Muhamad Ali
Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUKUM NIKAH MUT’AH DAN HUBUNGANNYA DENGAN PEMBENTUKAN KELUARGA SAKINAH (Studi Keluarga Sakinah Model Kementerian Agama) Muhamad Ali
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v3i1.23

Abstract

Kehidupan berkeluarga atau menempuh kehidupan dalam pernikahan harapan dan niat yang wajar serta sehat dari stiap anak manusia dalam pertumbuhan dan perkembangannya Pernikahan dalam pandangan Islam adalah sesuatu yang luhur dan sakral, bermakna Ibadah kepada Allah SWT, mengikuti Sunnah Rasulullah dan dilaksanakan atas dasar keikhlasan, Tanggungjawab, dan mengikuti ketentuan-ketentuan hukum yang harus diindahkan. Keluarga sejahtera (keluarga sakinah) merupakan dambaan stiap orang yang berumah tangga. Stiap saat upaya-upaya mewujudkan keluarga sskinah ini terus dilakukan, karena, keluarga sakinah tidak terbentuk dengan sendirinya, tetapi, haruslah diusahakan dan melalui proses yang panjang dengan waktu yang lama jangankan untuk pernikahan dengan waktu terbatas (mut’ah), keluarga yang dibangun atas akad yang tidak dibatasi dengan waktu (daim) pun sangat sulit mewujudkan keluarga sakinah.
MARHABANAN KELILING DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI ANGGOTA IKRAMSHOLLA DESA KENANGA KECAMATAN SINDANG KABUPATEN INDRAMAYU Siti Carsinah; Didik Himmawan; Muhamad Ali; Abdul Aziz Romdhoni
Journal Islamic Pedagogia Vol. 1 No. 2 (2021): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.862 KB) | DOI: 10.31943/pedagogia.v1i2.34

Abstract

Marhabanan sebagai tradisi umat islam dan sudah ada sejak zamannya Nabi Muhammad SAW. arti kata marhabanan berasal dari Bahasa arab yakni selamat datang dan mempunyai arti yang sama dengan ahlan wasahlan yang artinya selamat datang, marhabanan suatu seni sebagai penyambutan sesuatu hal yang baru seperti yang dilakukan oleh orang-orang anshor (penduduk kota Madinah) dalam menyambut Rasulallah dan kaum muhajirin tiba di kota Madinah pada peristiwa Nabi Muhammad dan sahabatnya hijrah dari kota Makkah ke kota Madinah. Dalam marhabanan, kegiatan membaca kitab al-barzanji, dan addiba’i yang berisi tentang pujian-pujian kepada Nabi Muhammad dan sejarah lahir, diutus menjadi nabi dan rasul dan sampai beliau wafat. Dengan harapan mendapat syafa’at atau pertolongan dari Nabi Muhammad kelak di yaumul qiyamah. Oleh karena itu Remaja Masjid dan Musholla mengadakan kegiatan marhabanan dengan mengharap mendapatkan syafa’at dari beliau dan mempererat hubungan silaturrahmi atar sesama anggota remaja masjid dan musholla-musholla yang ada di desa Kenanga Blok Dukuh. Untuk mengetahui partisipasi pengurus dan anggota remaja masjid dan musholla-musholla (Ikramsholla) dalam mensukseskan program marhabanan keliling. Dalam pengumpulan sumber data menggunakan metode kualitatif yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil yang didapatkan bahwa ada peningkatan partisipasi pengurus dan anggota ikatan remaja masjid dan musholla
ANALISIS PRAKTIK PEMBERIAN DISKON DALAM PEMBIAYAAN MURABAHAH DI BANK SYARIAH INDONESIA KCP INDRAMAYU JATIBARANG BERDASARKAN FATWA DSN MUI NO: 16/DSN-MUI/IX/2000 Uswatun Khasanah Juwitaningrum; Muhamad Ali; Nurlaeliyah Nurlaeliyah
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v2i2.30

Abstract

Kehadiran Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peran penting Dewan syariah Nasional (DSN) - Majelis Ulama Indonesia (MUI), yakni sebagai Lembaga yang memiliki wewenang dalam mengeluarkan fatwa-fatwa yang berkaitan dengan berbagai bentuk produk Lembaga Keuangan Syariah (LKS). Dalam transaksi murabahah telah menjadi kelaziman apabila sebuah Bank membeli suatu barang tunai, maka pihak penjual atau supplier memberikan potongan harga atau diskon. DSN MUI mengeluarkan Fatwa DSN MUI Nomor 16/DSN-MUI/IX/2000  tentang pemberian diskon dalam pembiayaan murabahah untuk mendapatkan kejelasan apakah diskon ini hak nasabah atau milik LKS. Sehingga yang menjadi tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme pelaksanaan pemberian diskon dan kesesuaian praktik pemberian diskon di Bank Syariah Indonesia KCP Indramayu Jatibarang dengan fatwa DSN MUI Nomor 16/DSN-MUI/IX/2000. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini, Produk Pembiayaan yang menggunakan akad Murabahah yang terdapat pada Bank Syariah Indonesia KCP Indramayu Jatibarang yakni, BSI OTO yang bekerja sama dengan MUF kemudian dalam Praktik Pemberian diskon dalam pembiayaan murabahah di Bank Syariah Indonesia KCP Indramayu Jatibarang kurang sesuai dengan fatwa DSN-MUI No.16/DSN-MUI/IX/2000.
Analisis Manajemen Resiko Terhadap Pembiayaan Murabahah pada Produk Pensiun Pegawai Negeri Sipil (Studi Kasus di BPRS HIK Parahyangan Indramayu) Esha Safitri; Abd. Muin; Muhamad Ali
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v5i1.69

