Auzy Madona Adoma
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Sitakara

Struktur Penyajian Repertoar Lagu “ TATAKU ” Pada Kesenian Talempong Gandang Oguang di Kenagarian Sialang Kec. Kapur IX Kabupaten Limo Puluh Kota Auzy Madona Adoma
Jurnal Sitakara Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v2i1.868

Abstract

AbstrakTalempong Gandang Oguang adalah sebuah kesenian asli suku Minangkabau yang tumbuh dan berkembang di daerah Kenagarian Sialang Kec. Kapur IX Kab. Lima Puluh Kota. Dalam kesenian ini banyak repertoar lagu yang dimainkan. Salah satunya adalah repertoar lagu “TATAKU”. Struktur penyajian repertoar lagu “TATAKU” tersebut terdiri dari permainan Oguang, permainan Talempong Pambaoan, permainan Talempong Malagu, permainan Gandang Palalu,dan permainan Gandang Paningkah. Setiap instrument dalam kesenian Talempong Gandang Aguang memiliki teknik dan fungsi masing-masing dalam penyajiannya. Kata Kunci       : Repertoar Lagu TATAKU, Struktur Penyajian, Teknik, Fungsi
DESKRIPSI KARYA “DEK RANG MI” INTERPRETASI DEMOKRASI MINANGKABAU DALAM SEBUAH KARYA KOMPOSISI MUSIK Auzy Madona Adoma
Jurnal Sitakara Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v3i2.2341

Abstract

ABSTRAK Demokrasi dalam masakat Minangkabau selalu berpedoman kepada ungkapan duduak surang basampik-sampik, duduak basamo balapang-lapang, duduak samo randah tagak samo tinggi. Dari ungkapan falsafah di atas pengkarya terjemahkan ke dalam sebuah garapan karya komposisi musik yang berjudul “Dek Rang Mi” yang diambil dari penggalan kata Demokrasi Rang Minangkabau.Karya musik ini akan menyampaikan tiga buah penjelasan, pertama menjelaskan tentang makna duduak surang basampik-sampik maksudnya adalah proses bagaimana kita bisa serta menghargai pendapat orang lain. Kedua menjelaskan tentang makna duduak basamo balapang-lapang maksudnya adalah hidup berdemokrasi dalam masyarakat, menginterpretasikan kepentingan individu yang melebur menjadi kepentingan kelompok/masyarakat. Ketiga menjelaskan tentang makna duduak samo randah tagak samo tinggi maksudnya dalam musyawarah semua berhak dan bebas untuk mengeluarkan pendapat tanpa ada pengecualian.  Proses penciptaannya melalui tahapan-tahapan, cara/metode yang digunakan  meliputi eksplorasi, penafsiran individu, dan pembentukan. Dengan metode penciptaan tersebut, komposisi musik “Dek Rang Mi” disusun dan disajikan dalam tiga bentuk repertoar musik.  Kata kunci           : "Dek Rang Mi",Interpretasi Demokrasi.