Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-Ulum

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai, Gorontalo Saefulloh, Aris
Al-Ulum Vol 11, No 1 (2011): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.559 KB)

Abstract

Agama (Islam) diturunkan ke dunia memiliki misi universal yaitu sebagai pembebas manusia dari belenggu ketidaktahuan dan ketidak berdayaan untuk ditempatkan pada media membangun proses kebahagiaan. Untuk mengatasi tantangan agar agama tetap bangkit ditengah peradaban global, ada lima program interpretasi yaitu: pertama, perlunya dikembangkan penafsiran sosial struktural lebih daripada penafsiran individual ketika memahami ketentuan-ketentuan tertentu dalam Al-Qur’an. Program yang kedua adalah mengubah cara berfikir subjektif ke cara berfikir objektif. Ketiga adalah mengubah Islam yang normatif menjadi teoritis. Keempat, menjadikan pemikiran yang berkembang secara historis. Kelima, menja-dikan formulasi yang spesifik dan empiris dari formulasi wahyu yang bersifat umum. ----------------- Islam revealed to the world has a universal mission as the liberator of mankind from ignorance and powerlessness to build the happiness. To face the challenge of globalization, religion should be interpreted into five programs: first, the need to develop more than a social structural interpretation of individual interpretation as to understand the specific provisions in the Quran. Second is to change the way from subjective into objective way of thinking. Third is to shift the normative Islam to theoretical. Fourth, make the ideas evolved historically. Fifth, make specific formulations and empirical formulation of general revelation.
TERAPI ZIKIR JAMA’ATI DI DESA LUWOO DAN TENGGELA KABUPATEN GORONTALO Saefulloh, Aris
Al-Ulum Vol 12, No 1 (2012): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.569 KB)

Abstract

Kelompok zikir “Jama’ati” desa Luwoo dan desa Tenggela Kabupaten Gorontalo adalah salah satu kelompok zikir yang secara rutin melakukan aktivitas zikir dalam lingkungannya. Dengan menggunakan psikologis, tulisan ini akan berusaha mengupas eksistensi pelaksanaan zikir “jama’ati” yang dilakukan secara rutin, di mana mampu membantu jama’ah dalam menekan gejala kecemasan kejiwaan, sehingga zikir yang ada telah menjadi sarana terapeutik depresif bagi jama’ah yang mengikutinya. Zikir yang dilakukan secara rutin tersebut akan sangat membantu dalam proses pembentukan karakter jiwa mereka. Zikir sebagai cara untuk mencapai konsentrasi spiritual. Bagi mereka zikir juga bersifat implementatif dalam berbagai variasi yang aktif dan kreatif.------------------Jama’ati Muslim group of Luwoo and Tenggela villages in Gorontalo regency is one of the groups that routinely remembrance activities in their environment. By using psychological, this paper will attempt to explore the existence and the implementation of remembrance "Jamaati" performed occasionally in which the congregation can help in reducing symptoms of anxiety psychosis, so the remembrance that there has been a therapeutic means for the congregation whom face depressive problem . Recitation (zikir) is done routinely will greatly assist in the process of forming the character of their souls. Recitation is one way to obtain spiritual concentration. For those who follow this zikir routinely can implement it in a variety of methods.