Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Keberlanjutan UMKM Desa Morowudi Melalui Pelatihan Manajemen Keuangan Aristha Purwanthari sawitri; M. Afrizal Miradji; Noerchoidah; Untung Lasiyono
Ekobis Abdimas Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.3.2.6622

Abstract

The business owner is fully responsible for the business being run. Decisions made by business owners must be right to overcome and resolve problems that occur. Financial knowledge helps business owners to produce good financial management and business development behavior. The main factor for MSME snacks in Cerme District, Gresik Regency not being able to develop is the lack of knowledge about financial knowledge and financial management. Therefore, training and assistance is needed regarding financial knowledge and financial management for snack food MSME in Cerme District, Gresik Regency so that business owners are able to plan, analyze, supervise business finances. Service activities can encourage business owners to better understand current financial conditions so that business owners can minimize the risk of financial difficulties caused by environmental changes.
Pelatihan Penyusunan Business Model Canvas Untuk Pengembangan UMKM Di Kelurahan Taman Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo Ferry Hariawan; Aristha Purwanthari Sawitri; Noerchoidah; Untung Lasiyono
Ekobis Abdimas Vol 4 No 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan usaha rumahan yang sebagian besar warga kelurahan Taman Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo mengelolanya. Dalam mengelola UMKM tersebut sudah cukup akan tetapi masing bisa dimaksimalkan dan masih bisa ditingkatkan. Mengelola UMKM tidak hanya dibutuhkan keuletan juga kejelian, akan tetapi diperlukan juga strategi dalam pengembangannya. Business Model Canvas (BMC) adalah salah satu alat manajemen strategis untuk mendefinisikan serta mengkomunikasikan ide atau konsep bisnis dengan cepat dan mudah. BMC ini juga dapat diterapkan pada UMKM warga di kelurahan Taman Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Dengan menggunakan Business Model Canvas (BMC), maka para pelaku UMKM memperoleh 9 aspek tentang gambaran model bisnis. 9 aspek tersebut diantaranya adalah Customer Segments, Value Propositions, Channels, Customer Relationships, Revenue Stream, Key Resources, Key Activities, Key Partnerships dan Cost Structure. Para pelaku UMKM dapat melakukan analisis bisnisnya dengan mengevaluasi 9 (sembilan) aspek yang telah di jelaskan sehingga dapat menyusun strategi pengembangan UMKMnya. Dengan dibantu oleh mahasiswa Universitas PGRI Adi buana Surabaya dan Tim Pengabdian Pada Masyarakat Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas PGRI Adi buana Surabaya.
Mengungkapkan Peran Financial Literacy, Financial Attitude dan Tingkat Pendidikan dalam Pengelolaan Keuangan UMKM di Surabaya Aristha Purwanthari Sawitri; Fakihatul Fuadah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.6055

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana keahlian pengelolaan keuangan, sikap keuangan, dan tingkat pendidikan mempengaruhi perilaku pengelolaan keuangan pelaku UMKM di Kecamatan Simokerto, Surabaya. Meskipun UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, mereka masih menghadapi sejumlah masalah, salah satunya adalah ketidakmampuan mereka dalam mengelola keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan instrumen pengumpulan data kuesioner. Sampelnya terdiri dari 270 pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, perspektif keuangan, dan pengetahuan keuangan berpengaruh secara parsial terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Sikap keuangan yang positif mendorong pengelolaan keuangan yang bijaksana, dan pengetahuan keuangan yang baik membantu pelaku usaha menghadapi risiko dan membuat keputusan keuangan yang lebih tepat. Tingkat pendidikan meningkatkan pengetahuan dasar dan kemampuan analitis dalam pengelolaan keuangan bisnis. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan pendidikan keuangan dan keuangan sangat penting bagi pelaku UMKM jika pelaku usaha ingin mempertahankan bisnis dan meningkatkan daya saing di pasar.
Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Laba Bank Pengkreditan Rakyat Wilayah Surabaya Aristha Purwanthari sawitri; Dendyk Pramudya
Majalah Ekonomi Vol 28 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : .Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/majeko.vol28.no02.a8514

Abstract

Kegiatan bisnis terbesar dari bank yaitu bidang pengkreditan. Kegiatan bisnis pengkreditan harus dikelola dengan baik dan menjaga kualitas kredit sebagai upaya pengendalian risiko. Bank dituntut untuk menjalankan kegiatan operasionalnya secara prudent karena pada saat bank mengalami kesulitan keuangan maka kepercayaan nasabah akan menurun dan akan memberikan dampak kepada bank lain yang sehat sehingga dampak besarnya akan menyebabkan keruntuhan kepercayaan terhadap sistem keuangan negara dan kelangsungan ekonomi negara tersebut akan terganggu. Berdasarkan pada hal tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian mengenai factor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan perbankan khususnya pertumbuhan laba. Sampel penelitian ini adalah Bank Perkreditan Rakyat Wilayah Surabaya Periode 2019-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana pihak ketiga, capital adequacy ratio dan non performing loan tidak mempengaruhi pertumbuhan laba Bank Perkreditan Rakyat Wilayah Surabaya.
Mengungkapkan Peran Financial Literacy, Financial Attitude dan Tingkat Pendidikan dalam Pengelolaan Keuangan UMKM di Surabaya Aristha Purwanthari Sawitri; Fakihatul Fuadah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.6055

