Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Psikoedukasi untuk Menumbuhkan Pengetahuan pada OrangTua Terkait Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Zurratul Muna; Rini Julistia; Dwi Iramadhani; Zikrina Arhami; Cut Miftahul Farrah
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Gotong Royong (JP3KM) Desember 2022
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.534 KB) | DOI: 10.51849/jp3km.v2i1.20

Abstract

Beberapa orang tua yang menyekolahkan anaknya di TKIT Anak Sholih tidak menyadari bahwa anak mereka mengalami keterlambatan dalam perkembangannya, terutama perkembangan dalam segi kualitatif. Kondisi ini disebabkan, orang tua bekerja, sibuk dengan kegiatan diluar rumah sehingga anak di percayakan pada orang lain seperti asisten rumah tangga tanpa kontrol dari orang tua. Kontrol yang kurang dari orang tua menyebabkan anak melakukan screen time tanpa batas waktu dan tanpa di kontrol yang boleh ditonton dan tidak boleh di tonton serta stimulus yang kurang memadai. Orang tua baru mendatangi tempat ahli seperti dokter anak atau psikolog anak saat pihak sekolah mengeluh bahwa anak mereka “terlambat” atau “ berbeda” dengan anak yang lain sesusianya, sehingga butuh pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini berkaitan dengan kesiapan anak untuk sekolah, keterlambatan anak dalam perkembangannya menganggu anak memasuki sekolah. Tujuan kegiatan ini memberikan, meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya memperhatikan tumbuh kembang anak sejak dini. Kegiatan ini terbagi menjadi 3 bagian yakni: pretest berupa pengisian kuesioner untuk melihat pengetahuan orang tua terkait tumbuh kembang anak. Kedua, psikoedukasi deteksi dini tumbuh kembang anak, ketiga posttest, pengisian kuesioner untuk mengukur tingkat pemahaman orang tua atas materi yang telah disampaikan dan untuk mengetahui keterampilan dalam mendeteksi dini masalah tumbuh kembang anak.
Perencanaan Karir Siswa SMK yang Mengalami Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid 19 Dwi Iramadhani; Widi Astuti; Zurratul Muna; Mutia Utari; Jihan Asfani Lubis
Jurnal Sublimapsi Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v4i1.35309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kondisi perencanaan karir siswa SMK yang mengalami pembelajaran daring di Masa Pandemi covid 19 ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan analisis univariate (satu variable) yakni perencanaan karir. Metode pengumpulan data menggunakan skala perencanaan karir yang dimodifikasi dari penelitian yang dilakukan oleh Hidayat (2014). Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dalam pengumpulan subjek. Subjek dalam penelitian ini memiliki kriteria 1) siswa yang menghadapi sistem pembelajaran daring 2) siswa SMK. Adapun hasil penelitian ini adalah Siswa SMK yang mengalami proses pembelajaran daring selama pandemi covid 19 lebih banyak memiliki perencanaan karir yang rendah. Siswa berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan sama-sama memiliki jumlah dan presentase perencanaan karir siswa dengan kategori rendah yang lebih besar. Selain itu siswa berjenis kelamin perempuan memiliki presentase perencanaan karir yang lebih besar daripada siswa dengan jenis kelamin laki-laki dan perempuan juga lebih memiliki persentase perencanaan karir yang lebih tinggi. Pada setiap jurusan siswa yang tergolong pada kategori perencanaan karir rendah lebih banyak daripada tinggi. Siswa paling banyak memiliki kategori rendah pada mengeksplorasi peluang dan mengevaluasi hasil. Selain itu siswa pada kategori tinggi banyak pada aspek menyusun rencana, penilaian diri dan melakukan tindakan.
Psikoedukasi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Pada Siswa di Panti Asuhan Dalam Mencegah Terjadinya Kekerasan Seksual Rini Julistia; Zurratul Muna; Yara Andita Anastasya; Zulaikha Masrura; Nadia Safitri
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Gotong Royong (JP3KM) Juni 2023
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v2i2.21

Abstract

Panti asuhan Miftahul Jannah merupakan salah satu yayasan yang berada di kecamatan dewantara. Salah satu permasalahan yang terdapat di panti asuhan yaitu anak didik yang berada dipanti asuhan Miftahul Jannah masih tabu mengenai pentingnya pengetahuan mengenai kekerasan seksual. Anak didik di panti asuhan masih minim pengetahuan terkait dampak yang dapat terjadi dari kekerasan seksual, seperti dampak secara fisik dan psikologis. Selain itu anak yang berada dipanti asuhan tersebut tidak mengetahui apa itu kekerasan seksual, bentuk-bentuk serta dampak dari kekerasan seksual. Tujuan kegiatan pengabdian ini dapat memberikan peningkatkan pengetahuan tentang kekerasan seksual, bentuk-bentuk dan langkah yang harus dilakukan jika mengalami kekerasan seksual serta dampak dari kekerasan seksual. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, serta focus group discussion. Kegiatan ini terbagi menjadi 3 sub bagian yakni kegiatan pree-test terlebih dahulu untuk melihat pengetahuan peserta didik dipanti asuhan terkait dengan kekerasan seksual. Kemudian kegiatan kedua yaitu pemberian psikoedukasi terkait kekerasan seksual dan kegiatan ketiga yaitu post-test untuk mengukur tingkat pemahaman dan pengetahuan terkait materi kekerasan seksual. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan anak di Panti asuhan sebelum dan sesudah dilakukannya psikoedukasi. Hasil ini dapat disimpukan bahwa anak panti asuhan memperoleh dampak terkait dengan psikoedukasi yang diberikan.
REGULASI EMOSI DAN PEMAAFAN PADA WANITA BERCERAI DI ACEH TENGAH Nursan Junita; Retna Aisyah Simanhate; Hafnidar Hafnidar; Zurratul Muna
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v5i2.6473

