Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Deiksis

Leksikostatistik Bahasa Indonesia dengan Bahasa Minang Dialek Bukittinggi (Kajian Linguistik Historis Komparatif) Hafizah Hafizah
Deiksis Vol 10, No 03 (2018): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.232 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v10i03.2757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) kekerabatan antara bahasa Indonesia dengan bahasa Minang dialek Bukittinggi dan 2) waktu pisah antara bahasa Indonesia dengan bahasa Minang dialek Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif menggunakan  teknik leksikostatistik. Data dikumpukan dengan melakukan wawancara kepada penutur bahasa Minang dialek Bukittinggi. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik leksikostasistik melalui beberapa tahap,  yaitu 1) mengumpulkan 200 kosakata dasar yang disusun Morris Swadesh, 2) menetapkan pasangan kata-kata yang berkerabat (cognate), 3) menghitung usia dan waktu pisah kedua bahasa, dan 4) menghitung jangka kesalahan untuk menetapkan persentase kekerabatan baru. Berdasarkan hasil analisis diperoleh 164 kata yang berkerabat, 43 kata tidak berkerabat, dan 2 kata ditolak dengan persentase kekerabatan 82,8%. Bahasa Minang dialek Bukittinggi dengan bahasa Indonesia  berpisah  448 tahun yang lalu atau sekitar tahun 1570 M. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa  bahasa Minang berada pada tingkatan kekerabatan bahasa sebesar 82,8%.    Kata Kunci: kekerabatan bahasa, leksikostatistik, bahasa Minang