Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Buah Kurma (Phoenix Dactylifera) dan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri di SMAN 2 Rejang Lebong Levimah Levimah; Lydia Febrina; Kurniyati Kurniyati; Indah Fitri Andini; Wenny Indah Purnama Eka Sari
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2024): JIK-April Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i1.847

Abstract

Keadaan di mana jumlah eritrosit atau kadar HB dalam darah kurang dari normal (kurang dari 12 g%) dikenal sebagai anemia. Di Indonesia. tingkat anemia adalah 21.7%. dengan 26.4% pada usia 5–14 tahun dan 18.4% pada usia 15–24. Remaja putri lebih rentan terhadap anemia. Salah satu dampak anemia pada remaja adalah penurunan produktivitas kerja dan kemampuan akademik karena kurangnya gairah dan konsentrasi untuk belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah buah kurma dapat meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian ini menggunakan Quasi eksperimen dengan rancangan penelitian two group pretest-posttest design with control group. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 remaja putri diambil dengan teknik purposive sampling. dimana 18 kelompok intervensi dan 18 kontrol dengan instrument penelitian alat ukur HB Digital. Data analisis menggunakan uji mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada pemberian buah kurma. Nilai p value 0.006 < 0.05 menunjukkan bahwa peningkatan kadar hemoglobin pre-test sebesar 1.18 gram lebih besar dari peningkatan kadar hemoglobin post-test sebesar 0.56 gram pada kelompok kontrol artinya ada pengaruh yang signifikan pemberian buah kurma (phoenix dactylifera) terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri di SMA N 2 Rejang Lebong.
Edukasi Seks Dini Menggunakan Media Puzzle Terhadap Pengetahuan Pencegahan Kekerasan Seksual Anak Usia Sekolah Mella Afri Santi; Derison Marsinova Bakara; Lydia Febrina; Indah Fitri Andini; Wenny Indah Purnama Eka Sari
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2024): JIK-April Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i1.854

Abstract

Pendidikan seks dianggap tabu terutama di Indonesia, tidak hanya tabu bahkan dianggap hal yang menyimpang. Pendidikan seksualitas yang tepat diperlukan selama masa anak usia sekolah, karena ini adalah periode penting dalam pengembangan emosi.. Dampak dari kurangnya pendidikan seks dini pada anak salah satunya adalah kekerasan seksual, penelitian ini bertujuan melihat pengaruh pendidikan seks (sex education) menggunakan media Puzzle terhadap tingkat pengetahuan tentang cara mencegah kekerasan seksual pada anak-anak usia sekolah di SDN 09 Kepahiang tahun 2023. Jenis penelitian menggunakan Pra-Eksperimental dengan rancangan one group pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia sekolah berusia 10 tahun di SDN 09 Kepahiang.  Sampel dalam penelitian diambil dengan tekhnik purposive sampling. Untuk memperoleh jumlah anak yang sama pada setiap kelas maka peneliti menggunakan rumus proporsional random sampling yang terdiri dari 34 responden. instrument penelitian mengunakan Puzzle sex education yang hasil pengembangan media pembelajaran oleh peneliti dan kuesioner yang telah tervalidasi, analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terhadap pengetahuan anak tentang pencegahan kekerasan seksual, ini dibuktikan dengan nilai P-value 0.000 <0,005 berarti ada pengaruh signifikan pemberian sex education menggunakan media puzzle terhadap pengetahuan pencegahan kekerasan seksual pada anak usia sekolah di SDN 09 Kepahiang. Penelitian ini bertujuan agar anak usia sekolah di SDN 09 Kepahiang dapat terhindar dari kejadian kekerasan seksual melalui pemberian pendidikan sex dengan puzzle sex education.
Media Video YUBESI Terhadap Pengetahuan Teknik Menyusui pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo di Kabupaten Rejang Lebong Prameisti Regita Putri; Lydia Febrina; Derison Marsinova Bakara; Yenni Puspita; Meigo Anugrah Jaya
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2024): JIK-April Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i1.886

Abstract

Masalah menyusui ibu nifas yang sering terjadi ialah putting susu lecet karena kurangnya pengetahuan ibu. Capaian ASI Eksklusif di indonesia tahun 2021 (56,9%) capaian ini belum mencapai target ASI Eksklusif secara nasional. Kegagalan menyusui dan rendahnya pemberian ASI Eksklusif disebabkan kurangnya pengetahuan ibu nifas tentang teknik menyusui seperti posisi dan perlekatan saat menyusui.. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media video terhadap pengetahuan teknik menyusui pada ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain pre eksperimen one grup pretest dan posttest, populasi penelitian ini 35 orang teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga sampel menjadi 23 ibu nifas di wilayah kerja puskesmas sambirejo. Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Wilcoxon didapatkan p value (0,000) < α (0,05) sehingga ini menunjukan ada pengaruh media video YUBESI terhadap pengetahuan teknik menyusui pada ibu nifas. Diharapkan penelitian dan video ini dapat menambah pengetahuan ibu nifas dan dapat mengaplikasikan teknik menyusui dengan benar.
Effectiveness of Warm Water Immersion Combination of Rose and Lavender Aromatherapy on Anxiety and Pain Scale of Laboring Mother in Independent Midwifery Practice Eva Susanti; Lydia Febrina; Indah Fitri Andini
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.11236

