Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

KOREKSI FISKAL DAN LAPORAN KEUANGAN KOMERSIL: STUDI PADA KOPERASI PRODUSEN TEMPE TAHU KOTA BANDUNG Eka Setiajatnika; Ria Eka Setiani
Accounting Research Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Accounting Research Journal (September 2023 - February 2024)
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56244/accrual.v2i1.740

Abstract

Pajak merupakan salah satu penerimaan negara yang paling besar digunakan untuk pembangunan dan pengeluaran negara. Salah satu sumber penerimaan negara adalah dari pajak penghasilan yang dikenakan pada penghasilan badan. Dalam memenuhi pelaporan pajak, maka perusahaan atau badan perlu melakukan koreksi fiskal. Penelitian yang dilakukan di KOPTI Kota Bandung ini bertujuan untuk melihat bagaimana koreksi fiskal pada KOPTI Kota Bandung apakah sesuai dengan Undang-Undang Perpajakan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder dan teknik pengumpulan data wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan di KOPTI Kota Bandung menunjukan bahwa KOPTI Kota Bandung dalam melakukan koreksi fiskal belum sesuai dengan peraturan perpajakan. Dengan demikian hal tersebut berpengaruh terhadap perhitungan pajak penghasilan terutang yang dimana mengalami kurang bayar pada tahun 2021 sebesar Rp.30.821.267,48 dan pada tahun 2022 sebesar Rp.20.208.346,11.
Kesiapan Digitalisasi Akuntansi Koperasi dalam Menerapkan SAK Entitas Privat Eka Setiajatnika; Udin Hidayat
J-Coop : Journal of Co-operative Vol. 2 No. 1 (2026): J-Coop : Journal of Co-operative
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/jc.v2i1.50

Abstract

The adoption of the Financial Accounting Standards for Private Entities (SAK EP) by cooperatives after the issuance of the Regulation of the Minister of Cooperatives Number 2 of 2025 demands more than mere normative adherence, as it also requires sufficient operational preparedness. This study seeks to conceptually analyze the readiness of accounting digitalization within cooperatives in supporting the implementation of SAK EP. Employing a qualitative approach with a literature-based research design, the study examines accounting standards, regulatory provisions, and relevant scholarly literature. The analysis reveals that accounting digitalization readiness in cooperatives constitutes a multidimensional framework comprising technological readiness, human resource capabilities, organizational support, and regulatory alignment. Collectively, these dimensions shape the capacity of cooperatives to implement SAK EP in a consistent and sustainable manner. From a conceptual perspective, accounting digitalization plays a strategic role in enhancing the quality of cooperative financial reporting, particularly with respect to accuracy, timeliness, and information traceability. This study enriches the literature on cooperative accounting and offers policy-oriented insights for strengthening financial governance in cooperatives.
The Role of Islamic Banks’ Profitability on Indonesia’s Economic Growth: A CAMELS and Endogenous Growth Model Analysis Heri Nugraha; Eka Setiajatnika; Muhamad Ardi Nupi Hasyim; Franklin Kharisma Genta
Journal of Islamic Economics and Business Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Islamic Economics and Business
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jieb.v5i2.49830

Abstract

This study examines the role of Islamic banking profitability in Indonesia’s economic growth using the CAMELS framework and an endogenous growth perspective. The analysis focuses on profitability as the main mechanism linking Islamic banking performance to real sector development during the COVID-19 pandemic and the subsequent economic recovery period. The study uses annual data from 2020 to 2023 obtained from the Financial Services Authority, Bank Indonesia, Statistics Indonesia, and the World Bank. The analytical methods include descriptive statistics, correlation and stationarity tests, and regression estimation using Ordinary Least Squares (OLS) and the System Generalized Method of Moments (GMM) to address potential endogeneity. The empirical results show that Islamic banking profitability, particularly Return on Equity (ROE), has a positive and statistically significant effect on Indonesia’s economic growth. Return on Assets (ROA) also exhibits a positive relationship with growth, although with weaker statistical significance. Other CAMELS indicators, including capital adequacy, asset quality, efficiency, and liquidity, do not have a significant direct impact on economic growth but serve as stabilizing factors for the banking system. Inflation has a negative and significant effect on economic growth, while investment shows a positive but statistically insignificant relationship. Overall, the findings confirm that profitability is the primary channel through which Islamic banking contributes to national economic growth. This study positions profitability as an explanatory variable rather than merely a performance indicator and reinforces the relevance of endogenous growth theory in the context of Islamic banking in Indonesia. Policy implications emphasize the importance of strengthening Islamic banking profitability to enhance its contribution to sustainable economic growth.
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK-ETAP Bagi Pengurus Koperasi di Kabupaten Halmahera Utara Eka Setiajatnika; Dady Nurpadi
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 2 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis SAK-ETAP bagi pengurus di wilayah Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara adalah agar para pengurus dapat meningkatkan kemampuannya dalam hal pencatatan dan pengelolaan keuangan melalui laporan keuangan. Para pengelola koperasi sebagian besar belum memahami cara yang baik dalam pencatatan laporan keuangan, khususnya yang berkaitan dengan akuntansi koperasi serta kegunaannya sehingga para pengelola koperasi membutuhkan dukungan dari pihak akademisi untuk mendapatkan pelatihan penyusunan laporan keuangan bagi pengurus koperasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan koperasi melalui kegiatan Tutorial dan Diskusi berkaitan dengan masalah penyusunan dan pengelolaan keuangan di masing-masing koperasi. Metode pengumpulan data kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui observasi dan wawancara dengan beberapa pengurus koperasi. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 26 orang yang merupakan pengurus koperasi. Hasil kegiatan pelatihan ini dapat dikatakan berhasil dilihat dari antusiasme para pengurus koperasi selama proses pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan koperasi berbasis SAK-ETAP.
Transformasi Digital Laporan Keuangan Bagi Pengurus Koperasi di Wilayah DKI Jakarta Eka Setiajatnika; Udin Hidayat
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 2 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam pengelolaan laporan keuangan kini menjadi hal yang sangat penting bagi koperasi guna meningkatkan efisiensi dan transparansi operasional. Penulisan ini juga bertujuan untuk mengevaluasi pelatihan transformasi digital laporan keuangan yang diberikan kepada pengurus koperasi di wilayah DKI Jakarta. Metode yang diterapkan berupa pelatihan berbasis teknologi informasi yang mengintegrasikan penggunaan aplikasi digital dalam proses pencatatan dan pelaporan keuangan koperasi. Hasil dari pelatihan tersebut menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan pengurus dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengelolaan laporan keuangan, yang secara keseluruhan memberikan dampak positif terhadap pengelolaan koperasi. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi koperasi lain dalam mengimplementasikan transformasi digital guna meningkatkan kinerja dan akuntabilitas mereka.
Model Alternatif Distribusi SHU Real Time Berbasis Jasa Transaksi Anggota dan Perlakuan Akuntansinya Menurut SAK Entitas Privat (SAK EP) pada Koperasi Konsumen Eka Setiajatnika; Udin Hidayat; Toufiq Agung Pratomo Sugito Putra
J-Coop : Journal of Co-operative Vol. 2 No. 2 (2026): J-Coop : Journal of Co-Operative
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/jc.v2i2.363

