Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EVALUASI FUNGSI KERJA PETUGAS ASSEMBLING DI RUMAH SAKIT PUSAT PERTAMINA TAHUN 2020 Elsa Mayori; Feby Erawantini; M. Choirur Roziqin; Djasmanto Djasmanto
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 2 No 2 (2021): March
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v2i2.2017

Abstract

Based on a preliminary study, the implementation of the medical record assembling at Pertamina CentralHospital was still inappropriate. The return of the medical record file from the inpatient has been delayed,more than 2x24 hours, the medical record file was not 100% complete. The purpose of this study was toevaluate the function of assembling work at Pertamina Central Hospital with 5M management elementsconsisting of man, money, method, machine, material. This type of research was qualitative research withdata collection methods were interview, observation, and documentation. The subject of this research wasthe assembling officer. The results showed that there were problems with man, method, and materialvariables. Man variable, the lack of staff's knowledge about understanding the importance of medicalrecords. Method variables, assembling SOP in Pertamina Central Hospital was not in accordance with thetheory because quantitative analysis of medical record file still not exist. Material variable, medical recordfile wais not 100% complete in the authentication aspect. The solution is to include medical records officersin training activities about medical records, assembling workload evaluation, assembling Standard OperatingProcedures shall be added to control medical records incompleteness (quantitative analysis) and create theKLPCM form to find any deficiency or incomplete medical record file, that will have an impact for improvingthe quality of the medical record.
Sistem Retensi Berkas Rekam Medis Di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Annisa Kota Pekanbaru Nur' Aini; Andri Permana Wicaksono; M. Choirur Roziqin; Muhammad Yunus
Jurnal Infokes Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Medical record retention is an activity of reducing medical record files from storage shelves by determining the storage period for medical record files that are stored for at least 5 years since the patient was last treated or returned from treatment at the hospital. RSIA Annisa Pekanbaru City filing rack conditions are narrow and full so that officers have difficulty finding inactive files that are still in active shelves for retention by taking groups of medical record numbers to look for medical records that must be retained. In this case, the medical record retention process which is still manual, by recapitulating the medical record files that have been retained with the retention form recapitulation in this case can increase the workload of medical record officers because they have to spend their working time outside the shift to retain medical record files. The purpose of this study was to create a medical record file retention system at RSIA Annisa Pekanbaru City. Data collection techniques by interview, observation, documentation and FGD This type of research is qualitative using the waterfall method. Making a system using the PHP programming language and MySQL as the database, with admin lte as a template in this medical record file retention system. Testing this system using Black Box Testing. The results of this study are the medical record file retention system can facilitate the work of officers in doing retention by quickly finding files that have been inactive on the active shelf. As well as ensuring the storage of valuable medical record documents.
Pemetaan Persebaran dan Proyeksi Demam Berdarah di Wilayah Kerja Puskesmas Mungkid 2022 Zahwa Laila Primadesi; Muhammad Yunus; Ervina Rachmawati; M. Choirur Roziqin
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.1904

