Tubagus Rahman
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

STUDI LITERATUR PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA DINI Tubagus Rahman; Alvan Hazhari; Siti Nurlaelah
Journal of Earlychildhood Education (JoEE) Vol. 2 No. 1 (2021): Journal of Earlychildhood Education (JoEE)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54438/joee.v2i1.245

Abstract

Metode bermain peran merupakan cara menyajikan bahan pelajaran dengan mempertunjukkan dan mempertontonkan atau mendramatisirkan cara, tingkah laku dalam hubungan sosial. Sedangkan keterampilan sosial adalah kemampuan mengatasi segala permasalahan yang timbul sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungan. Berdasarkan uraian rumusan masalah diatas, maka tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Perkembangan Sosial Anak Usia Dini dalam Penerapan Metode Bermain Peran. Metodologi penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitiannya yaitu penelitian studi literatur. Berdasarkan hasil analisis penelitian pengunaan metode bermain peran terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Hasil penelitian sumber data primer dapat dilihat bahwa setiap penelitian yang telah dilakukan memperoleh hasil persentase yang menunjukan pengunaan metode bermain peran terhadap perkembangan sosial anak usia dini, terlihat dalam kode data A1 pada siklus I sebesar 58.90% dan pada siklus II menjadi 82.33% dengan peningkatan mencapai 23,43%, kode data A3 dari 11,6% menjadi 79,6% dengan peningkatan mencapai 68%. dan kode data A5 dari 61,35% menjadi 83,65% dengan peningkatan mencapai 22,3%. Sedangkan dari kode data A2 dari 6,4 menjadi 13,867. Hal ini juga dibuktikan dari hasil pengujian hipotesis dimana thitung > ttabel yaitu 5,797 > 1,701 dan kode data A4 thitung =56,236 dengan Sig = 0,000. Karena nilai sig < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan setelah pemberian perlakuan dalam metode bermain peran. Sedangkan hasil dari data sekundernya yaitu Metode bermain peran yang dilaksanakan terdiri dari 4 tahap yaitu : tahap persiapan, tahap pembukaan, tahap inti, dan pelaksanaan bermain peran, dan tahap penutup. Selanjutnya peneliti juga menganalisis adanya faktor yang mendukung bermain peran terhadap perkembangan sosial anak yaitu minat dan antusiasme anak serta sarana dan prasarana yang mendukung. Sedangkan faktor yang menghambat penerapan metode bermain peran yaitu terbatasnya alokasi waktu pembelajaran; dan tidak ada ruang khusus sentra untuk bermain peran. Dari data diatas, dapat ditarik kesimpulan penerapan metode bermain peran dapat berpengaruh positif yang segnifikan terhadap perkembangan sosial anak usia dini.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN TABUNG ANGKA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Tubagus Rahman; Nia Kurniasih; Iis Aisyah
Journal of Earlychildhood Education (JoEE) Vol. 2 No. 2 (2021): Journal of Earlychildhood Education (JoEE)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54438/joee.v2i2.253

