Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal Social Science And Technology For Community Service

Pemanfaatan Aplikasi Panduan Gizi Makanan Sebagai Media Pengontrol Gizi Balita untuk Pencegahan Stunting di Usia Dini pada Kelurahan Tegallega Dini Suhartini; Yunita Rahma
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 4, No 1 (2023): Volume 4, Nomor 1, March 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v4i1.2609

Abstract

Peningkatan jumlah balita stunting di Kelurahan Tegallega terjadi karena selama pandemi terdapat aturan mengenai ketentuan Posyandu dalam melakukan kegiatan, sehingga kontrol untuk gizi balita tidak maksimal. Penyebab lainnya yaitu kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi yang baik untuk balitanya. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan edukasi dan sosialisasi oleh tim pengabdi yang terdiri dari tenaga ahli farmasi untuk edukasi pengetahuan stunting dan tenaga ahli sistem informasi untuk sosialisasi pemanfaatan aplikasi panduan gizi makanan balita. Mitra dalam kegiatan pengabdian yaitu Posyandu Nusa Indah 1 dan Posyandu Kenanga 3. Sasaran peserta yaitu kader posyandu, ibu yang memiliki balita, dan ibu hamil. Kegiatan dilakukan secara luring di Posyandu yang kemudian diberikan edukasi dan sosialisasi pengetahuan stunting dan asupan gizi makanan untuk balita. Aplikasi yang disosialisasikan dapat menampilkan menu kalkulator gizi balita untuk mengetahui status gizi balita yang terdiri dari gizi buruk, gizi kurang, gizi normal, gizi lebih dan obesitas dan juga informasi rekomendasi penanganan yang harus dilakukan oleh orang tua terhadap status gizi balita. Menu kandungan gizi yang terdapat pada aplikasi menampilkan kandungan gizi pada beberapa makanan yang direkomendasikan. Halaman menu lain terdapat rekomendasi resep MPASI untuk baduta. Tim pengabdi memberikan kuesioner sebagai acuan berhasil atau tidaknya kegiatan edukasi dan sosialisasi. Penyebaran kuesioner dilakukan dua tahap yaitu pretest dan posttest. Hasil analisis data pretest dan posttest terlihat sangat signifikan perkembangan pengetahuannya, peserta sangat terbantu dengan aplikasi panduan gizi makanan anak balita.
Penerapan Aplikasi Remainder Imunisasi Pada Sistem Informasi Posyandu untuk Memantau Kelengkapan Imunisasi Rutin Anak di Posyandu Mutiara 1 Kelurahan Katulampa Rahma, Yunita; Suhartini, Dini
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 5, No 1 (2024): Volume 5, Nomor 1, March 2024
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v5i1.3854

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu upaya preventif untuk mereduksi kematian pada bayi maupun balita. Imunisasi termasuk dalam investasi kesehatan yang paling cost-effective untuk mencegah penularan penyakit yang diberikan secara teratur kepada seluruh bayi maupun balita.  Pencapaian bayi yang diimunisasi lengkap di Kota Bogor yaitu hanya sebesar 7,52 persen pada bayi perempuan dan 7,71 persen pada bayi laki-laki. Capaian tersebut menunjukan setiap imunisasi pada bayi belum mencapai 100 persen bayi mendapatkan imunisasi. Kemungkinan alasannya adalah orang tua yang kurang memahami pentingnya imunisasi, mitos yang salah tentang imunisasi, budaya, hingga terlambatnya jadwal imunisasi.  Untuk meningkatkan cakupan imunisasi di Kota Bogor, tim pengabdian dari Sekolah Vokasi UNPAK mengembangkan aplikasi reminder imunisasi. Aplikasi ini bertujuan untuk membantu kader posyandu mengelola data imunisasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait imunisasi.  Aplikasi reminder imunisasi ini telah diujicobakan di Posyandu Mutiara 1, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa aplikasi ini dapat membantu kader posyandu mengelola data imunisasi dengan lebih mudah dan informatif. Selain itu, aplikasi ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait imunisasi.  Berdasarkan hasil ujicoba tersebut, tim pengabdian merekomendasikan agar aplikasi reminder imunisasi ini dapat diimplementasikan di seluruh posyandu di Kota Bogor. Selain itu, perlu dilakukan pendampingan berkelanjutan agar kader posyandu dapat menguasai aplikasi reminder imunisasi.