Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Refleksi dalam Pembelajaran Matematika oleh Guru SMP Negeri 40 Samarinda (Kajian Studi Kasus) kurniawan kurniawan
INSPIRAMATIKA Vol. 12 No. 1 (2026): Inspiramatika: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, Januari-
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/inspiramatika.v12i1.10717

Abstract

This study aims to reveal the process of reflection before instruction (reflection for action) carried out by mathematics teachers in planning classroom learning. The research employed a qualitative approach with a case study design. It was conducted at SMP Negeri 40 Samarinda during the even semester of the 2024/2025 academic year, involving two mathematics teachers with more than ten years of teaching experience and certified as professional educators. Data were collected through in-depth interviews and document analysis. Data analysis included data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by the ATLAS.ti 9 software. The validity of the data was ensured through methodological triangulation by comparing the results of interviews with instructional documents. The findings indicate that the reflection for action process encompasses analyzing students’ conditions, adjusting instructional materials, selecting teaching strategies, anticipating potential challenges, and preparing alternative solutions. This process was carried out systematically, taking into account prior teaching experiences, thereby making learning more adaptive and contextual to students’ needs. These findings affirm that reflection for action plays a crucial role in enhancing the quality of mathematics lesson planning and implementation, and it has the potential to be applied across different educational levels and subject areas.
Optimasi Biaya Distribusi Brownies Amanda Samarinda dengan Metode North West Corner dan Stepping Stone Petrus Fendiyanto; Kurniawan Kurniawan
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.6994

Abstract

Efficient product distribution is one of the keys to the success of business operations, especially for culinary businesses with a wide sales network such as Brownies Amanda in Samarinda City. With two main outlets, which function as distribution centers, product delivery to several sales points in strategic locations requires optimal logistics cost planning. This study aims to determine a distribution scheme that minimizes the total shipping cost from two outlets located on Jalan Ahmad Yani and Jalan Bung Tomo to four sales points, namely on Jalan Wahid Hasyim, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Bhayangkara, and Jalan Ampera (Palaran). The method used in this study is the classic approach in operations research, namely the North West Corner method to obtain an initial solution, which is then refined using the Stepping Stone method to achieve an optimal solution. Based on calculations and analysis, it was found that the optimal solution resulted in a total distribution cost of Rp 111.000, - with a shipping allocation that meets all demand and does not exceed the capacity of each outlet.
Analisis Persepsi Siswa terhadap Keterampilan Mengajar Guru Matematika di SMA Negeri 13 Samarinda Dewi Murni; Rusdiana Rusdiana; Kurniawan Kurniawan; Usfandi Haryaka
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): July, Education, Society, and Community Empowerment: Exploring Educational Inno
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/jp99sm64

Abstract

Persepsi siswa memiliki peran penting dalam meningkatkan keterampilan mengajar guru, karena dapat menjadi dasar bagi guru dalam merancang pengalaman belajar yang sesuai kebutuhan serta strategi pembelajaran yang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa terhadap keterampilan mengajar guru matematika di SMA Negeri 13 Samarinda, yang meliputi delapan aspek: keterampilan membuka dan menutup pelajaran, menjelaskan, bertanya, memberikan penguatan, menggunakan variasi, mengelola kelas, membimbing diskusi kelompok kecil, serta mengajar kelompok kecil maupun perorangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah enam siswa kelas XI-6 yang dipilih berdasarkan kategori tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui wawancara dan didukung dengan tes sebagai penentu subjek, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada kategori tinggi memiliki persepsi positif terhadap seluruh keterampilan mengajar guru. Siswa kategori sedang juga memberikan penilaian positif, namun dipengaruhi motivasi dan suasana hati, sehingga keterlibatan mereka masih kurang dibandingkan kategori tinggi. Sementara itu, siswa kategori rendah menunjukkan persepsi lebih pasif; pemahaman materi sangat bergantung pada tingkat kesulitan dan kondisi emosional, serta menilai gaya penyampaian guru yang tegas kurang nyaman. Secara keseluruhan, keterampilan mengajar guru terlaksana dengan baik, tetapi belum sepenuhnya mampu mendorong partisipasi aktif seluruh siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ARTICULATE STORYLINE PADA MATERI BENTUK ALJABAR DAN OPERASINYA DI KELAS VII MTs MUHAMMADIYAH 1 SAMARINDA Ghina Dhaniyah Salsabil Salsabil; Usfandi Haryaka; Kurniawan Kurniawan; Ikmawati Ikmawati
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/zn0bga50