Abstract

Media Pembelajaran Tabung Angka yaitu sebuah alat yang berbentuk tabung yang di hias dan diberi symbol angka digunakan untuk kegiatan belajar mengenal angka dan menigkatkan perkembanagan kognitif anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini melalui kegiatan permaian tabung angka.Jenis penelitian ini menggunakan studi literature,Teknik pengumpulan data menggunakan data primer (skripsi terdahulu , jurnal dan artikel) dan Data skunder (buku penelitan). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya ,maka dapat diambil kesimpulan bahwa berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan melalui jurnal,artikel dan skripsi terdahulu. Dari data hasil analisis diatas, dapat disimpulkan bahwa pada siklus I rata-ratanya sebesar 54.4%, pada siklus ke II rata-rata sebesar 72.6% dan untuk di siklus III Nilai rata-rata 89 %. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Mery Rositasari dan Dewi Komalasari dengan metode eksperimen hasil skor yang diperoleh mengalami perbuahan ,sehingga dapat dinyatakan bahwa kemampuan anak mengenal lambing bilangan dengan bukti pretest dengan jumlah 111 dengan rata-rata 6.16 kemudian mengalami peningkatan dengan total skor posttest berjumlah 136 dengan rata-rata 7.56. Hasil dari Penelitian Resi Hamalia Fitri menggunkan metode R & D ( Research & Development )untuk pengenbangan media tabung angka hasil analisis yang diperoleh dari ahli media yaitu 4,67 dengan kategori sangat layak . Dan hasil analisis media tabung angka oleh ahli materi 4,25 sangat baik. Maka dapat disimpulkan terjadi peningkatan secara signifikan Penerapan media Pembelajaran tabung angka berpotensi dalam meningkatkan kemampuan kognitif pada anak usia dini. Oleh karenanya guru perlu meningkatkan kreativitas mengajarnya agar menarik minat belajar anak salah satunya melalui penerapan media pembelajaran tabung angka sebagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan aktivitas dan pencapaian target kemampuan kognitif (pengetahuan) anak usia dini.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENARI ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN TARI KREASI “YAMKO RAMBE YAMKO” DI PAUD AN-NAZWA Raden Eko Santoso; Tubagus Rahman; Reni Agustin
TULIP (Tulisan Ilmiah Pendidikan) Vol. 5 No. 2 (2016): TULIP (Tulisan Ilmiah Pendidikan): Jurnal Ilmiah Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatkan kemampuan menari anak usia dini melalui kegiatan tari kreasi “Yamko Rambe Yamko”. Penelitian ini menggunakan desain PTK Kemmis dan Mc.Taggart yang dilakukan dengan menggunakan 2 siklus dan 2 kali pertemuan. Jumlah anak yang diteliti sebanyak 15 anak PAUD An-Nazwa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Alat-alat yang digunakan untuk mendapatkan data lengkap adalah pedoman observasi, arsip-arsip dan kamera foto. Analisis data yang menggunakan teknik deskriptif kualitatif digunakan untuk menentukan peningkatan proses belajar melalui tindakan yang diberikan. Pada penelitian ini triangulasi atau membandingkan dengan bantuan teman sejawat yang sama-sama melakukan penelitian, guru kolabolator dan dosen pembimbing sebagai pihak ahli dalam hal penelitian. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan kemampuan menari anak usia dini di kelompok B PAUD An Nazwa dari siklus 1 sebesar 33% naik menjadi 100% pada siklus 2 dengan dengan jumlah anak 15 orang yang memiliki perkembangan Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik. Persentase pada pertemuan 2 sudah mencapai keberhasilan maka keputusannya adalah penelitian dihentikan.
MENGENAL ANGKA MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN KARTU ANGKA Ahmad Yanuar Syauki; Tubagus Rahman
TULIP (Tulisan Ilmiah Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2019): TULIP (Tulisan Ilmiah Pendidikan): Jurnal Ilmiah Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54438/tulip.v8i1.107

