Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan capacity building pengurus koperasi pasar ciputat mandiri Sabaruddin Sabaruddin; Sulhendri Sulhendri; Sa'diyah El Adawiyah
Open Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v2i2.37

Abstract

Koperasi sebagai bentuk kegiatan ekonomi rakyat berdasar atas azas kekeluargaan, selayaknya dapat berkembang dan menjadi tumpuan dan harapan para anggota dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian mereka. Kehadiran koperasi diharapkan menjadi jembatan dalam memenuhi kepentingan anggota dengan kegiatan ekonomi masyarakat sekitar. Namun dalam perjalanannya, tidak jarang kehadiran koperasi justru tidak bermanfaat bagi anggota sehingga koperasi cenderung ditinggalkan para anggotanya. Kondisi ini terjadi pada Koperasi Pasar Ciputat Mandiri di Ciputat, Tangerang Selatan. Koperasi Pasar Ciputat Mandiri sudah berdiri selama 1 tahun terakhir di tahun 2022 dengan jumlah anggota mencapai 46 orang. Namun dari 46 anggota kopersi yang terdaftar, hanya beberapa orang saja yang aktif sebagai anggota. Akibatnya Koperasi Pasar Ciputat Mandiri tidak pernah beranjak maju bahkan cenderung hanya nama saja. Tujuan kegiatan ini melakukan Capactiy Building bagi pengurus Koperasi Pasar Ciputat Mandiri dengan menggunakan metode Focus Group Discusion dengan melibatkan pengurus dan anggota yang hadir setelah pelatihan. Hasil dari focus group discusion para pengurus dan anggota mendapatkan solusi dari permasalahan yang ada dan melakukan pengembangan dalam produksi, pengemasan dan pemasaran yang melalui market place yang sudah serba digital.
Dapatkah Sistem Informasi Akuntansi Meningkatkan Kinerja Manajerial dimediasi oleh Kepuasan Kerja? Siti Hamidah Rustiana; Putri Delima; Sulhendri Sulhendri
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i2.19154

Abstract

Latar Belakang: Di era globalisasi saat ini, organisasi keuangan dan perbankan menghadapi tantangan yang terus berkembang di pasar global mengenai retensi, kepuasan pelanggan, komitmen, keterlibatan, layanan yang tepat, dan kepercayaan karyawan mereka. Karena industri perbankan sangat bergantung pada interaksi pelanggan-staf yang kuat, pengukuran kepuasan kerja karyawan menjadi masalah yang sangat penting. Kepuasan kerja telah menjadi tujuan utama organisasi, karena produktivitas karyawan dan profitabilitas perusahaan bergantung pada seberapa termotivasi karyawan dalam melakukan bagian mereka. Temuan empiris mengungkapkan bahwa ada dampak langsung Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada profitabilitas perusahaan secara keseluruhan selama pandemi COVID-19. SIA akan menghasilkan penghematan biaya yang substansial, membantu membuat proses lebih nyaman dan efisien, mengurangi kesalahan manusia. SIA mendorong produktivitas, kualitas kerja, dan efisiensi karyawan selama pandemi COVID-19. SIA memungkinkan karyawan untuk meningkatkan produktivitas mereka, terutama dengan jarak sosial pandemi. Temuan lain menunjukkan bahwa SIA meningkatkan efektivitas karyawan. Tujuan: Tujuan dari penelitian adalah menguji kembali pengaruh SIA terhadap kinerja manajerial dimana kepuasan kerja sebagai pemediasi.Metode Penelitian: Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan sampel berjumlah 115 karyawan Bank BNI dari berbagai tingkatan manajemen. Analisis yang digunakan adalah SEM-PLS. Hasil Penelitian: Hasil menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan SIA berpengaruh positif terhadap kinerja manajerial, SIA juga memiliki pengaruh positif secara langsung terhadap kepuasan kerja. Sedangkan, hasil hipotesis mediasi menunjukkan kepuasan kerja memediasi secara parsial terhadap hubungan SIA dan kepuasan kerja. Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menjawab kesenjangan penelitian terdahulu terkait kepuasan kerja sebagai pemediasi pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap kinerja manajerial.
Auditor Seniority, Auditor Experience and Auditor Expertise towards Professional Judgment With Locus of Control as Moderating Variable: Senioritas Auditor, Pengalaman Auditor Dan Keahlian Auditor Terhadap Profesional Judgment Dengan Locus of Control Sebagai Variabel Moderasi Fajrin Noho; Sabaruddin; Sulhendri
Journal of Accounting Science Vol. 5 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jas.v5i1.1185

Abstract

The purpose of this research is to see the effect of auditor seniority, experience, expertise of auditors on professional judgment with locus of control as a moderating variable (a case study of the DKI Jakarta area public accounting firm). The research method used is quantitative research with a survey research form. The research technique in this study used a survey method, which aims to collect information from respondents using a questionnaire containing a list of statements submitted directly to the respondent. Data analysis in this study used the Partial Least Square (PLS) method. PLS can be used in any type of data (nominal, ordinal, interval, ratio) as well as less rigid and more flexible assumption requirements. The results of this study indicate that auditor seniority has no significant effect on professional judgment, but auditor experience and auditor expertise have a significant effect on professional judgment, whereas Locus of Control is unable to moderate the effect of auditor seniority, auditor experience, auditor expertise on professional judgment.
The PENGARUH TEKANAN WAKTU, DUE PROFESSIONAL CARE, AKUNTABILITAS, DAN SATUAN PEMERIKSAAN INTERN TERHADAP HASIL REVIU LAPORAN KEUANGAN RUMAH SAKIT BADAN LAYANAN UMUM Quraisya, Denas; Sulhendri, Sulhendri; Wahyudi, Slamet
JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). Vol 10 No 3 (2023): JMBI UNSRAT Volume 10 Nomor 3
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jmbi.v10i3.53473

Abstract

Abstract. In accordance with the provisions of the financial reporting, the government entity is obliged to conduct an annual reviu of the financial reports by the government’s internal audit agency (APIP) before the audit of financial reports by the financial audit agency, from the phenomenon there are problems related to the drawing of financial reports, this research is aimed at identifying the effects of time-pressure. Two professional care, accountability, and experience in the reviu of financial reports performed by an intern inspection unit as an authority in the testing of the results of the financial reports prepared by the accounting work unit in the hospital. The data used in this study was obtained from the questionnaire via google form with the intern examination unit. the accounting department, The financial part. The population of up to 20 public service bodies are public hospitals and special hospitals vertical of the Ministry of Health and gathered 153 respondents.   Abstrak. Sesuai ketentuan laporan keuangan entitas pemerintah setiap tahun  wajib dilakukan reviu terhadap laporan keuangan oleh Aparat Pemeriksaan Internal Pemerintah (APIP) sebelum dilakukan audit laporan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan, dari fenomena terdapat masalah terkait penyusunan laporan keuangan, Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Tekanan Waktu, Due professional care, Akuntabilitas dan Pengalaman terhadap Reviu Laporan Keuangan yang dilakukan Satuan Pemeriksaan Intern sebagai otoritas dalam pengujian terhadap hasil laporan keuangan yang disusun unit kerja akuntansi pada rumah sakit. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari kuisioner melalui google form dengan kepada Satuan Pemeriksaan Intern, Bagian Akuntansi, Bagian Keuangan. Populasi yang sebanyak 20 Badan Layanan Umum Rumah Sakit Umum dan Rumah Sakit Khusus vertikal Kementerian Kesehatan dan terkumpul 153 responden.