Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INFLASI, UPAH MINIMUM DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI KABUPATEN/KOTA JAWA BARAT TAHUN 2008–2014 Rochim, Mochamad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah pengangguran di Jawa Barat menjadi pekerjaan rumah yang sulit untuk diselesaikan. Mengingat pertumbuhan jumlah penduduk yang terus bertambah setiap tahun, maka jumlah angkatan kerja atau pencari kerja juga akan bertambah, namun tidak diikuti dengan penyediaan lapangan kerja yang cukup untuk menampung para pencari kerja. Sementara pertumbuhan ekonominya bisa dikatakan baik, namun tingkat penganggurannya tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, inflasi, upah minimum dan jumlah penduduk terhadap tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota Jawa Barat tahun 2008–2014. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, serta pengumpulan datanya dilakukan dengan teknik studi kepustakaan. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel, pengujian statistik penelitian ini menggunakan uji t, uji f dan koefisien determinasi, Dengan pengujian asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi dan uji heteroskedastisitas).Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi (nilai koefisien 0,049737) dan inflasi (nilai koefisien 0,011655) mempunyai pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota Jawa Barat. Sementara upah minimum (nilai koefisien -0,305484) dan jumlah penduduk (nilai koefisien -0,580482) mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota Jawa Barat.Kata kunci: pengangguran, pertumbuhan ekonomi, inflasi, upah minimum, jumlah penduduk.
Strategi Pemanfaatan Instagram Reels sebagai Personal Branding dari Kreator Ilham Ngador Azhar Muhammad zean; Mochammad Rochim
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 5 No. 2 (2025): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v5i2.20555

Abstract

Abstract. Instagram Reels has emerged as a prominent platform for short-form video content, increasingly utilized by content creators to develop and reinforce personal branding. This study focuses on Ilham Ngador, a content creator recognized for his humorous communication style and content that resonates with everyday life experiences. The research seeks to examine: (1) the content strategies employed by Ilham Ngador in utilizing Instagram Reels for personal branding; (2) the key elements of personal branding conveyed through his content; and (3) audience responses to his Reels. Using a qualitative case study approach, data were collected through content observation, in-depth interviews, and documentation analysis of the Instagram account @ilhamngador. The findings reveal that Ilham applies a consistent thematic approach, distinctive visual aesthetics, humorous storytelling, and active audience engagement as part of his branding strategy. Prominent elements of his personal brand include authenticity, alignment with current trends, and emotional resonance with viewers. The study concludes that Instagram Reels can serve as an effective medium for content creators to strategically construct and enhance their personal branding Abtrak. Instagram Reels telah berkembang menjadi platform konten video pendek yang menonjol dan semakin banyak dimanfaatkan oleh para kreator sebagai sarana untuk membangun dan memperkuat personal branding. Penelitian ini berfokus pada Ilham Ngador, seorang konten kreator yang dikenal melalui gaya komunikasi jenaka serta konten yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji: (1) strategi konten yang diterapkan oleh Ilham Ngador dalam memanfaatkan Instagram Reels untuk personal branding; (2) elemen-elemen utama personal branding yang ditampilkan melalui kontennya; dan (3) respons audiens terhadap konten Reels yang ia unggah. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data diperoleh melalui observasi konten, wawancara mendalam, dan dokumentasi dari akun Instagram @ilhamngador. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Ilham menerapkan pendekatan tematik yang konsisten, estetika visual yang khas, narasi jenaka, serta interaksi aktif dengan audiens sebagai bagian dari strategi personal branding-nya. Elemen yang paling menonjol dalam personal branding-nya meliputi keaslian karakter, kesesuaian dengan tren, serta kedekatan emosional dengan penonton. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Instagram Reels dapat berfungsi sebagai media yang efektif bagi konten kreator untuk membangun dan memperkuat personal branding secara strategis.