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian R&D yang mengembangkan media pembelajaran berbasis Articulate Storyline pada materi bentuk aljabar dan operasinya untuk kelas VII. Penelitian ini didasari oleh kebutuhan peserta didik terhadap media pembelajaran yang menyediakan video pembelajaran dan latihan soal yang interaktif namun media yang digunakan fungsinya hanya sebagai penyajian materi. Penelitian ini menggunakan model 4D dengan tahapan yaitu: (1)define yang dilakukan dengan menganalisis kebutuhan dibuatnya media pembelajaran; (2)design yaitu membuat rancangan awal media pembelajaran; (3)development yaitu menguji kevalidan dan kepraktisan dari media pembelajaran oleh ahli media, ahli materi, ahli bahasa, serta guru matematika dan peserta didik kelas VII-A MTs Muhammadiyah 1 Samarinda; (4)disseminate yaitu penyebarluasan dengan memberikan link kepada guru matematika MTs Muhammadiyah 1 Samarinda. Hasil uji validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran “sangat valid” dengan nilai indeks Aiken-V 0,869 dan “praktis” dengan nilai indeks Aiken-V sebesar 0,750. Media pembelajaran masuk dalam kategori “sangat layak” dengan persentase sebesar 88%. Berdasarkan tingkat kelayakan, media pembelajaran berbasis Articulate sangat layak untuk digunakan pada materi bentuk aljabar dan operasinya di tingkat SMP/MTs.
TREN PENELITIAN PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Mawar Damai Puspitasari; Kurniawan Kurniawan; Usfandi Haryaka; Nanda Arista Rizki Nanda Arista Rizki
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/em5k1p53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren pendekatan deep learning dalam pembelajaran matematika ditinjau dari identitas artikel, jenis penelitian, konten matematika, serta prinsip pendekatan yang digunakan. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analysis) yang meliputi tahap identification, screening, eligibility, dan included. Hasil seleksi menghasilkan 21 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren berdasarkan identitas artikel didominasi oleh publikasi pada tahun 2025, sementara periode 2020–2024 tidak ditemukan artikel yang sesuai kriteria dikarenakan kajiannya masih sangat terbatas. Berdasarkan jenis penelitian, pendekatan kualitatif mendominasi dengan 12 artikel, diikuti kuantitatif sebanyak 6 artikel, penelitian campuran 1 artikel, dan penelitian pengembangan 2 artikel. Dari segi konten matematika, topik konsep, operasi, dan pola bilangan paling banyak dikaji (7 artikel), diikuti geometri dan pengukuran (6 artikel), aljabar dan relasi (6 artikel), serta kalkulus (2 artikel). Ditinjau dari prinsip pendekatan deep learning, seluruh artikel memuat prinsip mindful learning, sebagian besar mengandung meaningful learning (20 artikel), dan sebagian lainnya mencakup joyful learning (13 artikel). Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan deep learning dalam pembelajaran matematika masih berkembang dan didominasi oleh studi kualitatif dengan fokus pada konsep dasar matematika.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PBL DAN GBL PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI Hasmidar Hasmidar; Abd. Basir Abbas Abd. Basir Abbas; Rusdiana Rusdiana; Kurniawan Kurniawan
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/y1dbgp03

