Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Dukungan Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Melalui Mediasi Kepercayaan Diri Teti Kristiani Ziliwu; Risydah Fadilah; Suaidah Lubis
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/086100011

Abstract

Di lapangan, banyak siswa yang mendapatkan dukungan penuh dari orang tua, seperti fasilitas belajar yang memadai dan perhatian terhadap proses akademiknya, namun tetap menunjukkan motivasi belajar yang rendah. Sebaliknya, ada siswa yang dengan dukungan orang tua yang terbatas tetap memiliki semangat belajar tinggi. Perbedaan ini mengindikasikan adanya faktor lain yang memengaruhi hubungan antara dukungan orang tua dan motivasi belajar, salah satunya adalah kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji secara empiris peran mediasi kepercayaan diri dalam pengaruh dukungan orang tua terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 243 siswa yang dipilih melalui teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan tiga instrumen yang valid dan reliabel, yaitu: instrumen dukungan orang tua, motivasib belajar dan kepercayaan diri. Analisis data dilakukan menggunakan analisis path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan diri, dan kepercayaan diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar. Terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan dari dukungan orang tua terhadap motivasi belajar melalui kepercayaan diri, yang menegaskan peran penting kepercayaan diri sebagai mediator.
Proses Penerimaan Diri pada Perempuan dengan HIV/AIDS dalam Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Wikayatuddini; Risydah Fadillah; Suaidah Lubis; Anggita Oktavely; Anggi Damanik; Dinda; Fernando Sitorus; Herna Sinaga; Mia Tarihoran; Naomi Panjaitan
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses penerimaan diri pada wanita dengan HIV/AIDS serta upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas hidup mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dan dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap partisipan wanita dengan HIV/AIDS yang menjalani terapi antiretroviral (ARV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerimaan diri berlangsung melalui beberapa tahapan, yaitu fase syok dan ketakutan ekstrem setelah diagnosis, pengalaman stigma dan penolakan dari lingkungan sosial maupun keluarga, munculnya titik balik melalui dukungan konselor Voluntary Counseling and Testing (VCT) dan orang terdekat, hingga tahap penerimaan diri yang lebih stabil. Penerimaan diri tersebut mendorong kepatuhan terhadap pengobatan ARV, perubahan gaya hidup yang lebih sehat, serta peningkatan tanggung jawab terhadap keluarga. Penelitian ini menegaskan bahwa dukungan sosial, khususnya dari tenaga kesehatan dan keluarga, merupakan faktor kunci dalam mempercepat proses penerimaan diri dan meningkatkan kualitas hidup wanita dengan HIV/AIDS.
Pengalaman Subjektif Istri Paman (Puhun): Studi Fenomenologi Makna Kebersyukuran dan Kecemasan dalam Tradisi Pemamanen Suku Alas Ratna Dewi; Fadilah Husna; Cut Kesuma Pahluvi; Risydah Fadillah; Suaidah Lubis
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/70r8y655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam pengalaman subjektif istri paman (puhun) dalam tradisi pemamanen Suku Alas di Aceh Tenggara, khususnya terkait makna kebersyukuran dan kecemasan yang mereka alami. Pemamanen merupakan sistem kekerabatan adat yang menempatkan paman sebagai figur sentral dalam acara khitanan dan pernikahan, namun dalam praktik kontemporer menimbulkan beban finansial dan sosial yang signifikan bagi keluarga paman, termasuk puhun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) untuk menggali lived experience puhun melalui wawancara mendalam terhadap tiga partisipan yang dipilih secara purposive dan snowball. Analisis data dilakukan melalui tahapan membaca berulang, initial noting, pengembangan tema emergen, serta penyusunan struktur tema lintas kasus. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu beban finansial multidimensi, kecemasan sosial dan stres peran, serta kebersyukuran sebagai strategi koping dan pemaknaan. Temuan menunjukkan adanya dualitas emosional berupa kecemasan terhadap marwah keluarga dan tuntutan pelawat, sekaligus rasa syukur sebagai bentuk bakti, penerimaan adat, dan pemeliharaan kohesi sosial. Puhun berperan sebagai manajer risiko di balik layar yang mengatur pendanaan dan logistik acara, sering kali hingga berutang. Secara keseluruhan, pengalaman puhun dimaknai sebagai pengorbanan yang dimuliakan dalam bingkai identitas budaya Alas. Penelitian ini berkontribusi pada kajian psikologi budaya dan memberikan implikasi praktis bagi evaluasi kebijakan adat