Tutik Dalmiyatun
Study Program Of Agribusiness Department Of Agriculture Faculty Of Animal And Agricultural Science Diponegoro University

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Motivasi, Lingkungan dan Pengalaman Pemuda Tani dalam Melanjutkan Usahatani Kopi di Desa Kelurahan Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang Fadhlan Jamil Putra; Tutik Dalmiyatun; Agus Subhan Prasetyo
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 5, No 1 (2021): MARCH
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v5i1.1416

Abstract

Tani Rahayu farmer group hopes that the youth in the Kelurahan Village will continue and develop coffee farming on their own accord. A study aimed to analyze the interest of rural youth in continuing coffee farming in the Kelurahan Village, Jambu District, Semarang Regency, to analyze the factors that influence rural youth in continuing coffee farming, and to analyze the influence of motivation, experience, and environmental factors on youth interest in continuing coffee farming. The Kelurahan Village was chosen as research location based on the consideration that the farmer groups in Kelurahan Villages have developed an agritourism. The number of samples was determined by census from the youth whose parents were members of the Tani Rahayu farmer group as many as 39 youths. Data collection was carried out by conducting interviews based on a prepared questionnaire. Data were analyzed using multiple linear regression. The results showed that motivation is the variable that most influenced the youth's interest in Tani Rahayu farmer groups. Experience and the environment influence youth interests as well. Youth interest will arise when motivation, experience, and environment support youth in continuing coffee farming.Kelompok tani rahayu memiliki harapan kepada pemuda di Desa Kelurahan untuk melanjutkan dan mengembangkan usahatani kopi atas keinginannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat pemuda pedesaan dalam melanjutkan usahatani kopi di Desa Kelurahan, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, menganalisis faktor yang mempengaruhi pemuda desa dalam melanjutkan usahatani, dan menganalisis pengaruh faktor motivasi, pengalaman, lingkungan terhadap minat pemuda dalam melanjutkan usahatani. Desa Kelurahan dipilih sebagai lokasi penelitian didasarkan pada pertimbangan bahwa Desa Kelurahan memiliki kelompok tani yang mengembangkan agrowisata. Jumlah sampel ditentukan dari pemuda yang orang tuanya tergabung di kelompok tani rahayu sebanyak 39 pemuda sebagai responden, sedangkan penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan sensus. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara berdasarkan kuesioner yang telah dipersiapkan. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil diketahui bahwa motivasi merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap minat pemuda di kelompok tani rahayu. Pengalaman dan lingkungan memiliki pengaruh terhadap minat pemuda. Minat pemuda akan timbul ketika motivasi, pengalaman dan lingkungan mendukung pemuda dalam melanjutkan usahatani.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan Taman Bunga Celosia di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang Dea Amelia Silaen; Tutik Dalmiyatun; Sriroso Satmoko
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 4 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.908 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.04.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, kepemimpinan, motivasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan Taman Bunga Celosia di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November – Desember 2018 di Taman Bunga Celosia, Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Metode penentuan sampel yang digunakan dengan cara probability sampling dengan teknik cluster sampling. Jumlah sampel dipenelitian ini adalah sebanyak 63 orang yang telah dihitung menggunakan rumus slovin. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dan regresi linear berganda. Berdasarkan analisis deskriptif bahwa kompetensi, kepemimpinan, motivasi, lingkungan kerja dan kinerjaa karyawan termasuk kategori tinggi dengan persentase masing-masing sebesar 92%, 90,5%, 90,5%, 89%, dan 92%. Berdasarkan uji regresi linear berganda bahwa kompetensi, kepemimpinan, motivasi dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan untuk kompetensi dan lingkungan kerja, sedangkan untuk kepemimpinan dan motivasi tidak terdapat pengaruh yang signifikan. Keempat faktor tersebut mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 59,2%, sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
KONTRIBUSI PERUSAHAAN TERHADAP PENDAPATAN DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA MASYARAKAT LOKAL DI PERKEBUNAN TEH PT. RUMPUN SARI MEDINI KABUPATEN KENDAL T D Sukarno; Dyah Mardiningsih; Tutik Dalmiyatun
MEDIAGRO Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.653 KB) | DOI: 10.31942/mediagro.v13i2.2160