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model alternatif distribusi sisa hasil usaha (SHU) secara real time bagi anggota berdasarkan nilai transaksi anggota, serta mengkaji perlakuan akuntansi yang tepat atas skema kompensasi ini menurut Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design Science Research, meliputi perancangan model—formulasi dua tahap yang menghubungkan kompensasi real time bersifat sementara dengan rekonsiliasi periodik—simulasi numerik atas logika operasional model, serta analisis kesesuaian normatif terhadap kriteria pengakuan SAK EP. Mekanisme yang diusulkan tidak dapat langsung diakui sebagai SHU final, karena regulasi perkoperasian Indonesia menetapkan penentuan SHU hanya sah melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT). Skema ini justru memenuhi kriteria pengakuan provisi menurut SAK EP—kewajiban kini, kemungkinan besar arus kas keluar, dan estimasi yang andal—sehingga memerlukan rekonsiliasi terhadap SHU akhir tahun teraudit untuk mencegah salah saji. Penelitian ini memperluas penerapan teori keagenan dan stewardship ke dalam tata kelola koperasi digital, serta menawarkan jembatan konseptual antara mekanisme loyalitas berbasis transaksi dan standar pelaporan keuangan formal untuk distribusi SHU, sebuah irisan yang belum banyak dikaji dalam literatur akuntansi koperasi. Model ini memberikan panduan konkret bagi akuntan, pengurus, pengawas/auditor koperasi, dan regulator dalam mengakui, mengukur, dan mengungkapkan skema kompensasi real time, sekaligus menegaskan bahwa penerapannya memerlukan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) terlebih dahulu dan pengesahan melalui RAT. Penelitian ini merupakan salah satu studi awal yang merumuskan model Distribusi SHU Real Time berbasis transaksi sekaligus mengevaluasi klasifikasi akuntansinya menurut SAK EP yang baru wajib berlaku, memadukan perancangan konseptual dengan analisis normatif sistematis, bukan sekadar analisis kasus deskriptif.
Transformasi Digital Potensi Ekonomi Gerai Sembako: Kecerdasan Buatan sebagai Kerangka Bantu Berpikir dalam Pengambilan Keputusan Pengurus/Pengelola Koperasi Sugiyanto Ikhsan; Mohammad Fahreza; Udin Hidayat; Eka Setiajatnika; Berlinda Yuliana Bogar; Laely Purnamasari
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 2 (2026): E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ecd.v7i2.381

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai bagian dari Program Pelatihan Digital 2026 yang digagas oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) bersama KOMUDITI, IKOPIN, PiBi, dan Bapli. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas para pengurus dan pengelola koperasi desa dalam mengoptimalkan pengelolaan gerai sembako sebagai unit usaha koperasi melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI). Selama ini, gerai sembako milik koperasi desa banyak menghadapi kendala akibat pengelolaan yang masih dilakukan secara manual, seperti pencatatan stok yang rawan keliru, selisih kas, data penjualan yang kurang akurat, hingga sulitnya menentukan keputusan pembelian dan membaca tren kebutuhan warga. Melalui Modul 3B, diperkenalkan sebuah sistem digitalisasi berbasis Platform KDKMP yang menyertakan fitur AI sebagai alat bantu berpikir bagi pengurus koperasi dalam mengambil keputusan strategis. Pelaksanaan kegiatan mengandalkan pendekatan pelatihan partisipatif, disertai demonstrasi sistem dan praktik langsung oleh peserta. Hasilnya, pemahaman peserta meningkat cukup baik dalam mengoperasikan sistem POS kasir, mengelola produk dan stok, mencatat transaksi penjualan maupun pembelian, serta membaca rekomendasi AI secara kritis. Adanya dashboard monitoring berjenjang — mulai dari tingkat desa, kecamatan, sampai pemerintah daerah — turut menghadirkan visibilitas data yang menyeluruh guna mendukung tata kelola koperasi yang lebih baik.