Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

NARCISSISM IN PAULA HAWKINS' NOVEL THE GIRL ON THE TRAIN Riska Rahayu Roisiah; Pramudana Ihsan; Wijayadi Wijayadi
Language Literacy: Journal of Linguistics, Literature, and Language Teaching Vol 5, No 1: June 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara (UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.521 KB) | DOI: 10.30743/ll.v5i1.3760

Abstract

Narcissism is one of the most common diseases in psychology, but its concern is the least. Therefore, this research was focused on narcissism disorder of one of the main characters named Megan Hipwell in the novel The Girl on the Train by Paula Hawkin. The analysis was done by applying psychoanalytic theory, in narcissism, which is the most common mental disorder among the members of a society. The method of research was qualitative, which required an in-depth analysis of the literary works used by the writers of this research according to the selected theories. The analysis was aimed to find illustrations and evidence of the main character in the novel The Girl on the Train to illustrate narcissism disorder. In this research, it was found that the main character suffered from narcissistic disorder, such as big ego, over-self confidence, exploitation of Interpersonal relationships, arrogance, and deficient social conscience. The triggers were rationalization and projection.
DAYA TARIK PEMBELAJARAN DI ERA 21 DENGAN BLENDED LEARNING Riska Rahayu Roisiah; Akhlis Nastainul Firdaus; Hana Furaidah
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 3 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v2i3.20993

Abstract

Education requires an innovative approach to ensure that learning is relevant and effective in the information and technology era. Blended learning, which combines face-to-face learning with digital technology, is becoming an increasingly popular learning approach. The aim of this article is to investigate and explain the benefits of blended learning in the modern era, exploring how this approach meets the needs and desires of today's students.
Pemanfaatan Robot Asisten Berbasis Virtual Reality dalam Edukasi Mitigasi Bencana di Sekolah Dasar Pesisir Agus Budiman; Vippy Dharmawan; Wahono Wahono; Riska Rahayu Roisiah
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1834

Abstract

Wilayah pesisir merupakan kawasan yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap berbagai bencana alam, seperti banjir rob, abrasi pantai, dan gempa bumi. Kondisi ini menuntut adanya penguatan pendidikan mitigasi bencana sejak usia dini, khususnya pada satuan pendidikan dasar yang berada di wilayah rawan bencana. Namun demikian, implementasi pendidikan mitigasi bencana di sekolah dasar masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan media pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan guru serta siswa sekolah dasar melalui pemanfaatan robot asisten berbasis Virtual Reality (VR) sebagai media edukasi mitigasi bencana. Program pengabdian dilaksanakan di SD Muhammadiyah 9 Bahari Kenjeran Surabaya dengan menggunakan metode sosialisasi, pelatihan penggunaan media VR bagi guru, simulasi pembelajaran mitigasi bencana berbasis VR bagi siswa, serta pendampingan dan evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, meningkatnya pemahaman dasar siswa mengenai jenis-jenis bencana pesisir dan langkah-langkah mitigasi yang tepat, serta peningkatan kapasitas guru dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi imersif. Selain itu, penggunaan robot asisten berbasis VR mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih konkret dan aplikatif sehingga memudahkan siswa memahami konsep mitigasi bencana. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan robot asisten berbasis Virtual Reality efektif sebagai media edukasi mitigasi bencana yang kontekstual, interaktif, dan aplikatif, serta berpotensi mendukung penguatan budaya sadar bencana secara berkelanjutan di sekolah dasar wilayah pesisir.