Abstract

The purpose of this research are to identity the percentage of the corporate contribution to the level of employee’s household income and to identity the labor absorption that worked in PT. Rumpun Sari Medini. Method that been used in this research is survey. Data collection used observation, interviews, and questionnaires. The sampling method used stratified purposive sampling. Total respondent are 32 person, consists of 3 different employment status, which is permanent employee’s, freelancers, and tea leaves pickers. Data analyze uses quantitative descriptive and qualitative descriptive. The results of the research shows that corporate has 73% contribution of permanent employee’s monthly household income, 63,4% for freelancers and 40% for tea leaves pickers. Corporate absorb 78,8% of labor force in Medini Village, but the level of labor absorbtion in Ngesrepbalong district is just 7,3%.Keywords : Contribution, Income, Labor Absorption.
Influence of Agricultural Extension Role on Adoption of Durian Cultivation Innovation in Cepoko Mulyo Farmer Group Zalfa Salsabila; Tutik Dalmiyatun; Joko Mariyono
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 10, No 2 (2026): June 2026
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v10i2.33039

Abstract

Indonesia's agricultural sector faces challenges in low innovation adoption at the farmer level, particularly in the horticulture subsector. In Gunungpati District, Semarang City, the productive durian tree population declined drastically from 9,042 trees in 2022 to only 2,862 trees in 2024, indicating serious obstacles in the application of cultivation innovations. This study aimed to identify the socioeconomic characteristics of farmer group members, describe the form and intensity of agricultural extension agents' roles, analyze the level of durian cultivation innovation adoption, and analyze the influence of extension agents' roles on innovation adoption at Cepoko Mulyo Farmer Group in Gunungpati District, Semarang City. The study was conducted from January to May 2026 using a survey method with a census technique involving 37 active farmer group members as respondents. Primary data were collected through structured questionnaires that had been tested for validity and reliability (Cronbach's Alpha for variable X = 0.906; variable Y = 0.890), and analyzed using descriptive analysis and simple linear regression. Results showed that the majority of farmers were aged above 55 years (64.8%), had primary school education (67.6%), and managed sharecropping land of less than 2,000 m² (64.9%). The intensity of extension agents' roles was low, with 56.8% of respondents interacting only 0–1 time per year. The level of innovation adoption was in the moderate category (59.5%). Regression analysis produced the equation Y = 18.736 + 0.441X with a t-value of 3.014 (sig. 0.005 < 0.05), proving that the role of agricultural extension agents has a positive and significant effect on durian cultivation innovation adoption. The R² value of 0.206 indicates that the extension agents' role contributes 20.6%, while the remaining 79.4% is influenced by other factors such as free seedling assistance and the area's identity as a durian production center.
Minat Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Untuk Bekerja Pada Bidang Pertanian Di Kabupaten Jepara Catherine Marchella Lientjewas; Siwi Gayatri; Tutik Dalmiyatun
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.23747

Abstract

Menurunnya minat bekerja di bidang pertanian menimbulkan kekhawatiran terhadap regenerasi tenaga kerja di bidang pertanian, terutama di Kabupaten Jepara dengan potensi pertanian yang besar, namun belum diimbangi dengan ketertarikan tenaga kerja muda untuk bekerja di bidang pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat siswa SMK jurusan pertanian untuk bekerja pada bidang pertanian, menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi minat siswa SMK jurusan pertanian untuk bekerja pada bidang pertanian dan mengetahui pengaruh variabel (X1) peran orang tua dan variabel (X2) pemanfaatan media sosial terhadap minat siswa untuk bekerja pada bidang pertanian. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2025 sampai September 2025, lokasi penelitian dilakukan di empat Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) yang memiliki jurusan pertanian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) dan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) di Kabupaten Jepara yaitu SMK Negeri 1 Jepara, SMKN 1 Batealit, SMKN 1 Pakis Aji dan SMKN 1 Kedung. Metode penelitian menggunakan studi kasus. Jumlah populasi yaitu siswa kelas 12 sebanyak 335 siswa menggunakan metode simple random sampling. Sampel penelitian diperoleh 100 responden. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu analisis uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat siswa melanjutkan bekerja di bidang pertanian tergolong rendah, dipengaruhi faktor peran orang tua, tidak adanya pengaruh signifikan antara minat siswa terhadap variabel (X1) peran orang tua dan (X2) pemanfaatan media sosial.