Abstract

Bank Perekonomian Rakyat Syariah Harta Insan Karimah Parahyangan Indramayu adalah salah satu lembaga keuangan yang memberikan kebutuhan likuiditas masyarakat melalui berbagai produk dan layanan yang dimilikinya. Produk yang dimiliki oleh BPRS HIK Parahyangan Indramayu yang paling diminati dan semakin berkembang, salah satunya adalah pembiayaan murabahah pada produk pensiun yang merupakan pembiayaan yang konsumtif yang hanya diberikan kepada para pensiun yang berasal dari kalangan karyawan (PNS Guru, Dinas, TNI dan POLRI). Untuk menganalisis manajemen risiko yang terkait dengan pembiayaan murabahah pada produk pensiun pegawai negeri sipil. Dalam konteks ini, analisis merupakan suatu bentuk pengkajian yang mendalam terhadap berbagai faktor yang mempengaruhi pembiayaan murabahah, termasuk risiko yang mungkin timbul selama proses tersebut. BPRS juga menerapkan analisis 5C+S (character, capacity, capital, collaretal, condition, syariah) untuk meminimalisir risiko pembiayaan. Berdasarkan Realita diatas, peneliti berusaha untuk menggali analisis 5C+S (character, capacity, capital, collaretal, condition, syariah) untuk meminimalisir risiko pembiayaan murabahah khususnya pada produk pensiun pegawai negeri sipil. Sehingga penulis dapat merumuskan masalah yang akan dikaji dalam penyusunan skripsi ini. Pertama, bagaimana manajemen risiko terhadap pembiayaan murabahah pada produk pensiun pegawai negeri sipil dan bagaimana analisis pembiayaan murabahah pada BPRS HIK Parahyangan Indramayu. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data meliputi dat primer dari pihak internal bank serta data sekunder dari dokumen kebijakan literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen risiko itu diperlukan untuk mengidentifikasi risiko pada pembiayaan murabahah yang bermasalah seperti gagal bayar pada nasabah di bprs hik parahyangan indramayu agar dapat meminimalisir risiko-risiko yang akan dihadapi dalam pembiayaan murabahah, maka Bank menerapkan analisis 5C+S (Character, Capacity, Capital, Collaretal, Condition, Syariah).
Implementasi Prinsip Produk Deposito Syariah di Bank Jabar Banten Syariah KCP Indramayu Ibah Mahbubah; Zaedi; Muhamad Ali
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v5i1.76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip produk deposito syariah di Bank BJB Syariah Kantor Cabang Pembantu Indramayu dengan fokus pada akad mudharabah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap empat responden yang terdiri dari satu Account Officer, dua Funding Officer, dan dua nasabah Bank BJB Syariah KCP Indramayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi deposito syariah telah dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, namun masih terdapat tantangan dalam hal pelatihan karyawan dan pemahaman nasabah terhadap konsep akad mudharabah. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas implementasi melalui program pelatihan yang berkelanjutan dan edukasi nasabah yang lebih intensif.
Implementasi Shariah Governance System dalam Perbankan (Studi Komparasi di Indonesia dan Malaysia) Putri Fathimah Azzahra; Ibnudin; Muhamad Ali
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v5i2.93

Abstract

Penerapan Shariah Governance System merupakan isu strategis dalam perbankan syariah karena berfungsi menjaga kepatuhan terhadap prinsip syariah serta membangun kepercayaan nasabah, namun pelaksanaannya di Indonesia masih dihadapkan pada persoalan pengawasan, kepatuhan, dan audit syariah yang belum berjalan optimal, sementara Malaysia dinilai telah memiliki kerangka tata kelola syariah yang lebih terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kerangka kerja Shariah Governance System pada perbankan syariah di Indonesia dan Malaysia serta membandingkan penerapan kedua sistem tersebut. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif komparatif melalui analisis isi (content analysis) terhadap regulasi, standar internasional, dan literatur yang membahas dewan pengawas syariah, kepatuhan syariah, dan audit syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Malaysia memiliki sistem tata kelola syariah yang lebih maju, tersentralisasi, dan didukung kepastian hukum tegas melalui Islamic Financial Services Act 2013, sedangkan Indonesia menunjukkan perkembangan positif melalui Peraturan OJK Nomor 2 Tahun 2024 namun masih menghadapi regulasi yang terfragmentasi, keterbatasan sumber daya manusia bersertifikasi syariah, serta fungsi audit syariah yang belum berjalan optimal. Penelitian ini berkontribusi dalam memetakan secara komparatif tiga pilar shariah governance pada kedua negara sebagai bahan pertimbangan bagi regulator dan praktisi dalam memperkuat tata kelola syariah perbankan di Indonesia.