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian kuasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa antara yang diajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan Game Based Learning (GBL) pada materi relasi dan fungsi kelas VIII SMP Negeri 37 Samarinda. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 37 Samarinda, yang terdiri dari lima kelas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Adapun sampel terpilih adalah kelas VIII C dan VIII D. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes hasil belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas PBL, diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 28,65 dan nilai rata-rata posttest sebesar 42,32, yang menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Sementara itu, pada kelas GBL, diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 27,40 dan nilai rata-rata posttest sebesar 49,87, sehingga juga menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah perlakuan diberikan. Rata-rata peningkatan hasil belajar pada kelas PBL sebesar 13,68, sedangkan pada kelas GBL sebesar 22,47, sehingga model GBL menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan model PBL. Selama proses pembelajaran berlangsung, model GBL mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, sedangkan model PBL mendorong siswa untuk berpikir kritis melalui pemecahan masalah yang diberikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran PBL dan GBL pada materi relasi dan fungsi di kelas VIII SMP Negeri 37 Samarinda.
"Tingkatkan Kualitas Pendidikan: Peran Materi MIPA dalam Mencapai Tujuan Pendidikan Nasional" Siti Nur Maulidah; Zahrah Nazhifah Iftinany; Reisa Evita Zahradia; Ikmawati Ikmawati; Kurniawan Kurniawan
Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/populer.v3i3.2563

Abstract

Mathematics and Natural Sciences (MIPA) education has a very important role in shaping a smart, creative and innovative generation, in line with Indonesia's national education goals. This article explores the contribution of MIPA in improving the quality of education in Indonesia, especially through the development of critical and analytical thinking skills. This research uses a literature study method with a qualitative descriptive approach, and is supported by interviews with teachers in East Kalimantan. The results showed that MIPA learning can help learners develop scientific skills and form positive characters such as honesty, consistency and logical thinking. In addition, teachers, principals and parents have a crucial role in supporting the improvement of education quality. With the synergy of various parties, the integration of MIPA materials is expected to realize the goals of national education, namely creating a society that is intelligent, noble, and ready to face global challenges.
Hakikat Sains : Pengertian, Fungsi, dan Penerapan dalam Proses Pembelajaran Ghina Dhaniyah Salsabil; Winda Sari; Ikmawati Ikmawati; Kurniawan Kurniawan
Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol. 3 No. 4 (2024): Desember: Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/populer.v3i4.2664

Abstract

Science plays a crucial role in human life as it helps us understand the universe through observation, experimentation, and analysis. In education, science not only teaches scientific concepts but also fosters scientific attitudes and critical thinking skills in students. To make science education more meaningful, interactive, and relevant, a deep understanding of the Nature of Science (NOS) is essential. This study aims to explore the understanding, benefits, and application of scientific concepts in the teaching and learning process to shape students' scientific attitudes. Using a literature review method, this research gathers information from various relevant academic sources. The findings indicate that science encompasses elements of philosophy, sociology, history, and psychology that support scientific understanding. By understanding NOS, students will view science as a process of knowledge discovery, rather than merely a collection of facts. The application of science in education also impacts students' ability to apply knowledge in practical contexts, enhance their analytical skills, and adapt to societal changes.
Pendekatan Matematika yang Digunakan pada Biologi Nur Vira Natasya; Nutria Permadani; Ikmawati Ikmawati; Kurniawan Kurniawan
Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol. 3 No. 4 (2024): Desember: Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/populer.v3i4.2696

Abstract

Despite their apparent differences, mathematics and biology are increasingly being used in tandem to model and analyze a wide range of biological processes. This article addresses the use of multiple methods, including population modeling, differential equations, mathematical genetics, and epidemiology, to the study of biology, a field known as biomathematics. Genetic dynamics and the behavior of biological systems, such as population expansion and disease transmission, are understood through mathematical modeling. SIR and SEIR models are used in epidemiology to describe how infectious diseases spread throughout a population. This journal emphasizes the value of mathematical approaches in comprehending intricate biological systems and the necessity of interdisciplinary research between mathematics and biology to address both theoretical and practical issues through a review of the literature. The purpose of this article is to explain the relationship between mathematics and biology and the application of mathematical models in the analysis of biological phenomena. This article uses a literature study writing method by recording research problems, analyzing, and collaborating different thoughts.