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka yang meliputi mengenal angka, menyebutkan angka, menggunakan angka untuk menghitung, mencocokkan angka dengan media kartu angka, dan memprestasikan kegiatan mengenal angka. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action), dengan judul “Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka Melalui Media Kartu Angka Pada Anak Kelompok B TK Islam Aqilah Kelurahan Wijaya Kusuma Kecamatan Grogol Petamburan Kota Jajarta Barat Provinsi DKI Jakarta. Subjek Penelitian ini dilakukan pada anak kelompok B TK Islam Aqilah yang berjumlah 15 peserta didik 10 peserta didik laki-laki dan 5 peserta. Sesuai dengan pengamatan Pra siklus, siklus I sampai siklus II dan terjadi peningkatan disetiap siklusnya yaitu pra siklus 38,5%, pada siklus I mengalami perubahan menjadi 68,5%, pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 95,0%. Dapat ditarik kesimpulan yaitu media kartu angka dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak kelompok B Tk Islam Aqilah. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak di Tk Islam Aqilah telah mencapai kemampuan mengenal angka pada kategori baik seperti yang diharapkan.
STUDI LITERATUR PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA DINI Alvan Hazhari; Tubagus Rahman; Siti Nurlaelah
TULIP (Tulisan Ilmiah Pendidikan) Vol. 11 No. 1 (2022): TULIP (Tulisan Ilmiah Pendidikan) : Jurnal Ilmiah Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode bermain peran merupakan cara menyajikan bahan pelajaran dengan mempertunjukkan dan mempertontonkan atau mendramatisirkan cara, tingkah laku dalam hubungan sosial. Sedangkan keterampilan sosial adalah kemampuan mengatasi segala permasalahan yang timbul sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungan. Berdasarkan uraian rumusan masalah diatas, maka tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Perkembangan Sosial Anak Usia Dini dalam Penerapan Metode Bermain Peran. Metodologi penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitiannya yaitu penelitian studi literatur. Berdasarkan hasil analisis penelitian pengunaan metode bermain peran terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Hasil penelitian sumber data primer dapat dilihat bahwa setiap penelitian yang telah dilakukan memperoleh hasil persentase yang menunjukan pengunaan metode bermain peran terhadap perkembangan sosial anak usia dini, terlihat dalam kode data A1 pada siklus I sebesar 58.90% dan pada siklus II menjadi 82.33% dengan peningkatan mencapai 23,43%, kode data A3 dari 11,6% menjadi 79,6% dengan peningkatan mencapai 68%. dan kode data A5 dari 61,35% menjadi 83,65% dengan peningkatan mencapai 22,3%. Sedangkan dari kode data A2 dari 6,4 menjadi 13,867. Hal ini juga dibuktikan dari hasil pengujian hipotesis dimana thitung > ttabel yaitu 5,797 > 1,701 dan kode data A4 thitung =56,236 dengan Sig = 0,000. Karena nilai sig < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan setelah pemberian perlakuan dalam metode bermain peran. Sedangkan hasil dari data sekundernya yaitu Metode bermain peran yang dilaksanakan terdiri dari 4 tahap yaitu : tahap persiapan, tahap pembukaan, tahap inti, dan pelaksanaan bermain peran, dan tahap penutup. Selanjutnya peneliti juga menganalisis adanya faktor yang mendukung bermain peran terhadap perkembangan sosial anak yaitu minat dan antusiasme anak serta sarana dan prasarana yang mendukung. Sedangkan faktor yang menghambat penerapan metode bermain peran yaitu terbatasnya alokasi waktu pembelajaran; dan tidak ada ruang khusus sentra untuk bermain peran. Dari data diatas, dapat ditarik kesimpulan penerapan metode bermain peran dapat berpengaruh positif yang segnifikan terhadap perkembangan sosial anak usia dini.
PERKEMBANGAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI BERMAIN JEJAK KAKI Tubagus Rahman; Heni Herlina; Salsabila
TULIP (Tulisan Ilmiah Pendidikan) Vol. 11 No. 2 (2022): TULIP (Tulisan Ilmiah Pendidikan) : Jurnal Ilmiah Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui perkembangan motorik kasar melalui bermain jejak kaki Permasalahan Peneliti ini adalah Bagaimana Peningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Bermain Jejak Kaki? Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan motorik kasar melalui bermain jejak kaki. Penelitian yang dilakukan peneliti lakukan ini berupa penelitian studi Literature atau studi kepustakaan yang terdiri dari sumber primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti berupa sumber yang relevan sumbernya melihat dari sumber primer yang terdiri dari buku skripsi dan jurnal berupa buku, skripsi dan jurnal yang mengacu pada permainan jejak kaki. Pernyataan didukung oleh peneliti terdahulu yang dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui bermain jejak kaki.