Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN BAYI DAN BALITA KE POSYANDU DI KELURAHAN CAMBAYA KECAMATAN UJUNG TANAH KOTA MAKASSAR Sitti Mukarramah; Hidayati Hidayati; Indar Sukriani
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 11, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.11.1.10-18.2022

Abstract

Posyandu is a form of community-based health effort that is managed and organized from, by, for and with the community. Posyandu is held to empower the community and provide convenience for the community to obtain basic basic or social health services to accelerate the reduction in maternal mortality and infant mortality. The purpose of this study was to determine the factors that influence the visit of infants and toddlers to the posyandu in the Cambaya Village, Ujung Tanah District, Makassar City, South Sulawesi Province in 2019. The research method is analytic survey with cross sectional design. Sampling using the "Purposive Sampling" technique. A sample of 78 people using a questionnaire. The results showed that more knowledgeable mothers with better visits were 63 people (80.8%) compared to less knowledgeable mothers based on the statistical results of p <α (0.013 <0.05), mothers whose visits were good and low educated as many as 50 people (64.1%) and highly educated as many as 18 people (23.1%). based on the statistical results p> α (0.240> 0.05), mothers who did not work with good visits were more than 52 people (66.7%) compared to mothers who worked based on the results of the statistical value p> α (0.306> 0.05 ), mothers whose visits are good with more supportive family support are 68 people (87.2%). compared to non-supportive families based on the results of p <α statistics (0,000 <0,05).Posyandu adalah bentuk upaya kesehatan yang berbasis masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat. Posyandu diselenggarakan untuk memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan bagi masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan dasar atau sosial dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan bayi dan balita ke posyandu di Kelurahan Cambaya Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2019. Jenis penelitian menggunakan survey analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik “Purposive Sampling. Sampel sebanyak 78 orang dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang berpengetahuan baik dengan kunjungan baik lebih banyak yaitu 63 orang (80,8%) dibanding dengan ibu yang berpengetahuan kurang berdasarkan hasil statistik nilai p < α (0,013 < 0,05), ibu yang kunjungannya baik dan berpendidikan rendah sebanyak 50 orang (64,1%) dan berpendidikan tinggi sebanyak 18 orang (23,1%). berdasarkan hasil statistik p > α (0,240 > 0,05), ibu yang tidak bekerja dengan kunjungan baik lebih banyak yaitu 52 orang (66,7%) dibanding dengan ibu yang bekerja berdasarkan hasil statistik nilai p > α (0,306 > 0,05), ibu yang kunjungannya baik dengan dukungan keluarga mendukung lebih banyak yaitu 68 orang (87,2%). dibanding dengan keluarga tidak mendukung berdasarkan hasil statistik p < α (0,000 < 0,05).
Tingkat Kepatuhan Masyarakat Dalam Menggunakan Masker Setelah Vaksinasi Covid-19 Di Kecamatan “X” Kota Makassar Raimundus Chalik; Hasni Hasni; Hendra Stevani; Hidayati Hidayati; Djuniasti Karim
Media Farmasi XXX Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mf.v18i2.2999

Abstract

Public Compliance Level In Using Mask After Covid-19 Vaccination In District "X" Makassar CityThe government in responding to COVID-19 is currently carrying out the COVID-19 Vaccination program and is urging the public to continue implementing health protocols such as wearing masks even though they have been vaccinated. This study aimed to determine the level of public compliance with the use of masks after carrying out the COVID-19 vaccination. This research was conducted in one of the districts in Makassar City. This research is an observational analytic with a cross-sectional approach. The sample size is 50 respondents. Purposive sampling technique. The instruments used were data collection sheets and questionnaires to measure compliance. The results of the study found that as much as 84.0% of the public was disobedient in using masks. The results of this study concluded that most people in District "X" Makassar City were disobedient in using masks during the Covid-19 pandemic.Keywords: compliance, use of masks, covid-19 vaccination; MakassarPemerintah dalam menanggapi COVID-19 saat ini sedang melakukan program Vaksinasi COVID-19 dan menghimbau masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti memakai masker walaupun telah di Vaksinasi. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui tingkat kepatuhan masyarakat terhadap penggunaan masker setelah melakukan vaksinasi COVID-19. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu Kecamatan di Kota Makassar. Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel sebanyak 50 responden. Teknik pengambilan sampel secara purposif. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengumpul data dan kuesioner untuk mengukur kepatuhan. Hasil penelitian menemukan bahwa sebanyak 84,0 % masyarakat tidak patuh dalam menggunakan masker. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat di Kecamatan “X” Kota Makassar tidak patuh dalam menggunakan masker dimasa pandemi covid-19.Kata Kunci : kepatuhan, penggunaan masker, vaksinasi covid-19; Makassar
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Masyarakat Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar Terhadap Krim Pemutih Wajah Cici Nirwanti; Raimundus Chaliks; Rusli; Hidayati
An-Najat Vol. 1 No. 3 (2023): AGUSTUS : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v1i3.94

Abstract

Sebagian besar orang di Indonesia memiliki kulit sawo matang. Sementara itu, memiliki kulit putih adalah salah satu cita-cita kecantikan yang semakin merasuk ke dalam masyarakat. Kosmetik adalah alat yang digunakan seseorang untuk tampil cantik. Salah satu jenis kosmetik yang disebut krim pemutih adalah racikan bahan kimia dan/atau komponen lain yang memiliki kemampuan untuk mencerahkan area gelap (hitam) pada kulit. Penggunaan krim pemutih dalam jangka waktu yang lama akan mengakibatkan pigmentasi permanen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengetahuan, sikap, dan hubungan antara pengetahuan dengan sikap tentang krim pemutih wajah pada warga Kelurahan Tello Baru Kecamatan Panakukang Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga Kelurahan Tello Baru Kecamatan Panakukkang Kota Makassar.