Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal Of Artificial Intelligence And Software Engineering

Rancang Bangun Aplikasi Pencarian Lokasi Penjualan Tanah Menggunakan Metode Haversine Muhammad Yanis; Salahuddin Salahuddin; Khadafi Khadafi
Journal of Artificial Intelligence and Software Engineering (J-AISE) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jaise.v1i1.2214

Abstract

Tanah merupakan salah satu sumber daya yang penting bagi manusia dalam memulai kehidupan awalnya. Dan untuk memperoleh sebidang tanah maka harus melalui tahap jual beli, Penjualan tanah adalah satu kegiatan jual beli yang membutuhkan biaya tinggi bagi pembeli. Proses jual beli tanah yang lazim dilakukan saat ini di kota Lhokseumawe dan Aceh utara yaitu dengan memanfaatkan media massa, media cetak maupun situs dagang online untuk memasarkan tanah . proses ini terbilang tidak efisien dan efektif karena bercampur dengan iklan item yang tidak sejenis. Selain itu, Banyaknya lokasi tanah yang dijual di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara juga tidak diikuti dengan informasi yang cukup bagi masyarakat yang ingin mencari informasi tanah yang dijual di wilayah tersebut.Maka dibangunlah sebuah sistem informasi pencarian lokasi  penjualan tanah secara online yang areanya khusus Lhokseumawe dan Aceh Utara.Sistem yang dibangun dapat memberikan informasi lokasi penjualan tanah terdekat berdasarkan posisi pembeli,informasi lokasinya ditampilkan melalui google maps.Metode pengembangan sistem yang digunakan yaitu Metode Haversine (menghitung jarak terdekat).Analisis perancangan meliputi use case diagram. Implementasi menggunakan framework laravel sebagai desain tampilan antarmuka dan MySQL sebagai pengolahan database. Sistem ini bertujuan mempermudah transaksi jualbeli tanah antara penjual dan pembeli tanah karena bisa memberikan informasi mengenai jarak tanah terdekat yang menjadi objek jual beli.AbstractLand is one of the important resources for humans in starting their initial lives. And to obtain a piece of land it must go through the stage of buying and selling, land sales is a trading activity that requires high costs for the buyer. The process of buying and selling land which is commonly used today in the cities of Lhokseumawe and North Aceh is only by distributing posters and banners to provide and obtain information for land owners and buyers. this process is somewhat ineffective because many hands from irresponsible people often damage posters and banners attached. So an online land sales information system was built with a special area of Lhokseumawe and North Aceh. based on the position of the buyer, the location information is displayed through google maps. The system development method used is the Haversine Method (calculating the closest distance). Design analysis includes use case diagrams. The implementation uses the laravel framework as a display interface design and MySQL as a database processing. This system aims to facilitate land buying and selling transactions between land sellers and buyers because it can provide information about the distance of the nearest land that is the object of buying and selling
Sistem Pendataan Sensus Penduduk Berbasis Digital Signature Studi Kasus: Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Utara Nurmala Hayati; Salahuddin Salahuddin; Musta’inul Abdi
Journal of Artificial Intelligence and Software Engineering Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jaise.v3i2.4589