Abstract

Regulasi emosi adalah kemampuan individu untuk merespon dan mengontrol kondisi emosi yang dialami secara tenang. Kemampuan ini penting dimiliki oleh individu yang mengalami perceraian, karena perceraian akan berdampak secara emosional bagi individu yang mengalaminya. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara regulasi emosi dan pemaafan pada wanita yang mengalami perceraian di Aceh Tengah dengan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik sampling insidential dalam pengambilan sampel. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 275 wanita yang sudah bercerai yang berasal dari Aceh Tengah. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) yang digunakan untuk mengukur variabel regulasi emosi dan Transregression-Related Interpersonal Motivation (TRIM 18) untuk mengukur variabel pemaafan yang kembangkan oleh McCullough, dkk. (2006) dan sudah di validasi dalam bahasa Indonesia oleh Agung (2015). Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi pearson. Hipotesis dalam penelitian ini adalah melihat apakah ada korelasi positif antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukan angka koefisien korelasi sebesar 0.625 dan p = 0.000 (p<0.05). Hal ini menunjukan ada hubungan positif antara 2 variable tersebut, artinya semakin tinggi regulasi emosi maka semakin tinggi pula pemaafan, begitu pula sebaliknya semakin rendah regulasi emosi semakin semakin rendah pula pemaafan. Bagaimanapun hasil penelitian menunujukaan bahwa regulasi emosi dan pemaafan berkaitan dengan usia, jumlah anak, Pendidikan dan pekerjaan
Pendampingan Deteksi Perkembangan Psikologis Siswa dan Pembelajaran Berbasis Steam bagi Guru Tk untuk Meningkatkan Keterampilan Guru Menciptakan Pembelajaran Kreatif pada Kurikulum Merdeka Zurratul Muna; Rini Julistia; Dwi Iramadhani; Kurnia Afdola Haryanti; Dirta Widratul Ula
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Gotong Royong (JP3KM) Desember 2024
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v4i1.51

Abstract

Jumlah anak berkebutuhan khusus yang masuk TK terus meningkat, mulai dari kasus ringan hingga berat, dan sering kali tanpa pemberitahuan sebelumnya dari orang tua tentang kondisi anak mereka. Situasi ini menimbulkan tantangan serius bagi guru yang tidak memiliki pengetahuan atau keterampilan khusus untuk mendeteksi dan menangani kebutuhan psikologis anak-anak. Permasalahan yang terjadi pada mitra (1) tidak semua guru berlatar belakang pendidikan anak usia dini, (2) guru belum memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi kebutuhan khusus, (3) tidak semua guru sudah mampu menerapkan metode STEAM dalam proses belajar. Keterbatasan guru dalam mengidentifikasi anak dengan kebutuhan khusus serta belum semua guru dapat menerapkan metode STEAM dalam proses belajar sehingga Solusi yang tepat yaitu Pendampingan Deteksi Perkembangan Psikologis Siswa Dan Pembelajaran Berbasis Steam Bagi Guru Tk Untuk Meningkatkan Keterampilan Guru Menciptakan Pembelajaran Kreatif Pada Kurikulum Merdeka. Program pendampingan ini memiliki tujuan untuk mendampingi guru dalam mengidentifikasi anak usia dini yang mengalami keterlambatan dalam proses perkembangan sehingga guru cepat mengetahui kondisi anak. Selain itu kreatifitas yang dimiliki guru dalam mengembangkan dan mengemas pembelajaran juga akan memudahkan proses belajar mengajar disekolah, salah satu caranya ialah dengan menggunakan STEAM dalam mengajar. Kegiatan pengabdian ini memberikan hasil bahwa adanya peningkatan motivasi guru sebelum dan sesudah diberikan program pelatihan sebesar 96,95%. Kemudian guru jadi lebih mengenal anak-anak yang mengalami keterlambatan dalam belajar dan mereka juga merasa lebih penting jika proses belajar harus kreatif. Agar siswa menjadi lebih tertarik dalam belajar dan stimulus atau pembelajaran yang diberikan lebih mudah di fahami oleh siswa.