Purwitasari, Lutfi
Department Food Technology, Faculty Of Animal And Agricultural Sciences, Diponegoro University, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Review on Pathogenic Bacteria Listeria monocytogenes, the Detection and the Sequencing Gene Methods Isolated from Meat Products Bhakti Etza Setiani; Yoyok Budi Pramono; Lutfi Purwitasari
Journal of Applied Food Technology Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Dept. Food Technology, Faculty of Animal and Agricultural Sciences, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1099.242 KB) | DOI: 10.17728/jaft.6460

Abstract

A study was conducted to review on pathogenic bacteria Listeria monocytogenes, the detection and the sequencing gene methods isolated from meat products, compare selected methods that detect the presence of L. monocytogenes in selected raw and processed meat products. L. monocytogenes (originally named Bacterium monocytogenes) is a gram-positive, non-sporeforming, highly mobile, rod-type, and facultative anaerobic bacterium species. It can grow under temperatures between -1.5 to 45°C and at pH range between 4.4 and 9.4, with the optimum pH of 7. Rapid methods (PCR based and VIDAS-LDUO®) detected L. monocytogenes faster than the conventional method. It was also gathered that Phenotypic identification and Genotypic identification were two types of confirmation test for L. monocytogenes. L. monocytogenes can be found in raw meat and meat product because of environmental contamination, cross contamination or error process.
Perubahan Mutu Hedonik Minuman Rempah Seduhan Pertama dan Kedua Lutfi Purwitasari; Bambang Dwiloka; Bhakti Etza Setiani
Jurnal Teknologi Pangan Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.528 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2019.23526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan mutu hedonik minuman rempah seduhan pertama dan kedua sebagai minuman fungsional. Penelitian ini menggunakan dua perlakuan yaitu seduhan pertama dan seduhan kedua pada rempah. Bahan baku yang digunakan adalah minuman rempah yang terdiri dari jahe, kunyit, kunyit putih, kencur, temulawak, temu mangga, jeruk nipis, kayu secang, gula batu, gula merah dan air. Metode yang dilakukan meliputi pembuatan minuman rempah dengan cara rempah dalam gelas beaker diseduh selama 30 menit dengan 1000 ml air aquabidestilata yang telah dididihkan (100˚C) kemudian disaring hingga didapatkan minuman rempah seduhan pertama (S1). Proses penyeduhan dilakukan lagi dengan rempah yang sama agar didapatkan minuman rempah seduhan kedua (S2), kemudian dilakukan pengujian mutu hedonik dari minuman rempah. Mutu hedonik yang diuji meliputi rasa, aroma, warna dan overall kesukaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa warna, aroma dan overall kesukaan minuman rempah seduhan pertama lebih disukai panelis, tetapi rasa minuman rempah seduhan kedua lebih disukai panelis dibandingkan dengan rasa minuman rempah seduhan pertama.