring dengan langkah memperkuat kelembagaan masyarakat agar mereka mampu mewujudkan kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan dalam suasana keadilan sosial yang berkelanjutan. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Kecamatan Kenjeran yang telah diidentifikasi, maka solusi yang ditawarkan dalam program KKN-PCR ini adalah Pendampingan dan Sosialisasi Cabang dan Ranting Muhammadiyah melalui Pendataan warga dan pendampingan mengurus KTA Muhammadiyah, perbaikan visualisasi informasi dan fasilitas masjid agar masyarakat menjadikan masjid sebagai pusat peradaban Islam. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan kegiatan cabang dan ranting yang berhasil dilakukan oleh kelompok KKN-PCR Bulak untuk menunjang pengembangan cabang dan ranting Kenjeran adalah Pendataan dan pembuatan KTA, pemakmuran masjid, sosialisasi vaksin, dan santunan kepada anak yatim.
Pendampingan Psikososial pada Pasien dengan Penyakit Kronis di Yayasan Kanker Indonesia Hasanah, Uswatun; Syarifur Rahman, Islam; Tsalitsah, Imtihanatul Ma'isyatuts; Fauzia, Faiz Azmi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.17247

Abstract

Perawatan pada pasien dengan penyakit kronis merupakan tantangan bagi dunia kesehatan. Kanker merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi yang masih tinggi di dunia maupun di Indonesia. Kanker tidak hanya berdampak secara fisik saja, akan tetapi juga mempengaruhi kondisi psikologis penderitanya, dan perawatan penyakit dalam jangka waktu yang lama selain mempengaruhi kondisi penderita juga mempengaruhi kondisi keluarga atau care givernya. Pendampingan psikososial merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memberikan dukungan bagi individu dan keluarga penderita sebagai upaya dalam meminimalisir dampak psikologis yang muncul. Dukungan psikososial bagi penderita kanker dapat berpengaruh secara holistik terhadap kondisi pasien dan keluarga baik secara biologis, psikologis, sosial dan spiritual. Pendampingan psikososial terhadap pasien kanker ini dilakukan di Yayasan Kanker Indonesia Cabang Jawa Timur. Hasil yang didapatkan selama proses pendampingan diantaranya adalah pasien dan keluarga memahami konsep kanker, cara perawatan pasien, cara melakukan penanganan sederhana terhadap masalah psikososial dan keluarga mampu memberikan dukungan psikososial pada anggota keluarga yang sakit. Rekomendasi: perlu dilakukan lebih banyak kegiatan dan aktivitas yang berfokus pada peningkatan dukungan psikososial pasien dan keluarga, karena masalah psikososial dapat mempengaruhi proses penyembuhan pasien kanker.
INTEGRASI FILSAFAT, SAINS DAN AGAMA DALAM PEMIKIRAN ISLAM: INTEGRASI FILSAFAT, SAINS DAN AGAMA DALAM PEMIKIRAN ISLAM Tsalitsah, Imtihanatul Ma’isyatuts
Al Hikmah Vol 10 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ah.v10i1.22858

Abstract

Upaya untuk menemukan Tuhan dilakukan oleh manusia, beberapa berhasil menemukan Tuhan sementara banyak yang tersesat di hutan metafisika. Pembahasan filsafat dan agama sangat menarik, mencakup filosofi yang beragam, dari kontra hingga keinginan untuk menggabungkan keduanya. Kontribusi filsafat dan ilmu pengetahuan berjalan beriringan dengan iman kepada Tuhan, meski dalam batas tertentu mempertahankan bukti kebenaran tentang keberadaan dan kekuasaan Tuhan yang sebagian besar diungkapkan oleh agama. Syari'at sebagai hukum Allah tidak hanya legal tetapi tidak dapat diikuti oleh penalaran filosofis. Islam membawa ajaran sebagai model bagi masyarakat, dengan Syari'at sebagai sarana untuk menghadap Tuhan. Sains dan filsafat berkembang melalui jiwa manusia dan kehadiran persuasif. Meski sains, filsafat, dan agama bertujuan sama, mereka berbeda sumber: ilmu dan filsafat berasal dari ra'yu (jiwa manusia) sementara agama berakar pada wahyu. Sains mencari kebenaran melalui penelitian dan eksperimen, sementara filsafat mendekati kebenaran dengan menemukan kesamaan makna radikal dan hanya terikat oleh logika yang benar. Manusia mencari kebenaran agama dengan mengajukan pertanyaan tentang berbagai masalah manusia itu sendiri. Kata kunci : filsafat, sains, agama.