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana keahlian pengelolaan keuangan, sikap keuangan, dan tingkat pendidikan mempengaruhi perilaku pengelolaan keuangan pelaku UMKM di Kecamatan Simokerto, Surabaya. Meskipun UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, mereka masih menghadapi sejumlah masalah, salah satunya adalah ketidakmampuan mereka dalam mengelola keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan instrumen pengumpulan data kuesioner. Sampelnya terdiri dari 270 pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, perspektif keuangan, dan pengetahuan keuangan berpengaruh secara parsial terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Sikap keuangan yang positif mendorong pengelolaan keuangan yang bijaksana, dan pengetahuan keuangan yang baik membantu pelaku usaha menghadapi risiko dan membuat keputusan keuangan yang lebih tepat. Tingkat pendidikan meningkatkan pengetahuan dasar dan kemampuan analitis dalam pengelolaan keuangan bisnis. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan pendidikan keuangan dan keuangan sangat penting bagi pelaku UMKM jika pelaku usaha ingin mempertahankan bisnis dan meningkatkan daya saing di pasar.
Peningkatan Ekonomi Peternak Sapi Perah dan Masyarakat Desa Melalui Diversifikasi Produk Olahan Dengan Bahan Baku Susu Sapi Aristha Purwanthari Sawitri; Purity Sabila Ajiningrum; Martha Suhardiyah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2018): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.022 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v3i2.2659

Abstract

People in the village of Seketi sub-district of Sidoarjo Regency Balongbendo his livelihood is as a breeder cow's milk. From the survey results and discussions with dairy farmers can note that the selling price for dairy cows is still very low, with the sale price low enough, surely cow's milk dairy farmers suffered losses. Based on problems experienced by cattle farmers, encouraging the team to perform the community service in the village of Seketi by providing training to cattle farmers and villagers about the processing of a product that is made from cow's milk that is yoghurt, training, recording of accounting and marketing products after the training. With the given training is expected to increase the economic value of cattle farmers and villagers.
Penguatan Pengelolaan Keuangan BUMDes Sebagai Upaya Menuju Desa Mandiri di Desa Kebontunggul Mojokerto Aristha Purwanthari Sawitri; Taudlikhul Afkar; Martha Suhardiyah; Suharyanto
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v5i2.4324

Abstract

The purpose of the implementation of this community service activity is to provide an understanding of the financial management of BUMDes. The problem faced by partners is that bumdes financial management has not been properly managed, resulting in the optimal governance of BUMDes in the partner village. The un availability of accommodated resources in the village is one of the causes of the unsanying of local potential in partner villages and their surroundings. This method of community service implementation is carried out by providing training on the importance of accounting management as a form of business management accountability and providing assistance to partners in compiling financial statements in accordance with financial accounting standards (SAK). The result of this community service activity is that BUMDes managers are able to compile BUMDes financial statements in a simple way including cash statements, income statements, capital change reports and financial position statements. Although the results of financial reporting compiled by partners are still very simple, this reporting has been done with SAK and it is expected that in the future the management of the partner's financial system is well organized.
Kerupuk Samiler Naira Naik Kelas melalui Penguatan Manajemen dan Legalitas Usaha Aristha Purwanthari Sawitri; Apri Irianto; M. Nushron Ali Mukhtar
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2023): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v8i1.7476

Abstract

NAIRA is one of the samiler home industry in Kemansantani Village, Mojokerto Regency. The Covid-19 pandemic make the sale of NAIRA samiler crackers decreasing every month because business owners only sell offline. The problem Samiler "NAIRA" is marketing with Word of Mouth and bad management. NAIRA has not utilized technology through social media or marketplaces to expand the market of samiler crackers so that it cannot meet the needs of consumers who want to buy products online. Another problem is that business owners do not have financial records, resulting in owners not being able to analyze the development of their business. Another problem is that business owners do not have financial records, resulting in owners not being able to analyze the development of their business. The next problem is the legality of the business. The purpose of this activity is to provide training and assistance on digital marketing, branding, financial recording and business legality to optimize the management of the NAIRA samiler cracker business so that NAIRA samiler crackers are upgraded. The output target achieved in this community service is to increase income through the use of technology so that the samiler cracker business can develop and continue this business.