Abstract

Sistem informasi memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan operasional Badan Pusat Statistik (BPS), terutama dalam pengumpulan data untuk sensus dan survei. Unit kerja BPS, memiliki tantangan dalam mengumpulkan data yang representatif dan dapat dipertanggungjawabkan di wilayah yang luas dan padat penduduknya. Saat ini, BPS Kabupaten Aceh Utara masih menggunakan metode Paper and Pencil Interview (PAPI) yang kurang efektif dalam hal jumlah sampel yang cukup besar dan kontrol manajemen kualitas data. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, BPS Kabupaten Aceh Utara membuat sistem yang dapat memvalidasi data pencacahan sensus penduduk dengan menggunakan digital signature. Digital signature atau tanda tangan digital adalah skema matematis yang digunakan untuk membuktikan keaslian pesan atau dokumen digital. Dalam pembuatan sistem pendataan tersebut digunakan algoritma DSA (Digital Signature Algorithm). DSA digunakan dalam aplikasi ini karena memenuhi DSS (Digital Signature Standard), yang telah diuji oleh NIST (National Institute of Standards and Technology) dan terbukti memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Proses pembuatan tanda tangan digital diawali dengan pembuatan kunci publik dan kunci privat. Kunci publik akan digunakan untuk memverifikasi tanda tangan. Pada proses perhitungan nilai hash akan dihasilkan message diggest, yang akan digunakan dalam pembuatan tanda tangan. Proses penandatanganan menghasilkan sepasang tanda tangan (r,s). Pada proses verifikasi, akan mengecek apakah tanda tangan tersebut cocok atau tidak dengan menggunakan kunci publik dan menghitung nilai hash dokumen yang diterima. Adapun hasil akhir yang diperoleh adalah digital signature. Dari sebanyak 23 data yang sudah diuji dinyatakan sukses dan memperoleh hasil digital signature.Kata kunci— Sensus, Penduduk, Digital Signature, Pendataan.AbstactInformation systems have an important role in supporting the operational activities of the Central Bureau of Statistics (BPS), especially in collecting data for censuses and surveys. BPS work units have challenges in collecting representative and accountable data in a large and densely populated area. Currently, BPS Kabupaten Aceh Utara still uses the Paper and Pencil Interview (PAPI) method which is less effective in terms of a large enough sample size and data quality management control. To overcome these problems, BPS Kabupaten Aceh Utara created a system that can validate population census enumeration data using digital signature. Digital signature is a mathematical scheme used to prove the authenticity of a digital message or document. In making the data collection system, the DSA (Digital Signature Algorithm) algorithm is used. DSA is used in this application because it meets the DSS (Digital Signature Standard), which has been tested by NIST (National Institute of Standards and Technology) and proven to have a high level of security. The process of creating a digital signature begins with the creation of a public key and a private key. The public key will be used to verify the signature. In the hash value calculation process, a message diggest will be generated, which will be used in signature generation. The signing process produces a pair of signatures (r,s). In the verification process, it will check whether the signature matches or not by using the public key and calculating the hash value of the received document. The final result obtained is a digital signature. Of the 23 data that has been tested, it was declared successful and obtained a digital signature result.Keywords— Census, Population, Digital Signature, Data Collection.
Rancang Bangun Aplikasi Machine Learning Pemilihan Varietas Bibit Jagung Unggul Menggunakan Algoritma Artificial Neural Network (ANN) Berbasis Web Fitria, Ainul; Salahuddin, Salahuddin; Rizka, Muhammad
Journal of Artificial Intelligence and Software Engineering Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jaise.v4i1.5401

Abstract

Jagung atau dalam bahasa latin Zea Mays merupakan adalah salah satu dari jenis tanaman pangan dari keluarga rumput-rumputan yang dikelompokkan dalam tanaman biji-bijian. Jagung memiliki banyak varietas. Adapun varietas yang telah dilepas oleh Menteri Pertanian hingga Oktober tahun 2022 sebanyak 361 varietas, yaitu jagung hibrida sebanyak 298 varietas, jagung komposit sebanyak 59 varietas, dan ada sebanyak 4 varietas jagung hibrida produk rekayasa genetik (PRG). Petani jagung biasanya memilih dan menentukan bibit jagung yang akan dibudidayakan berdasarkan rekomendasi pedagang bibit jagung atau dari rekan sesama petani jagung. Namun demikian sering dijumpai hasil panen jagung tidak sesuai dengan ekspektasi dan target yang diharapkan. Bahkan, tidak jarang petani jagung mengalami gagal panen yang disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya dikarenakan bibit jagung yang dipilih bukan merupakan varietas bibit jagung unggul. Sistem ini dirancang untuk membantu para petani jagung khususnya di daerah Aceh dalam memilih dan menentukan bibit jagung unggul untuk dibudidayakan dengan tujuan mendapatkan hasil panen yang memuaskan. Sistem ini menggunakan algoritma Artificial Neural Network untuk melakukan pemilihan. Artificial Neural Network (ANN) adalah algoritma Machine Learning dengan model komputasi yang terinspirasi dari prinsip kerja otak manusia. Artificial Neural Network digunakan dalam aplikasi ini karena dapat melakukan prediksi dengan akurat. Hasil yang diharapkan dengan adanya sistem ini petani dapat memilih varietas bibit jagung unggul untuk dibudidayakan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan stok dalam negeri dengan memanfaatkan komputer dalam tahapan pemilihan bibit unggul. Penerapan algortima ANN Multi Layer Perceptron pada aplikasi ini menggunakan 21 data varietas jagung dengan 504 dataset yang dimasukkan mendapatkan hasil nilai tertinggi dengan persentase akurasi 90,47%. Dengan hasil tersebut, algortima Artificial Neural Network Multi Layer Perceptron dapat digunakan untuk Aplikasi Machine Learning dalam menentukan pemilihan varietas bibit jagung unggul Abstract Corn or in Latin Zea Mays is one of the types of food crops from the grass family which is grouped into grain crops. Corn has many varieties. The varieties that have been released by the Minister of Agriculture until October 2022 are 361 varieties, namely 298 varieties of hybrid corn, 59 varieties of composite corn, and there are as many as 4 varieties of genetically modified (PRG) hybrid corn. Maize farmers usually choose their maize seeds based on recommendations from maize seed traders or fellow maize farmers. However, maize yields are often not in line with expectations and targets. In fact, it is not uncommon for corn farmers to experience crop failure caused by several factors, one of which is because the corn seeds chosen are not superior corn seed varieties. This system is designed to help corn farmers, especially in the Aceh area, in choosing and determining superior corn seeds for cultivation with the aim of getting satisfactory yields. This system uses Artificial Neural Network algorithm to make the selection. Artificial Neural Network (ANN) is a Machine Learning algorithm with a computational model inspired by the working principles of the human brain. Artificial Neural Network is used in this application because it can make accurate predictions. The expected results with this system are that farmers can choose superior varieties of corn seeds to be cultivated, so that they can meet the needs of domestic stocks by utilizing computers in the stages of selecting superior seeds. The application of ANN Multi Layer Perceptron algortima in this application using 21 corn variety data with 504 datasets entered gets the highest value results with an accuracy percentage of 90.47%. With these results, the Artificial Neural Network Multi Layer Perceptron algortima can be used for Machine Learning applications in determining the selection of superior corn seed varieties.
Rancang Bangun Aplikasi Chatbot Untuk Deteksi Pecandu Pornografi Menggunakan Metode Support Vector Machine (SVM) Al Fath, Muhammad Fajar; Salahuddin, Salahuddin; Arhami, Muhammad
Journal of Artificial Intelligence and Software Engineering Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jaise.v4i1.5399