Abstract

Labor is a physiological event that occurs in the life cycle of women, in this process contractions occur which cause discomfort in the form of anxiety and pain and are correlated with each other during labor. Objective: This study was conducted to determine the effectiveness of warm water immersion on anxiety and childbirth pain scale in Independent Midwifery Practice. Methods: This study included quantitative research with quasi-experimental research with pre and post test design of control group. The sample consisted normal laboring mothers with a simple random sampling method involving 35 people in each group. Data collection employed questionnaires and observation sheets. The research was conducted from January to October 2024. Results: Based on the results of statistical tests on the research group, the results of the posttest value of fetal heart rate, contraction duration, anxiety, and pain scale obtained p-value <0.05. Conclusion: There is an effectiveness of warm water immersion with a combination of rose and lavender aromatherapy on anxiety and childbirth pain scale.
Optimalisasi Peran Kader Dalam Upaya Pencegahan Balita Stunting melalui Pijat Tuina di Desa Kampung Delima Kabupaten Rejang Lebong Yenni Puspita; Eva Susanti; Lydia Febrina; Indah Fitri Andini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 6 (2026): Volume 9 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i6.25893

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan permasalahan gizi utama yang dialami anak. Stunting pada anak balita dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan.Kebutuhan gizi balita tidak akan terpenuhi jika balita mengalami masalah kesulitan makan. Kesulitan makan ini pada anak salah satunya dipengaruhi oleh kehilangan nafsu makan. upaya yang dapat secara langsung mengatasi masalah gangguan pertumbuhan ini yang bersifat savety dan meminimalkan dampak dari tehnik pijat bayi, yakni pijat Tui Na. Pijat Tuina, sebagai salah satu metode pengobatan tradisional Tiongkok, dikenal memiliki manfaat dalam meningkatkan kesehatan dan perkembangan anak, termasuk meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki fungsi pencernaan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan dan mengoptimalkan peran kader kesehatan di masyarakat dalam pencegahan stunting dengan memberikan pelatihan dan pengetahuan mengenai teknik Pijat Tuina yang efektif. Metode:Kegiatan ini melibatkan pelatihan kader kesehatan melalui workshop yang mencakup teori dan praktek Pijat Tuina. Selain itu, dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kemampuan kader dalam menerapkan Pijat Tuina serta dampaknya terhadap anak-anak yang menerima terapi pijatTuina Sasaran Kegiatan adalah kader kesehatan di Desa kampung delimaKabupaten Rejang Lebong. Hasil:Kader yang telah dilatih menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan Pijat Tuina. Kader jugamampu mensosialisasikan manfaat Pijat Tuina kepada masyarakat, khususnya kepada orang tua balita yang berisiko stunting. Anak-anak yang mendapatkan intervensi Pijat Tuina menunjukkan peningkatan dalam nafsu makan dan statusgizi yang lebih baik. Kesimpulan:Pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas kader dalam upaya pencegahan stunting melalui Pijat Tuina. Kader yang terlatih dapat menjadi agen perubahan di masyarakat dalam mendukung kesehatan anak dan mencegah stunting secara berkelanjutan. Kata Kunci: Optimalisasi Peran Kader 1, Pijat Tuina 2, dst. ABSTRACT Stunting is a major nutritional issue affecting children. Stunting in toddlers can impact their growth anddevelopment. A child's nutritional needs will not be met if they experience eating difficulties, one of which is often influenced by a loss of appetite. One direct method to address this growth disorder, which is safe and minimizes risks,is through baby massage techniques, specifically Tui Na massage. Tui Na massage, as part of traditional Chinese medicine, is known to provide benefits in improving children's health and development, including enhancing appetite and improving digestive function. The goal of this community service project is to empower and optimize the role of health cadres in preventing stunting by providing them with training and knowledge on effective Tui Na massagetechniques. Methodology: This activity involves training health cadres through workshops that include both theoreticaland practical sessions on Tui Na massage. Additionally, monitoring and evaluation are conducted to assess the cadres'ability to apply Tui Na massage and its impact on the children who receive this therapy. The target audience of thisactivity is health cadres in Kampung Delima Village, Rejang Lebong Regency. Results: The trained cadres demonstratedan increase in knowledge and skills in performing Tui Na massage. They were also able to disseminate the benefits of Tui Na massage to the community, especially to parents of toddlers at risk of stunting. Children who received the Tui Na massage intervention showed improvements in appetite and better nutritional status. Conclusion: This community service successfully enhanced the capacity of health cadres in stunting prevention through Tui Na massage. The trained cadres can become agents of change in the community, supporting children's health andpreventing stunting in a sustainable manner. Keywords: Virtual Reality, Labor Pain, Primigravida.