Pelatihan mengenai urgensi Standard Operasi Manajemen (SOM) dan Standard Operasi Prosedur (SOP) sangat penting dalam implementasi manajemen risiko koperasi, khususnya bagi pengurus koperasi di Indonesia yang menerima dana hibah bergulir dari Pusat Investasi Pemerintah-Kementerian Keuangan. Standarisasi prosedur dan manajemen operasional menjadi kunci dalam memastikan tata kelola koperasi yang efektif, akuntabel, dan transparan, serta meminimalisasi risiko yang mungkin timbul dalam pengelolaan dana hibah bergulir. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi pengurus koperasi dalam menyusun, menerapkan, serta mengevaluasi SOM dan SOP sebagai bagian integral dari sistem manajemen risiko koperasi. Dengan adanya SOM dan SOP yang terstruktur, koperasi dapat menjalankan fungsi tata kelola organisasi sesuai prinsip Governance, Risk Management, and Compliance (GRC), sehingga mampu menjaga keberlanjutan usaha, meningkatkan kepercayaan anggota, serta memenuhi persyaratan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah dan lembaga pengawas terkait. Hasil pelatihan diharapkan dapat memperkuat peran pengurus koperasi dalam mengelola dana hibah secara profesional, mengurangi potensi penyalahgunaan, serta meningkatkan kinerja dan daya saing koperasi di tingkat nasional. Implementasi manajemen risiko berbasis SOM dan SOP juga menjadi landasan penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan hukum bagi seluruh pemangku kepentingan koperasi penerima dana hibah bergulir.