Abstract

Demam berdarah merupakan penyakit akut yang disebabkan oleh infeksi virus nyamuk Aedes aegypty serta albocatus betina. Pada 2020 Puskesmas Mungkid melaporkan 73 kasus, 2021 sebanyak 20 kasus, dan 158 kasus pada 2022. Dengan adanya peningkatan, maka diperlukan pengendalian dan pencegahan yang dilakukan dengan pemetaan dan peramalan. Penelitian ini bertujuan menyajikan pemetaan persebaran DB di wilayah kerja Puskesmas Mungkid 2022 serta peramalan kasus DB pada 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah RnD dengan research menggunakan kuantitatif deskriptif pada forecasting dan development dengan implementasi yang memanfaatkan ArcMap untuk memetakan persebaran DB. Data yang diperoleh berupa 158 laporan kasus, serta peta digital wilayah kerja Puskesmas Mungkid. Analisis data menggunakan ArcMap untuk pemetaan dan forecasting menggunakan SPSS metode ARIMA. Hasil penelitian ini adalah kasus tertinggi di Mungkid dengan 25 kasus, jenis kelamin perempuan lebih tinggi dengan 85 kasus, anak-anak mendominasi dengan 73 kasus, hasil peramalan tertinggi menggunakan ARIMA 5.1.5 yakni pada Januari dengan 15 kasus. Dapat disimpulkan daerah dengan kasus tinggi saling berdekatan, didominasi perempuan, lebih sering terjadi pada anak-anak, kasus DD lebih banyak terjadi, dan hasil peramalan menujukkan tren naik. Penelitian selanjutnya untuk menggunakan lebih dari satu metode forecasting dan melihat faktor lain dengan lebih mendetail.
Pembuatan Sistem Pendaftaran Rawat Jalan Berbasis Web Di Puskesmas Sabrang Kabupaten Jember Qotrul Imdadi Syawqoni; Muhammad Yunus; Gamasiano Alfiansyah; M. Choirur Roziqin
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i4.6106

Abstract

Puskesmas Sabrang di Kabupaten Jember belum memiliki sistem pendaftaran secara elektronik. Karena sistem yang disediakan oleh dinas kesehatan mengalami failed error pada tampilannya, sehingga saat ini digunakan aplikasi Microsoft Excel. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada Oktober 2022, rata-rata kunjungan pasien adalah 37 orang per hari. Selain itu, petugas mengalami kesulitan dalam menemukan berkas rekam medis karena pencarian tanggal kunjungan terakhir pasien di Microsoft Excel cukup rumit. Oleh karena itu, diperlukan sistem pendaftaran yang dapat mempermudah pekerjaan petugas pendaftaran di Puskesmas Sabrang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan pendekatan Prototype. Tahapan dalam metode ini mencakup identifikasi kebutuhan, pembuatan prototype, penyesuaian prototype berdasarkan umpan balik pengguna, pengembangan sistem, penyesuaian sistem sesuai dengan masukan pengguna, dan pengujian. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sistem pendaftaran rawat jalan berbasis web di Puskesmas Sabrang. Sistem pendaftaran digunakan untuk mempermudah pengelola layanan kesehatan dalam mempercepat proses pendaftaran pasien, sehingga waktu yang dibutuhkan tidak terlalu lama
Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis (SIG) Penyebaran Penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Jember Dengan Metode K-Means Clustering Savira Puteri Wulandari; Ervina Rachmawati; Sustin Farlinda; M. Choirur Roziqin
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i4.6109

Abstract

Demam berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh nyamuk jenis Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Berdasarkan pencapaian hasil kinerja program DBD di Kabupaten Jember Tahun 2022 ditinjau dari tiga indikator yaitu angka kesakitan atau Incident Rate (IR), angka kematian atau Case Fatality Rate (CFR), dan Angka Bebas Jentik (ABJ) bahwa ketiga indikator tersebut masih belum memenuhi target yang sudah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember maka dari itu perlu dilakukan peningkatan kewaspadaan kepada masyarakat sebagai langkah awal pencegahan lonjakan kasus DBD di tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta digital berserta penyebarannya yang dibagi menjadi tiga kelompok yaitu tinggi (C1), sedang (C2), dan rendah (C3) dengan menggunakan metode K-Means Clustering. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development dengan perancangan sistem Prototype. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem dalam bentuk website yang dapat menampilkan peta sebaran penyakit DBD berdasarkan kelompoknya, grafik, dan tabel laporan yang dengan mudah terus diupdate oleh administrator website. Sistem informasi geografis ini diharapkan dapat membantu petugas dalam mempromosikan program kesehatan yang terpadu sesuai dengan tangka keparahan wilayahnya serta menberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah dan waspada terhadap penyebaran penyakit DBD di Kabupaten Jember.