FIRMAN FIRMAN
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Musik Etnik Nusantara

Pengembangan Kesenian Dikia Rabano Dalam Komposisi Musik Baru Berjudul Baguguah Salman Alfarisi; Admiral Admiral; Firman Firman; I Dewa Nyoman Supenida
Jurnal Musik Nusantara Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Musik Etnik Nusantara
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/jmen.v2i2.3199

Abstract

-Dikie rabano merupakan salah satu kesenian tradisional bernuansa Islam yang ada di Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam. Fungsi Dikie Rabano di Nagari Bawan adalah untuk baok anak kaaie (turun untuk mandi), Maulid Nabi, khitanan, dan malapeh niaiek (bentuk rasa syukur kepada Tuhan). Karya gubahan musik yang berjudul "baguguah" ini berasal dari kesenian tradisional Dikie Rabano pada repertoar baok anak ka aie (turun mandi) lagu-lagu Guguah Baarak di Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam. Dikie Rabano biasanya disajikan dalam acara adat dan acara syukuran. Repertoar lagu-lagu Guguah Baarak memiliki kasus musikal yang menarik untuk dikembangkan dimana lagu ini terkesan monoton dengan memainkan pola ritme yang sama dari awal pertunjukan hingga akhir. Komposisi musik "baguguah" dilakukan dengan metode pendekatan tradisional. Mewujudkan ide/gagasan yang bersumber dari seni khasanah lagu-lagu Guguah Baarak Dikie Rabano, dengan mengembangkan pola-pola permainan rabano. Melalui karya komposisi musik "baguguah" seniman mencoba menghadirkan beberapa bentuk kebaruan dalam berbagai aspek karya sesuai konsep yang ditawarkan, dengan menggunakan pendekatan Tradisi, seniman ingin berbagi pengalaman bermusik yang dapat berkontribusi pada perkembangan komposisi musik itu sendiri.
New Pado: Komposisi Musik Dari Kasus Musikal Melodi Pado-Pado Boby Anoza Ahda; Efrinon Efrinon; Firman Firman
Jurnal Musik Nusantara Vol 3, No 1 (2023): Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Musik Etnik Nusantara
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/jmen.v3i1.3803

Abstract

Penciptaan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi baru mengenai sebuah komposisi baru yang bersumber dari kesenian tradisi mansi solok yang berangkat dari pado-pado dalam bentuk musik populer. Fungsi dari penciptaan ini adalah sebagai perwujudan kreativitas pengkarya dalam membuat sebuah komposisi yang berangkat dari kesenian tradisi, sekaligus menjadi sebuah perbandingan bagi pengkarya dalam membuat komposisi karawitan. Berkaitan dengan karya ini Pengkarya menafsirkan kembali fenomena musikal yang terdapat pada kesenian Mansi Solok ke dalam bentuk komposisi musik karawitan dengan pendekatan populer. Permainan dari pado-pado bermain di wilayah yang mendekati nada f, gis, bes, c, cis, dis, f. Nada-nada tersebut merupakan nada asli dari mansi solok. Berdasarkan analisis tersebut pengkarya akan menggarap dan mengembangkan kesenian mansi solok tersebut ke dalam bentuk komposisi karawitan diberi judul “new pado” dalam bahasa indonesia “new” artinya adalah baru. “pado” dalam bahasa Minangkabau yaitu diraso-rasoan. Karyaini merupakan tafsiran kembali ke dalam bentuk garapan komposisi baru yang tetap mengacu pada nilai-nilai dan etika dari pertunjukan tradisi Mansi Solok. Maka pengkarya berharap komposisi karawitan yang berjudul “New Pado“dapat menjadi apresiasi bagi mahasiswa dan sivitas akademika ISI Padang panjang terutama untuk Program Studi Seni Karawitan.