Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas SDM Koperasi Pondok Pesantren di Kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera Utara Indra Fahmi
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 1 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok Pesantren (Ponpes) merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Keberadaannya dan peranannya dalam membentuk kehidupan berbangsa diakui oleh masyarakat. Dalam perkembangannya, pesantren berfungsi sebagai pusat bimbingan dan pengajaran ilmu-ilmu agama Islam (tafakh fi al-din) dan telah melahirkan banyak ulama, pemimpin masyarakat, dan pendakwah. Sejalan dengan laju dan tuntutan zaman serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pesantren telah melakukan berbagai inovasi guna memperkuat perannya sekaligus meningkatkan potensi manfaat lingkungan. Salah satu bentuk adaptasi nyata yang telah dilaksanakan adalah pendirian koperasi di lingkungan pondok pesantren, yang dikenal dengan nama koperasi pondok pesantren (kopontren). Aspek terpenting dari pelayanan ini bukanlah penempatan sumber daya manusia, tetapi pengorganisasian dan penggerakan sumber daya manusia agar pesantren mampu mengelola koperasinya secara mandiri dan berkelanjutan. Hasil kegiatan pengembangan sumber daya manusia bagi pengelola koperasi pondok pesantren menunjukkan bahwa potensi sumber daya manusia di pondok pesantren ada dan dapat dikembangkan lebih lanjut. Di sini kita melihat bahwa koperasi berperan besar dalam memenuhi kebutuhan para santri dan masyarakat sekitar pondok pesantren. Peningkatan Kapasitas sumber daya manusia pengurus koperasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengurus koperasi pesantren terkait perkoperasian, penyusunan Anggaran Rumah Tangga (ART), Standard Operating Procedure (SOP) dan Sistem Operasional Manajemen (SOM). Target dari pelatihan ini adalah peningkatan kapasitas SDM pengelola pesantren khususnya dalam perkoperasian dan pemahaman pengurus dalam penyusunan Anggaran Rumah Tangga (ART), Standard Operating Procedure (SOP) dan Sistem Operasional Manajemen (SOM).