Abstract

Pornografi adalah representasi seksual dalam media yang menampilkan aktivitas seksual dan bahan yang menekankan pada unsur-unsur seksual yang dapat menyebabkan kecanduan. Salah satu faktor penyebab banyaknya pecandu pornografi di masyarakat karena kurangnya kesadaran dan pemahaman terhadap dampak negatif pornografi. Kesadaran diri akan membantu masyarakat terutama generasi muda untuk dapat meninggalkan konten pornografi dan terhindar dari dampaknya dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi para pecandu dan masyarakat untuk menghentikan kebiasaan menikmati pornografi dengan cara membuat Chatbot Porn Addict Detection (ChatPAD) menggunakan metode Support Vector Machine(SVM) melalui pendekatan psikologi PAST(Porn Addiction Screening Tool) dengan model pertanyaan Cyber Pornography Inventory Use. Chatbot memiliki fitur untuk mendeteksi tingkat kecanduan seseorang terhadap pornografi sekaligus memberikan pemahaman terhadap dampak bahaya dan cara berhenti dari adiksi pornografi. Hasil penelitian ini, chatbot berhasil memprediksi tingkat kecanduan pornografi dari para pengguna menggunakan metode SVM  dengan akurasi yang baik dan akurat. Tingkat akurasi yang didapatkan berdasarkan pengujian confusion matrix mencapai 98.3% pada label_2 dan label_3 sedangkan tingkat akurasi terendah terletak pada label_1. Hasil presisi tertinggi dimiliki oleh label_1 dengan angka 98.4% diikuti label_0 sedangkan presisi terendah adalah label_4. Hasil recal tertinggi adalah 87.8% dari label_2 sedangkan terendah adalah 7.14% dari label_1. Hasil f1-score mencatatkan label_2 memiliki hasil tertinggi dengan score 91.1%. Berdasarkan hasil pengujian tersebut maka diperlukan peningkatan performa pada label_1 karena memiliki f1-score dan recall yang rendah.  AbstractPornography is a sexual representation in the media that displays sexual activities and materials that emphasize sexual elements that can cause addiction. One of the factors causing the number of pornography addicts in society is due to a lack of awareness and understanding of the negative effects of pornography. Self-awareness will help the community, especially the younger generation, to be able to leave pornographic content and avoid its impact in the long run. This research aims to provide solutions for addicts and the community to stop the habit of enjoying pornography by creating a Porn Addict Detection Chatbot (ChatPAD) using the Support Vector Machine (SVM) method through the PAST (Porn Addiction Screening Tool) psychology approach with the Cyber Pornography Inventory Use question model. The chatbot has features to detect the level of addiction of a person to pornography as well as provide understanding of the harmful effects and how to stop pornography addiction. The results of this study, the chatbot successfully predicts the level of pornography addiction of users using the SVM method with good and accurate accuracy. The accuracy level obtained based on confusion matrix testing reaches 98.3% on label_2 and label_3 while the lowest accuracy level is located on label_1. The highest precision result is owned by label_1 with 98.4% followed by label_0 while the lowest precision is label_4. The highest recall result is 87.8% from label_2 while the lowest is 7.14% from label_1. The f1-score results recorded label_2 has the highest result with a score of 91.1%. Based on the test results, it is necessary to improve the performance of label_1 because it has a low f1-score and recall.